Sepakbola
Share this on:

Rambut Bale Dikuncir buat Tutupi Botak

  • Rambut Bale Dikuncir buat Tutupi Botak
  • Rambut Bale Dikuncir buat Tutupi Botak

MADRID - Model rambut kuciran ala samurai Jepang oleh winger Real Madrid Gareth Bale ternyata bukan semata-mata agar tampil modis. Namun juga untuk menutupi 'aib' di kepala Bale.

Seperti diberitakan Daily Mail kemarin (19/3) bagian ubun-ubun kepala Bale ternyata mengalami kebotakan. Sehingga adanya kuciran tersebut menyamarkan kondisi itu.

Namun dalam laga di San Mames kemarin (19/3) kamera sempat menyorot ketika kuciran Bale tersebut rusak maka botak yang mirip codetan menyeruak. Alhasil kulit kepala Bale pun terlihat putih.

“Gareth berusaha untuk menutupi kebotakan di kepalanya dengan mengikat lalu mengkucir rambutnya tersebut. Sekarang dia ingin membereskan masalah itu,” kata salah satu sumber dekat The Sun.

Untuk mengembalikan mahkotanya yang rontok tersebut kabarnya pemain timnas Wales tersebut akan melakukan transplantasi rambut di kulit kepalanya pada musim panas mendatang.

Kawan timnas Bale, Joe Ledley juga merekomendasikan agar Bale mendatangi KSL Hair untuk melakoni perawatan rambut. Adapun biaya perawatan sekali datang di KSL Hair mencapai GBP 10 ribu (Rp165,41 juta)!

Dan seandainya Real melaju ke final Liga Champions musim ini maka langkah Bale untuk menjalani perawatan semakin dekat. Sebab KSL Hair memiliki beberapa cabang di Inggris. Misalnya Glasgow, Cardiff, dan Kent.

“Bahkan Gareth sudah berbicara kepada Joe (Ledley) untuk membantunya membuat perjanjian untuk perawatan,” tambah sumber tersebut kepada The Sun.

Masalah kebotakan bagi pesepak bola ini memang mengganggu penamplan mereka. Meski tak mau dicap sebagai pesepakbola salon ala Cristiano Ronaldo, toh daripada mencukur gundul kepalanya, beberapa pesepak bola memilih untuk melakukan perawatan.

Beberapa nama yang sudah sukses melakukan transplantasi rambut di kepalanya adalah penyerang Manchester United Wayne Rooney dan pelatih Chelsea Antonio Conte. (dra/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kalah di Kandang, Zidane pun Ogah Jabat Tangan

Kalah di Kandang, Zidane pun Ogah Jabat Tangan

Kekalahan oleh Real Betis kemarin (21/9) memang menyakitkan buat Real Madrid maupun entrenador Real Zinedine Zidane.


Debutan Optimis Bisa Persulit The Citizens

Debutan Optimis Bisa Persulit The Citizens

“Pertemuan ini ibaratnya ucapan selamat datang yang sesungguhnya buat kami di Premier League,” kata fans Brighton.


Medali Emas jadi Harga Mati

Medali Emas jadi Harga Mati

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi memasang target tertinggi buat Timnas U-22 sebelum tampil di SEA Games 2017.


Ronaldo Bersiap buat El Clasico

Ronaldo Bersiap buat El Clasico

Setelah kemarin (9/8) menghadapi Manchester United di Piala UEFA Super, Real langsung harus bersiap melakoni Supercopa Espana 2017.


Pilih Lazio, Leiva Dipuji Klopp

Pilih Lazio, Leiva Dipuji Klopp

Satu dekade bukan periode yang singkat buat seorang Lucas Leiva bersama Liverpool.


Telekom Cup, Tropi Pertama James buat Bayern

Telekom Cup, Tropi Pertama James buat Bayern

Rekrutan anyar Bayern Muenchen James Rodriguez dan Corentin Tolisso langsung berselebrasi.


Lawan Brasil, Sampaoli Kembalikan Gairah Albiceleste

Lawan Brasil, Sampaoli Kembalikan Gairah Albiceleste

Musim panas tahun ini adalah momen pas buat merevitalisasi Argentina.


‘Kutukan’ itu Tak Berlaku buat Real Madrid

‘Kutukan’ itu Tak Berlaku buat Real Madrid

Liga Champions adalah habitat Real Madrid. Untuk ke-12 kalinya sepanjang sejarah Real Madirid berhasil merajainya.


Tanpa Bale, Lebih Nyaman dengan Isco

Tanpa Bale, Lebih Nyaman dengan Isco

Satu nama lagi berpeluang menyusul James Rodriguez untuk hijrah dari Santiago Bernabeu musim depan.


Gagal ke Final, Bangku Vicente Calderon Dicopoti

Gagal ke Final, Bangku Vicente Calderon Dicopoti

Stadion Vicente Calderon mengakhiri masa pengabdian buat Atletico Madrid pada musim ini.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!