Sepakbola
Share this on:

Formasi Baru Ventura dan Sheva Sangat Jitu

  • Formasi Baru Ventura dan Sheva Sangat Jitu
  • Formasi Baru Ventura dan Sheva Sangat Jitu

**** - Pada kualifikasi Piala Dunia 2018, muncul wajah-wajah baru tidak hanya pemain tetapi juga juru taktik. Di antara sekian banyak suksesor, Giampiero Ventura dan Andriy Shevchenko masuk ke jajaran pelatih yang memiliki keberanian tinggi untuk mengubah pola permainan tim dari warisan terdahulu.

Tengok saja uji coba formasi baru yang diterapkan Ventura terhadap Italia kala bertandang ke markas Leichtenstein kemarin (13/11). Terbukti Gli Azzuri sukse menggulung Leichtenstein dengan empat gol tanpa balas.

Ini merupakan kali pertama pelatih yang resmi mengarsiteki Italia pada 7 Juni itu menggunakan skema favoritnya 4-2-4. Setelah pada tiga laga sebelumnya masih menggunakan formasi warisan Antonio Conte yakni 3-5-2. Formasi anyar ini dinilai Ventura lebih cocok diterapkan kepada Gianluigi Buffon dkk.

''Ini membuktikan bahwa kami sudah mengambil langkah ke depan. Kami sangat bagus hari ini dan saya tahu kami akan menang sebelum pertandingan,'' ujar Ventura kepada Rai Sport.

Perubahan skema yang dia lakukan disebabkan kondisi skuad Italia saat ini. Sebagaimana diketahui, tumpuan pertahanan, Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli sedang cedera. Selain itu, kegemaran Ventura yang lebih menyukai gaya yang agresif, menempatkan empat pemain di depan dengan kombinasi striker, gelandang, dan winger sebagai juru gedor.

''Kami sekarang sedang bekerja keras untuk selalu mencoba meningkatkan level kualitas dan kuantitas tim,'' ujar pelatih 68 tahun itu. Italia memang sedang on form sejak sejak tongkat kepemimpinan dipegang Ventura. Terbukti dalam 10 laga terakhir, mereka baru mengalami dua kali kekalahan dan dua kali ditahan imbang.

Sama halnya dengan Andriy Shevchenko. Ukraina belum terkalahkan dalam empat laga terakhir sejak dia resmi menggantikan Mykhaylo Fomenko pada 15 Juli. Saat menjamu Finlandia kemarin (13/11), Oleksandr Kucher dkk menang tipis 1-0. Sebelumnya, mereka menang telak 3-0 ketika bertemu Kosovo (10/10).

Meski demikian, pelatih 40 tahun itu mengatakan masih belum menemukan formula yang tepat untuk The Main Team. Pasalnya, dari masing-masing laga, Shevchenko mencoba skema permainan yang berbeda.

''Saya sangat senang dengan hasilnya. Ini merupakan kemenangan yang penting untuk kami. Tahun ini menjadi tahun yang berat karena kami dan kami mengawalinya dengan perubahan,'' ujar Shevchenko.

Di bawah asuhan Fomenko, Ukraina belum pernah sekalipun mengecap kemenangan. Sebelum posisinya di kursi kepelatihan digantikan Shevchenko, Ukraina harus menelan kekalahan tiga kali beruntun pada penyisihan Grup C Euro 2016. (okt/jpg)

Berita Sebelumnya

Wales Bisa Lebih dari Ranking 11
Wales Bisa Lebih dari Ranking 11

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kunci Ada di Hak Siar Televisi

Kunci Ada di Hak Siar Televisi

Manchester City dan Paris Saint-Germain (PSG) dua klub yang pernah tersandung kasus Financial Fair Play (FFP) dari UEFA musim 2014-2015.


Ramos Terancam Sanksi Tambahan

Ramos Terancam Sanksi Tambahan

Kapten dan bek Real Madrid Sergio Ramos hanya bisa menonton dari pinggir lapangan leg kedua perempat final Liga Champions versus Juventus kemarin.


Kembalikan Lagi Gairah Eropa

Kembalikan Lagi Gairah Eropa

Andai yang lolos ke semifinal Liga Champions adalah Barcelona dan Manchester City, mungkin sensasi yang terjadi kemarin dinihari biasa saja.


Derby Madrid Tak Ada Pemenangnya

Derby Madrid Tak Ada Pemenangnya

Tak ada yang keluar sebagai pemenang dalam derbi Madrid di Santiago Bernabeu, Minggu (8/4) malam WIB. Real Madrid dan Atletic bermain sama kuat 1-1.


Persebaya Tumbang di Kandang

Persebaya Tumbang di Kandang

Penguasaan bola dominan dan peluang lebih banyak dengan catatan 18 tembakan, belum cukup membawa Persebaya Surabaya terhindar dari kekalahan.


Simpan Kekuatan untuk ke Roma

Simpan Kekuatan untuk ke Roma

Agenda Barcelona bulan ini sangat padat. Berkompetisi di ajang La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions memaksa Valverde mengatur tenaga anak asuhnya.


Blur Logo AS Roma, TV Iran Dibully Netizen

Blur Logo AS Roma, TV Iran Dibully Netizen

Bagi warga Iran yang menyaksikan laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona dan AS Roma kemarin dini hari


Adu Cerdik Duo Peracik Taktik

Adu Cerdik Duo Peracik Taktik

Bisa dibilang, bentrokan antara Juventus dan Real Madrid di perempat final Liga Champions musim ini terlalu dini.


Singo Edan Cari Tandem Getuk

Singo Edan Cari Tandem Getuk

AREMA FC sedang mencari pelatih baru. Bukan pelatih kepala, melainkan asisten pelatih dengan lisensi A AFC.


Kans Mignolet dan Donnarumma

Kans Mignolet dan Donnarumma

Krisis juga terjadi di bawah mistar. Belgia, misalnya. Mereka harus mengganti posisi Thibaut Courtois saat uji coba melawan Arab Saudi.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!