Sepakbola
Share this on:

Duo Manchester Incar bek dan Kiper

  • Duo Manchester Incar bek dan Kiper
  • Duo Manchester Incar bek dan Kiper

MANCHESTER - Benfica punya tradisi melepas pemain bintangnya di setiap musim. Nah, tradisi itu masih berlanjut akhir musim nanti. Duo Manchester (Manchester City dan Manchester United) tengah mengincar properti milik Benfica. City tertarik memboyong kiper Ederson Moraes. Sementara, United menginginkan bek Viktor Lindelof.

Seperti diberitakan Daily Star kemarin (14/5) Lindelof sudah digadang-gadang bergabung pada transfer musim dingin lalu. Namun, keinginan itu terganjal karena Benfica masih menginginkan tenaga bek timnas Swedia tersebut. Selain itu, banderol yang diminta oleh Aguias, julukan Benfica, untuk Lindelof sangatlah tinggi. Yakni GBP 50 juta (Rp 858, 4 miliar). Padahal, kemampuan finansial United 'hanya' berada di angka GBP 40 juta (Rp 686, 71 miliar).

Kedatangan Lindelof pada musim mendatang dianggap sangat vital untuk memberikan rasa nyaman buat lini belakang United. Kalau jadi bergabung, Lindelof akan menjadi patner Eric Bailly yang musim ini didatangkan dari Villarreal.

Dengan usia dan karir yang masih panjang itulah, Benfica berani menawarkan Lindelof dengan harge selangit. Apalagi, dengan postur 187 sentimeter, Lindelof cukup bagus dalam memenangi pertarungan udara. Lindelof juga punya kemampuan umpan yang bagus dalam melakukan passing.

?(Jose) Mourinho akan mendapat pasokan pendanaan untuk berbelanja di bursa transfer musim 2017-2018 ini sampai GBP 300 juta (Rp 5,15 triliun). Tapi, itu jika dia bisa menjuarai Premier League,? tulis Daily Star.

Sementara itu, Moraes memang diminati oleh tactician City Josep Guardiola sebagai kiper utama. Dengan performa Claudio Bravo yang musim ini jebol 36 gol dalam 32 penampilan, Guardiola butuh kiper yang lebih solid. Moraes sendiri, musim ini tampil dalam 36 laga dan kebobolan 26 gol. (dra/bas)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Menang atau Habis Pulang

Menang atau Habis Pulang

Kekalahan dalam pertandingan pertama grup Y babak delapan besar Liga 2 membuat PS Mojokerto Putra dan PSIS Semarang berada dalam kondisi terdesak.


Grup Neraka antara Three Lions dan La Furio Roja

Grup Neraka antara Three Lions dan La Furio Roja

Kemenangan 1-0 timnas Peru atas Selandia Baru di leg kedua playoff interkontinental kemarin melengkapi peserta Piala Dunia 2018.


PSMS Melaju, Persis Tersingkir

PSMS Melaju, Persis Tersingkir

Widya Wahyu Fitriyanto dan kawan-kawan langsung tertunduk lesu setelah wasit Prasetyo Hadi asal Surabaya meniup peluit panjang tanda laga berakhir.


Kalah dari Korsel dan Malaysia, Indra Sjafri Dipecat

Kalah dari Korsel dan Malaysia, Indra Sjafri Dipecat

Kegagalan total Timnas U-19 di babak kualifikasi Piala Asia U-19 yang berlangsung di Korea Selatan, akhirnya memakan korban.


Pilih Gantung Sepatu usai Piala Dunia 2018

Pilih Gantung Sepatu usai Piala Dunia 2018

Satu persatu pesepakbola merencanakan pensiun usai Piala Dunia tahun depan. Hal tersebut juga berlaku bagi bek timnas Prancis Laurent Koscielny.


Playoff ke Rusia, Abaikan Sejenak Persahabatan

Playoff ke Rusia, Abaikan Sejenak Persahabatan

Bentrokan antara Honduras dan Australia di playoff interkonfederasi memiliki arti lebih bagi bek Honduras Emilio Izaguirre.


Kroasia Waspadai Taktik Parkir Bus Yunani

Kroasia Waspadai Taktik Parkir Bus Yunani

Tersisa sembilan tiket untuk Piala Dunia 2018 mendatang. Dan sebanyak empat tiket akan diperebutkan oleh delapan negara Eropa di ajang playoff.


Bisa-bisa "Khianati" Kakeknya

Bisa-bisa "Khianati" Kakeknya

Tren oriundi tidak hanya berlaku kepada timnas Italia. Di Swedia, ada satu pemain yang bahkan memiliki darah ganda antara Swedia dan Italia.


Layvin Kurzawa, Bek Pencetak Hat-trick Pertama di Liga Champions

Layvin Kurzawa, Bek Pencetak Hat-trick Pertama di Liga Champions

Bek kiri Layvin Kurzawa jelas bukan siapa-siapa kalau dibandingkan dengan salah satu trio MCN milik PSG musim ini.


Performa Milan Jeblok, Finansial Tetap Sehat

Performa Milan Jeblok, Finansial Tetap Sehat

Performa jeblok memang menjadi sasaran empuk untuk membuat kabar miring. Dan, itu menimpa AC Milan.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!