Sepakbola
Share this on:

Kalah secara Kontroversial, Pemain Bayern Kritik Wasit

  • Kalah secara Kontroversial, Pemain Bayern Kritik Wasit
  • Kalah secara Kontroversial, Pemain Bayern Kritik Wasit

MADRID - Lagi-lagi kartu merah mengubah segalanya. Ya, Bayern Munchen yang di awal-awal laga leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (18/4), membombardir pertahanan Real Madrid, harus menelan pil pahit kalah 4-2 dari Real Madrid.

Petaka Bayern berawal saat gelandang serang mereka, Arturo Vidal dikartu merah wasit Viktor Kassai. Putusan wasit terbilang kontroversial terkait kartu merah Vidal. Pasalnya, dia berhasil merebut bola secara bersih dari kaki Marco Asensio.

Tak ayal, hal ini menjadi bahan pembicaraan setelah laga. Vidal sendiri angkat bicara dan mengkritik habis sang wasit. "Ketika dua tim besar bertemu di Liga Champions, suatu kecurangan seharusnya tidak terjadi," ujar Vidal setelah laga.

Rekan Vidal, Thiago Alcantara juga bicara. Putusan wasit bukan berarti sepak bola harus menggunakan video assistant refereeing technology (VAR). "Ini bukan tentang VAR. Mereka harus memiliki wasit yang benar-benar berkualitas," pungkas dia.

Sementara winger Bayern Muenchen, Arjen Robben, geram setelah timnya dikalahkan Real Madrid 2-4 secara kontroversial. Kekalahan itu membuat Bayern gagal melaju ke semifinal Liga Champions musim ini.

Geram dengan kepemimpinan wasit, Robben menyebut Bayern telah dirampok di Santiago Bernabeu. "Kami melakoni pertandingan yang luar biasa. Tapi, kami dirampok di Santiago Bernabeu. Anda bisa lihat sendiri," jelas Robben kepada Viasat.

Imbuhnya, "Semua pencinta sepak bola di dunia melihat dua tim besar dengan pemain bintang di lapangan. Tapi, semua dirusak oleh keputusan wasit yang kontroversial".

Robben sendiri mengaku anti untuk membicarakan kinerja wasit. Tapi, kesalahan yang dilakukan Kassai sangat memalukan dan membuat timnya tersingkir. Itu memicu dirinya untuk berkomentar.

"Saya tidak suka membicarakan kinerja wasit. Tapi, apa yang terjadi dalam laga kami kontra Madrid memang membuat kami geram. Mungkin publik menilai wasit juga manusia yang tak lepas dari kesalahan. Tapi, keputusannya telah merugikan kami," pungkasnya. (epr/zul/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Demi Harga Diri, Persib Minta Bantuan Bobotoh

Demi Harga Diri, Persib Minta Bantuan Bobotoh

Persib Bandung adalah satu-satunya tim yang paling agresif melakukan belanja pemain di awal musim lalu.


Menang 7-0, Garuda Muda Buka Peluang

Menang 7-0, Garuda Muda Buka Peluang

Luis Milla sukses mengangkat mental pemain Timnas U-22 pasca kekalahan telak 0-3 dari Malaysia tiga hari lalu.


Tanpa Sanchez, Arsenal Malah Menang

Tanpa Sanchez, Arsenal Malah Menang

Arsenal dan Arsene Wenger bisa sedikit lega. Bayern Muenchen yang biasanya menjadi mimpi buruk mereka di ajang Eropa bisa diatasi.


Saatnya Buktikan Garuda Muda Lebih Baik dari Malaysia

Saatnya Buktikan Garuda Muda Lebih Baik dari Malaysia

Hasil dari pertandingan perdana sedikit banyak akan mempengaruhi mental pemain di pertandingan berikutnya.


Telekom Cup, Tropi Pertama James buat Bayern

Telekom Cup, Tropi Pertama James buat Bayern

Rekrutan anyar Bayern Muenchen James Rodriguez dan Corentin Tolisso langsung berselebrasi.


Manuver Strategis Rossoneri

Manuver Strategis Rossoneri

Juventus melakukan bersih-bersih. Para pemain yang dianggap mokong satu per satu disingkirkan.


Cedera Lagi, Robben Tak Dibawa Tur

Cedera Lagi, Robben Tak Dibawa Tur

Cedera lagi, cedera lagi. Mungkin sudah guratan nasib winger Bayern Muenchen Arjen Robben untuk mengawali musim dengan kurang baik pada 2017-2018 ini.


Di Bawah Madrid, Atletico Lewati Barca dan Bayern

Di Bawah Madrid, Atletico Lewati Barca dan Bayern

Lupakan soal embargo transfer. Ada kabar bagus untuk Atletico Madrid sebelum mengawali musim ini.


Pinjam James Rodriquez, Bayern Munchen Untung Besar

Pinjam James Rodriquez, Bayern Munchen Untung Besar

Bukan Chelsea atau Manchester United. Tapi, tanpa gembar-gembor di media, Bayern Muenchen lah yang akhirnya mendapatkan James Rodriguez.


Kualitas Merata, Luis Milla Bingung Tentukan 23 Pemain

Kualitas Merata, Luis Milla Bingung Tentukan 23 Pemain

Kualitas para pemain Timnas U-22 yang mengikuti pemusatan latihan di Bali sejak 30 Juni lalu, ternyata sangat merata.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!