Sepakbola
Share this on:

Essien Datang, Pelatih Persib Grogi

  • Essien Datang, Pelatih Persib Grogi
  • Essien Datang, Pelatih Persib Grogi

BANDUNG - Perasaan pendukung Persib Bandung sedang senang bukan kepalang. Itu setelah manajemen mereka mengambil langkah berani dengan mendatangkan pemain kelas dunia, Michael Essien, mantan penggawa Chelsea, Real Madrid dan AC Milan untuk membela Maung Bandung (julukan Persib) selama satu musim ke depan.

Namun, perasaan suka cita Bobotoh, pendukung Persib itu, tidak dirasakan oleh Djadjang Nurdajaman. Ya, pelatih Persib ini mengaku was-was dengan hadirnya salah satu pemain yang penah menjadi bintang di Premier League Inggris itu.

"Jujur saja, saya keder juga menangani pemain kelas dunia seperti Essien," kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Meski begitu, pelatih asal Majalengka ini mengaku tetap berusaha untuk bisa menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala dengan baik. Sebab, dengan hadirnya Essien tersebut, secara otomatis memberikan tantangan tersendiri dalam karir sepak bolanya. Karena itu adalah pengalaman pertama dia sepanjang menjadi pelatih.

"Toh, semua ini untuk mendongkrak market sepak bola Indonesia. Dengan mendatangkan pemain kelas dunia seperti Essien, saya yakin kompetisi tanah air akan lebih ramai dan semarak," kata pria berusia 52 tahun ini. "Karena nama besar dia sudah pasti akan menjadi magnet tersendiri," tandasnya.

Baca Juga:

Ronaldinho Lepas, Persib Hanya Dapatkan Essien

Namun, Djanur sudah memberikan signal bagi lini tengah yang saat ini bergabung di Persib untuk siap-siap meningkatkan kapasitas mereka. Sebab, sudah pasti, akan ada persaingan yang sangat ketat di lini tengah nanti.

"Kami butuh gelandang serang. Dan, kebutuhan kami itu ada pada Essien. Dia masih produktif sebagai pemain. Semoga bisa membantu Persib mempertahankan juara," kata Djanur.

Pelatih yang sukses membawa Persib juara Indonesia Super League (ISL) 2014 itu sebelumnya mengungkapkan bahwa, pemain yang mereka butuhkan adalah seorang striker kelas dunia. Namun, yang didatangkan oleh manajemen, justru seorang gelandang.

Menurut Djanur, kesempatan mencari striker asing itu belum tertutup. Dengan harapan, PSSI bisa mengubah regulasi penggunaan pemain asing menjadi 3 non asia dan 1 asia.

Dengan bergabungnya Essien tersebut, pemain asing Persib sudah tiga orang. Sebab, sudah bergabung lebih dulu bek Vladimir Vudjovic asal Montenegro dan striker Shohei Matsunaga asal Jepang. (ben/pra/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Persib Tertahan Lagi di Si Jalak Harupat

Persib Tertahan Lagi di Si Jalak Harupat

Sebagai tim bermaterikan bintang nomor wahid, Persib Bandung harusnya bisa bersaing di papan atas Liga 1.


Skil Oke, Garuda Nusantara Tinggal Asah Karakter Bermain

Skil Oke, Garuda Nusantara Tinggal Asah Karakter Bermain

Indra Sjafri, pelatih Timnas U-19, sepertinya harus memperkuat lagi karakter bermain anak asuhnya.


Pelatih Thailand U-19: Indonesia Tim Besar

Pelatih Thailand U-19: Indonesia Tim Besar

Timnas Indonesia U-19 gagal melaju ke final ajang Piala AFF U-18 2017. Garuda Mudah kalah adu penalti 2-3 dari Thailand di babak empat besar.


Kloppo dan Berizzo Berdamai di Ruang Ganti

Kloppo dan Berizzo Berdamai di Ruang Ganti

Juergen Klopp bersitegang dengan pelatih fisik Sevilla, Pablo Fernandez sesaat sebelum dia masuk ke lorong setelah laga.


Dukung Program Milla, PSSI Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Riyandi

Dukung Program Milla, PSSI Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Riyandi

Pelatih Timnas U-22, Luis Milla belum juga berada di Indonesia.


Ganti Formasi 4-3-3, Dzeko Kesepian di Depan

Ganti Formasi 4-3-3, Dzeko Kesepian di Depan

Ganti pelatih, ganti pula selera dan taktik permainan. Perubahan itulah yang dikeluhkan Edin Dzeko.


Tolak Opsi Stadion, Tetap Pilih Patriot

Tolak Opsi Stadion, Tetap Pilih Patriot

Opsi alternatif lokasi laga panas kontra Persib Bandung yang ditawarkan kepolisian ditolak Persija Jakarta.


Tampil Full Team, Milla Inggin Timnas Menang

Tampil Full Team, Milla Inggin Timnas Menang

Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla tak mau setengah-setengah saat tampil melawan Timnas Fiji, Sabtu (2/9) sore.


Menang atau Angkat Koper Garuda Muda!

Menang atau Angkat Koper Garuda Muda!

Menikmati pertandingan. Itu satu misi yang disampaikan pelatih Indonesia U-22.


Garuda Muda Terlecut Motivasi dari Tribun

Garuda Muda Terlecut Motivasi dari Tribun

Keberadaan ribuan supporter Indonesia yang menjadi saksi perjuangan Timnas Indonesia U-22 datang dari berbagai latar belakang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!