Sepakbola
Share this on:

Kalah di Kandang, Zidane pun Ogah Jabat Tangan

  • Kalah di Kandang, Zidane pun Ogah Jabat Tangan
  • Kalah di Kandang, Zidane pun Ogah Jabat Tangan

MADRID - Kekalahan oleh Real Betis kemarin (21/9) memang menyakitkan buat Real Madrid maupun entrenador Real Zinedine Zidane. Impian Los Merengues melampaui rekor selalu mencetak gol dalam 73 laga milik Santos terhenti.

Sakit hati tersebut memicu hilangnya rasa ramah oleh pria berusia 45 tahun tersebut. Zidane yang biasanya menaruh respek kepada lawan-lawannya, hal itu tak terlihat kemarin.

Menurut pengakuan entrenador Betis Quique Setien kepada Radio Marca, Zidane sama sekali tak menyapanya setelah laga usai. Bahkan sekadar berjabat tangan dengan Setien, Zidane tidak memiliki waktu.

?Saya yakin seandainya Zidane sama sekali tak bercanda atas sikapnya tersebut. Akan tetapi sikap Zidane tersebut kepada saya sangat bisa dipahami,? kata Setien.

Setien yang larut dalam bahagia kemarin menyempatkan berfoto bersama dengan anak asuhnya di ruang ganti Real. Maklum menang di kandang Real tak akan datang setiap tahun.

Pria 58 tahun tersebut kemudian menghibur Zidane dengan berkata Real akan bangkit di laga selanjutnya. Setien juga yakin rival abadi Real, Barca, akan terpeleset dalam perjalanan musim ini.

Gol Antonio Sanabria kemarin terbilang cukup istimewa. Hanya butuh 69 detik, kerja sama 10 pemain, dengan 22 umpan maka lahirlah gol perdana Sanabria musim buat Betis.

Apa yang dilakukan Sanabria kemarin sebenarnya pernah terjadi 19 tahun silam. Ketika musim 1998-1998, pemain Nigeria Finidi George membawa Betis menang 1-0 atas Real di Bernabeu. (dra/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Marcelo Cedera, Stok Bek Real Menipis
Marcelo Cedera, Stok Bek Real Menipis

Berita Sejenis

Menanti Teka-teki Lopetegui

Menanti Teka-teki Lopetegui

Gareth Bale memang benar. Sepeninggal Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo, Real Madrid bermain lebih ke kinerja tim.


Zidane Inginkan Real Connection

Zidane Inginkan Real Connection

Media-media Inggris terus memberitakan soal akan adanya pergantian pelatih di Manchester United.


MU-Barca Butuh Tukang Belanja Ulung

MU-Barca Butuh Tukang Belanja Ulung

''Ed Woodward: Si spesialis gagal!'' Begitulah tulisan pada spanduk yang terlihat di langit Turf Moor, kandang Burnley.


Tolak Beri Tanda Tangan, Messi Dihujat

Tolak Beri Tanda Tangan, Messi Dihujat

Meski bermain di Barcelona akan tetapi hati Lionel Messi masih tetap ada di Argentina.


Pasti Lolos, tapi Lebih Nyaman Juara Grup

Pasti Lolos, tapi Lebih Nyaman Juara Grup

Tiket lolos ke babak 16 besar Asian Games 2018 sudah di tangan timnas U-23 Indonesia.


Disiplin dari Jam Tangan

Disiplin dari Jam Tangan

Kemarin WIB (15/8), Keisuke Honda resmi diperkenalkan sebagai penggawa anyar Melbourne Victory. Honda akan main di A-League semusim ke depan.


Kalah, karena Blunder Strategi

Kalah, karena Blunder Strategi

Dua laga sisa di grup A tak ubahnya laga final bagi timnas U-23.


Strategi Milla Berubah, karena Lawan Lebih Kuat

Strategi Milla Berubah, karena Lawan Lebih Kuat

Ke mana pun Stefano Lilipaly bergerak, Septian David Maulana harus selalu mengawasi.


Zona Nyaman Bersama Lopetegui

Zona Nyaman Bersama Lopetegui

Zinedine Zidane telah mengundurkan diri. Cristiano Ronaldo pun berlabuh ke Juventus. Sudah saatnya Real Madrid memulai lembaran baru.


Tak Dihargai, Oezil pun Pergi

Tak Dihargai, Oezil pun Pergi

Bak petir menyambar di siang bolong. Ya, begitulah yang terjadi begitu Mesut Oezil memutuskan untuk menyudahi kebersamaannya dengan timnas Jerman.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!