Sepakbola
Share this on:

Navas Tetap yang Tebaik

  • Navas Tetap yang Tebaik
  • Navas Tetap yang Tebaik

Mengerikan dan memalukan. Dua kata itu yang bisa menggambarkan blunder Keylor Navas pada laga Real Madrid kontra Real Betis.

**MADRID ** - Mengerikan dan memalukan. Dua kata itu yang bisa menggambarkan blunder Keylor Navas pada laga Real Madrid kontra Real Betis di Santiago Bernabeu, Madrid, Senin dini hari kemarin WIB (13/3). Penjaga gawang senior dan pemain timnas seperti Navas kebobolan setelah bola yang dia blok terlepas dan berbalik ke gawangnya sendiri.

Bola itu hasil tembakan keras Antonio Sanabria dari dalam kotak penalti menyambut assist Riza Durmisi menit ke-24. Untungnya, blunder itu tidak sampai membuat Real takluk di kandang sendiri. Di menit ke-41, Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan sebelum akhirnya heading Sergio Ramos saat waktu normal tersisa sembilan menit memberi kemenangan bagi Los Blancos, julukan Real.

Namun tetap saja, blunder Navas jadi hal memalukan di balik kemenangan yang mengerek Real ke peringkat teratas menggeser Barcelona dari puncak klasemen La Liga. ''Saya menghentikan sepakan (dari Sanabria) dan kemudian mencoba menangkapnya. Akan tetapi, postur saya tidak cukup untuk bisa melakukannya dengan tangan kanan. Ini kesialan, ini buruk,'' sesal Navas seperti dikutip Daily Mail.

Penjaga gawang timnas Kosta Rika itu pantas waswas dengan kecerobohannya ini. Apalagi saat ini Real digosipkan bakal mendatangkan penjaga gawang baru musim panas mendatang. Baik itu David De Gea (Manchester United), atau Thibaut Courtois (Chelsea). ''Saya paham, rekan setim mempercayai saya, dan saya berjanji hal seperti ini tidak akan terulang lagi,'' janjinya.

Bukan hanya blundernya. Penampilan penjaga gawang yang baru empat kali cleansheet selama La Liga itu juga dari keputusan kontroversial wasit Mateu Lahoz. Dua menit sebelum blunder, penjaga gawang 30 tahun itu sempat terlibat insiden kontroversial. Berusaha menyapu bola yang dikejar Darko Brasanac, Navas gagal melakukannya.

Brasanac yang sudah melompat melewati Navas terjatuh karena kaki Navas terlalu tinggi. Jika tidak terjatuh, Brasanac bisa saja mengejar bola dan menjebol gawang Real yang sudah kosong. Dalam aturan FIFA sudah disebutkan, pelanggaran dengan menghentikan pemain yang punya kans mencetak gol akan diganjar sanksi berat. Apabila di luar kotak penalti, maka kartu merah ganjarannya.

Sedangkan Navas? Tidak ada kartu merah, bahkan kartu kuning dari wasit Lahoz. ''Kartu merah untuk Keylor (Navas)? Saya belum melihat gambarnya (foto pelanggaran), sehingga saya tidak berkata apapun soal itu,'' kata pelatih Real Madrid Zinedine Zidane, dikutip Football Espana. Tidak hanya soal layak atau tidaknya Navas diganjar kartu merah.

Begitu juga dengan blunder yang dilakukan Navas. Zizou (sapaan akrabnya) sama sekali tidak kecewa dengan penampilan pemain setinggi 185 sentimeter itu. ''Itu bagian dari sebuah laga. Kesalahan bisa saja dia lakukan seperti pemain lainnya. Tetapi, yang terpenting dia sudah menyelamatkan laga ini untuk kami,'' puji Zidane.

Padahal, apabila melihat statistik Squawka, kontribusi Navas tidak seberapa besar. Navas hanya tiga kali melakukan upaya penyelamatan. Tapi, tidak ada satu pun blok dia lakukan. ''Dia sosok pemain yang melakukan penyelamatan untuk membantu kami memenangi laga ini,'' imbuh Zidane. (ren/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Juara La Liga ke-33, Real Madrid Akhiri Dominasi Barcelona

Juara La Liga ke-33, Real Madrid Akhiri Dominasi Barcelona

Real Madrid akhirnya menahbiskan diri sebagai yang terbaik di Spanyol.


Barcelona atau Real Madrid? Kuncinya adalah Malaga

Barcelona atau Real Madrid? Kuncinya adalah Malaga

Diantara lima liga elit Eropa, hanya Italia dan Spanyol yang belum punya raja di ajang kompetisinya.


Tetap Full Team di La Rosaleda

Tetap Full Team di La Rosaleda

Real Madrid selangkah lagi akan berselebrasi. Dari tuntutan minimal empat poin untuk mengamankan gelar juara.


Atleti Butuh Keajaiban di Vicente Calderon

Atleti Butuh Keajaiban di Vicente Calderon

Keajaiban. Hanya itu yang diminta oleh setiap ventiladores Atletico Madrid, ketika tim mereka harus mengejar empat gol.


Jamu Real Madrid, Simeone Optimis Balikkan Keadaan

Jamu Real Madrid, Simeone Optimis Balikkan Keadaan

Combato y me levanto. Tulisan raksasa yang terpasang di tribun Vicente Calderon dari para fans Atletico Madrid.


Juve Tetap Waspadai Semangat AS Monaco

Juve Tetap Waspadai Semangat AS Monaco

Satu kaki Juventus telah menjejak partai final Liga Champions.


LA Liga Tetap Sengit Sampai Akhir

LA Liga Tetap Sengit Sampai Akhir

Dua raksasa La Liga, Real Madrid dan Barcelona terus bergulat hingga penghujung musim.


Hadapi Granada, Tetap Pede dengan Skuad B

Hadapi Granada, Tetap Pede dengan Skuad B

Dari Paco Jemez kepada Paco Alcaraz, kemudian diteruskan Tony Adams. Toh, pergantian tersebut tak membuat kondisi Granada lebih baik.


Pukul Pemain Lawan, Ferdinand dan Abduh Disanksi Empat Laga

Pukul Pemain Lawan, Ferdinand dan Abduh Disanksi Empat Laga

Aksi ringan tangan yang dilakukan oleh striker PSM Makassar, Ferdinand Sinaga dan bek kiri PS TNI, M Abduh Lestaluhu mulai disidangkan.


Operasi Lutut Sukses, Karir Ibra Belum Tamat

Operasi Lutut Sukses, Karir Ibra Belum Tamat

Bagi yang mengklaim kalau karir Zlatan Ibrahimovic sudah berakhir, harus meralat ucapannya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!