Sepakbola
Share this on:

Lampard Gantung Sepatu, Lalu Jadi Pelatih

  • Lampard Gantung Sepatu, Lalu Jadi Pelatih
  • Lampard Gantung Sepatu, Lalu Jadi Pelatih

LONDON - Klub MLS (Major League Soccer) New York City rupanya menjadi pelabuhan terakhir Frank Lampard. Pasalnya, gelandang legendaris Chelsea itu kemarin memutuskan untuk gantung sepatu dari dunia sepak bola profesional.

Keputusan tersebut diumumkan Lampard melalui akun Instagram. Dalam sebuah foto dengan efek tetesan hujan, pria 38 tahun itu mengatakan bahwa karirnya sebagai pemain sudah cukup dan dia ingin membuka lembaran baru. Meski sebetulnya ada tawaran dari beberapa klub yang ingin menggunakan jasanya. Baik dari Inggris maupun luar negeri

''Setelah 21 tahun yang luar biasa, saya memutuskan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri karir sebagai pemain profesional,'' tulis Lampard pada caption foto tersebut.

Selain kepada keluarga, bapak dua anak itu juga mengucapkan terima kasih kepada klub-klub yang pernah dia bela sebelumnya. Seperti West Ham United yang memberikan kesempatan Lampard untuk menjalani debut profesional pada 1996. Begitu pula kepada Manchester City dan New York City yang menjadi klub terakhir di penghujung karirnya.

''Dan tentu yang kepada Chelsea, klub yang memberikan saya banyak kenangan. Saya tidak akan melupakan setiap kesempatan dan kesuksesan yang saya raih bersama mereka. Terima kasih kepada orang yang mendukung saya selama 13 tahun di sana,'' imbuhnya.

Lampard memulai karier sepak bola profesionalnya bersama West Ham United pada 1995-2001. Dia juga sempat dipinjamkan ke Swansea City pada musim 1995-1996.

Namanya semakin berkibar setelah berlabuh ke Stamford Bridge pada 2001. Dia menjadi salah satu gelandang terbaik dunia.

Sebanyak 11 trofi major, seperti tiga gelar Premier League, Liga Champions 2012, empat FA Cup, dua Piala Liga dan Europa League menjadi bukti kegarangannya. Lampard juga tampil dalam 106 laga bersama Timnas Inggris.

Selepas gantung sepatu, peraih Ballon d'Or Silver Award 2005 itu bakal melanjutkan karirnya sebagai pelatih sepak bola. ''Saya bersyukur karena FA memberikan kesempatan untuk belajar dalam kualifikasi kepelatihan. Dan saya kini mengejar impian sebagai pelatih,'' tambah Lampard. (okt/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Chelsea Menang, Selisih Makin Lebar
Chelsea Menang, Selisih Makin Lebar

Berita Sejenis

Jadi Starter Bukan Jaminan Tak Ditransfer

Jadi Starter Bukan Jaminan Tak Ditransfer

Sejak kepergian Neymar ke Paris Saint-German (PSG) musim panas lalu berbagai upaya dilakukan Barcelona buat menggantikan sosok Neymar.


Kans Portugal Lolos Langsung ke Rusia

Kans Portugal Lolos Langsung ke Rusia

Portugal gagal ke Piala Dunia? Bayang-bayang itu sempat muncul ketika juara Euro 2016 tersebut kalah 0-2 atas Swiss, 8 Oktober lalu.


Skil Oke, Garuda Nusantara Tinggal Asah Karakter Bermain

Skil Oke, Garuda Nusantara Tinggal Asah Karakter Bermain

Indra Sjafri, pelatih Timnas U-19, sepertinya harus memperkuat lagi karakter bermain anak asuhnya.


Barca Sudah Siapkan Banyak Opsi

Barca Sudah Siapkan Banyak Opsi

Meski belum diumumkan secara resmi referendum oleh masyarakat Catalan pada Minggu (1/10) lalu disebutkan mencapai 90 persen.


Ingat Kuipers, Ingat La Decima

Ingat Kuipers, Ingat La Decima

Situs resmi UEFA tiga hari lalu WIB (24/9) menyebut nama Bjorn Kuipers sebagai wasit Borussia Dortmund vs Real Madrid.


Sihir O Mago Sudah Kembali

Sihir O Mago Sudah Kembali

Philippe Coutinho baru kemarin WIB (24/9) merasakan jadi starter di Premier League musim ini.


Semua Pemain Milan Bisa Jadi Algojo

Semua Pemain Milan Bisa Jadi Algojo

Frank Kessie jadi eksekutor dua dari tiga kali hadiah penalti yang didapatkan AC Milan di musim ini.


Sembuh dari Cedera Lutut, Gundogan Siap Jadi Starter

Sembuh dari Cedera Lutut, Gundogan Siap Jadi Starter

Nama Ilkay Gundogan pernah begitu besar di Borussia Dortmund saat kali pertama bergabung di musim 2011-2012.


Pelatih Thailand U-19: Indonesia Tim Besar

Pelatih Thailand U-19: Indonesia Tim Besar

Timnas Indonesia U-19 gagal melaju ke final ajang Piala AFF U-18 2017. Garuda Mudah kalah adu penalti 2-3 dari Thailand di babak empat besar.


Kloppo dan Berizzo Berdamai di Ruang Ganti

Kloppo dan Berizzo Berdamai di Ruang Ganti

Juergen Klopp bersitegang dengan pelatih fisik Sevilla, Pablo Fernandez sesaat sebelum dia masuk ke lorong setelah laga.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!