Sepakbola
Share this on:

Kalah dari Real Madrid, Akhir Pahit Lahm dan Alonso

  • Kalah dari Real Madrid, Akhir Pahit Lahm dan Alonso
  • Kalah dari Real Madrid, Akhir Pahit Lahm dan Alonso

Ketika gelandang Xabi Alonso ditarik keluar lapangan oleh der trainer Bayern Muenchen Carlo Ancelotti pada menit ke-75.

MADRID - Ketika gelandang Xabi Alonso ditarik keluar lapangan oleh der trainer Bayern Muenchen Carlo Ancelotti pada menit ke-75, Stadion Santiago Bernabeu bergemuruh kemarin (19/4). Tepukan membahana dari Madridista tersebut merupakan bagian dari penghormatan kepada pemain bernomor punggung 14 itu.

Meski kemarin datang sebagai lawan dari Real Madrid, akan tetapi pemain 35 tahun itu pernah menjadi keluarga besar Real. Dalam enam musim, 2009-2015, Xabi adalah tulang punggung lini tengah Los Merengues, julukan Real.

“Momen seperti ini akan bersama saya sepanjang hidup. Saya merasa sangat emosional, ini adalah ucapan perpisahan yang sangat spesial kepada Bernabeu di kancah Liga Champions,” ucap Alonso seperti diberitakan Marca kemarin.

Alonso sendiri menjagokan mantan klubnya tersebut untuk meraih gelar Liga Champions ke-12 kalinya musim ini. Meski sejak berganti nama menjadi Liga Champions pada musim 1992-1993, tak satupun tim yang back to back jadi juara.

Kekalahan timnya kemarin terbilang tak menyenangkan. Pada dua pertemuan di perempat final ini, dua kali juga pemain Bayern diusir dari lapangan. Di laga pertama Javier Martinez (13/4). Lalu kemarin giliran Arturo Vidal.

“Kami sudah melakukan apa yang bisa kami lakukan. Kartu merah (yang kami dapatkan) menentukan akhir perlawanan kami versus 11 pemain,” kata Alonso.

Di sisi lain, kapten Bayern Philipp Lahm juga mengatakan kalau penutup karirnya di Liga Champions sungguh pahit. Meski secara keseluruhan timnya sanggup memberikan perlawanan kepada Real, toh Real memang raksasa yang tak gampang dipukul.

“Meskipun bermain dengan sangat kuat, namun hal itu tak cukup melanjutkan perjalanan kami menuju semifinal. Ini adalah perpisahan yang pahit dari Liga Champions secara personal bagi saya, setelah sekian tahun,” tulis Lahm dalam Instagram-nya.

Tampil 114 kali di Liga Champions ini, pemain yang kerap menempati posisi full back kanan ini mengangkat trofi Si Kuping Besar sekali. Yakni 2012-2013. Cuma diantara 114 kali bermain di Liga Champions, Lahm belum satu kalipun mencatatkan namanya sebagai pencetak gol.

“Bagaimanapun juga sikap dari tim dan kekuatan untuk melawan problem, menunjukkan potensi yang besar. Bayern akan kembali,” tambah Lahm mendorong rekan-rekannya untuk Liga Champions musim selanjutnya.

Sementara itu, selain Lahm maupun Alonso yang mendapatkan perpisahan emosional maka sosok pelatih Bayern Carlo Ancelotti pun memperoleh penghormatan.

Marca menulis kalau seusai pertandingan Ancelotti mendapat pelukan yang ramah dari bintang kemarin malam Cristiano Ronaldo. Ronaldo memang menaruh hormat yang besar kepada sosok Ancelotti. (dra/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Final demi Harga Diri dan Liga Champions

Final demi Harga Diri dan Liga Champions

Europa League bukan sekedar trofi kelas dua lagi. UEFA memutuskan mulai musim 2016-2017 pemenang Europa League berhak lolos ke Liga Champions.


Mou Jelekkan Pemain karena Frustrasi

Mou Jelekkan Pemain karena Frustrasi

''Ini bukan tentang keduanya, ini tentang filosofi dan mentalitas di sekitar mereka. (Mereka) hati-hati. Hati-hati, hati-hati.


Adu Hebat Pelatih Bermulut Besar

Adu Hebat Pelatih Bermulut Besar

Pertemuan dua kekuatan klasik Eropa, Ajax Amsterdam dan Manchester United, tersaji pada final Europa League musim ini.


Liga Champions Bukan Sekedar Uang

Liga Champions Bukan Sekedar Uang

Mendulang uang dari Liga Champions? Bukan prioritas utama klub dari Premier League.


Juara La Liga ke-33, Real Madrid Akhiri Dominasi Barcelona

Juara La Liga ke-33, Real Madrid Akhiri Dominasi Barcelona

Real Madrid akhirnya menahbiskan diri sebagai yang terbaik di Spanyol.


Ckckck... Tiket Malaga vs Real Madrid Dijual sampai Rp30,01 Juta

Ckckck... Tiket Malaga vs Real Madrid Dijual sampai Rp30,01 Juta

Animo Madridista alias fans Real Madrid untuk menyaksikan laga pekan terakhir sangat tinggi.


Barcelona atau Real Madrid? Kuncinya adalah Malaga

Barcelona atau Real Madrid? Kuncinya adalah Malaga

Diantara lima liga elit Eropa, hanya Italia dan Spanyol yang belum punya raja di ajang kompetisinya.


Tetap Full Team di La Rosaleda

Tetap Full Team di La Rosaleda

Real Madrid selangkah lagi akan berselebrasi. Dari tuntutan minimal empat poin untuk mengamankan gelar juara.


Tanpa Bale, Lebih Nyaman dengan Isco

Tanpa Bale, Lebih Nyaman dengan Isco

Satu nama lagi berpeluang menyusul James Rodriguez untuk hijrah dari Santiago Bernabeu musim depan.


Kalahkan Celta Vigo 4-1, Real Madrid Diambang Juara

Kalahkan Celta Vigo 4-1, Real Madrid Diambang Juara

Kemenangan 4-1 Real Madrid atas Celta Vigo di Estadio Los Balaidos, Kamis (18/5) dinihari WIB, membuat Real Madrid memuncaki klasemen sementara.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!