Sepakbola
Share this on:

Ronaldinho Lepas, Persib Hanya Dapatkan Essien

  • Ronaldinho Lepas, Persib Hanya Dapatkan Essien
  • Ronaldinho Lepas, Persib Hanya Dapatkan Essien

BANDUNG - Manajemen Persib Bandung membuat kejutan di jelang kompetisi Liga 1 musim baru bergulir. Ya, kemarin (14/3), tim dengan julukan Maung Bandung tersebut baru saja mendapatkan tanda tangan pemain kelas dunia, Michael Essien.

Mantan bintang Chelsea di Premier League Inggris itu baru saja menandatangani kontrak selama satu musim di Persib. Setelah melakukan penandatanganan, manajemen Persib resmi memperkenalkan pemain berkebangsaan Ghana tersebut kepada di Graha Persib, siang kemarin.

Dalam acara tersebut, Essien tidak datang sendirian, dia didampingi sang agen Matheo serta sejumlah para elit PT Persib Bandung Bermartabat.

Manajer Persib, Umuh Muchtar mengatakan bahwa, resminya Essien bergabung ke Persib tersebut adalah sebuah kejutan. Dan, kejutan tersebut bukan hanya untuk masyarakat sepak bola semata, melainkan juga untuk manajemen. Sebab, proses negosiasi Essien tersebut tidak sediktpun melibatkan manajemen.

Sejumlah informasi yang berkembang, Direktur Utama PT PBB, Glen Sugita yang turun langsung dalam proses negosiasi dengan Essien. Itu setelah rencana mereka untuk mendatangkan mantan bintang Barcelona, Ronaldinho batal. Dan, harga yang harus dikeluarkan oleh manajemen Persib pun tidak sedikir 800 Ribu USD atau setara dengan Rp11 Miliar.

Umuh mengaku senang dan bahagia dengan datangnya Essien. Karena dengan datangnya pemain yang pernah membela Real Madrid itu akan banyak membantu tim kebanggaan bobotoh dalam merengkuh gelar juara.

"Kado buat Bobotoh di hari ulang tahun Persib yang ke-84. Semoga Persib bisa lebih baik lagi," harapnya.

Di tempat yang sama, Direktur Keuangan PT PBB, Teddy Tjahyono menuturkan, Essien akan berseragam Persib selama satu tahun lebih. Jika dianggap memuaskan, tidak menutup kemungkinan untuk diperpanjang.

"Durasi lebih dari satu tahun dan ada opsi untuk memperpanjang. Untuk harga kami tidak buka berapa," kata Teddy.

Dia lantas menjelaskan, alasan Persib untuk merekrut pemain berusia 34 tahun itu tidak lain karena nama besar dan karir sepak bola Essien yang pernah membelah sejumlah klub rakasasa Eropa. "Jadi, selain untuk bisa membawa Persib lebih baik, kami rasa Essien bisa meningkatkan nilai kompetisi di Indonesia," ungkapnya.

Dan, mendatangkan Essien, Teddy mengaku, bahwa mereka harus membutuhkan waktu yang lama dan panjang untuk bisa meyakinkan pemain yang terbuang dari kompetisi Eropa karena cedera lutut kambuhan itu.

"Negosiasinya cukup alot. Kami harus berkomunikasi selama berbulan-bulan untuk bisa meyakinkannya," ucapnya.

Lantas, bagaimana dengan reaksi Essien? Pemain yang musim terakhir bergabung dengan klub Yunani, Panathinaikos FC itu mengaku bangga bisa menjadi bagian dari Persib Bandung dan sepak bola Indonesia.

"Sejarah dari Persib sebagai tim besar serta memiliki fans yang luar biasa. Ini salah satu keputusan yang sangat baik untuk karir sepak bola saya," ucapnya.

Pengoleksi dua gelar Liga Inggris bersama Chelsea ini mengaku awalnya tidak tahu banyak tentang tim yang ia bela sekarang. Namun, setelah melakukan komunikasi intens dengan Teddy Tjahyono, terkait latar belakang Persib dan masa depan sepak bola tanah air.

"Manajemen Persib yang menawarkan saya untuk bermain di sini," tegas Essien.

Menurut dia, kedatangan dia ke Indoensia kali ini adalah pengalaman kedua dia. Sebelumnya, dia pernah datang ke tanah air pada 2013 lalu. Di mana pada saat itu Chelsea sedang mengadakan tur pramusim ke Asia. Ketika itu, The Blues (julukan Chelsea) menang dengan skor telaj 8-1 atas Indonesian All Star yang diperkuat oleh Ferdinand Sinaga dan kawan-kawan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Saya tidak tahu banyak, saya cuma pernah datang ke sini bersama Chelsea. Sekarang saya sudah berada di sini dan saya akan mencoba terus belajar soal sepak bola di sini," ungkapnya. "Harapan saya hanya satu, bisa segera beradaptasi dengan sistem sepak bola di di tim saya yang baru ini," harapnya.

Sebelum bergabung dengan Persib, pemain yang pernah merasakan tropi Liga Champion pada tahun 2012 bermain untuk tim Panathinaikos. Di tim negara Yunani itu, pemain berpaspor Ghana itu bermain sebanyak 12 kali selama satu musim. Essien membantah, bahwa jam terbang yang sangat minim itu karena faktor cedera kambuhan yang dia alami.

"Saya tidak banyak bermain karena hanya beberapa situasi di tim sehingga saya tidak tampil banyak. Tapi, sekali lagi, itu bukan karena saya cedera atau lain tapi karena situasi klub. Itu kenapa saya tidak banyak main," ujarnya. "Saya yakin, kondisi saya saat ini sangat baik dan siap tampil lagi di lapangan," ungkap dia.

Selain itu, Essien juga menjelaskan bahwa, sebelum bergabung dengan Persib, banyak tawaran dari tim lain. Seperti Turki Thailand dan Australia. Tapi, dia tidak mengambil tawaran itu. "Tapi, Persib datang dengan tawaran yang bagus dan itu kenapa saya datang ke sini. Setidaknya saya bisa bantu promosikan sepak bola indonesia," ujarnya.

Terkait kompetisi Indonesia yang panjang dengan jadwal yang padat, pemain yang sudah tiba di Indonesia sejak Sabtu (13/3) itu tidak gentar menghadapinya. "Saya sudah sering tampil di kompetisi panjang dan saya ingin membantu semuanya berjalan lancar untuk tim. Target saya untuk meraih trofi bersama Persib," pungkasnya.

Setelah proses tanda tangan kontrak tersebut, Essien langsung kembali ke London, Inggris untuk mengurus semua dokumen dan adiminstrasi dia untuk bisa tinggal di Indonesia dalam waktu lama. Setelah itu, dia akan kembali lagi ke Bandung dan menjalani latihan perdana pada 24 Maret mendatang. (ben/pra/jpg)

Berita Sebelumnya

Navas Tetap yang Tebaik
Navas Tetap yang Tebaik

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bersatu “Melawan” Spurs

Bersatu “Melawan” Spurs

Panasnya tensi pertandingan hanya tampak di lapangan dengan empat kartu merah keluar dari saku wasit Robert Madley.


Buntut Kasus Pemukulan Oficer Persija, Persib Terancam Denda

Buntut Kasus Pemukulan Oficer Persija, Persib Terancam Denda

Manajemen Persib Bandung harus siap-siap membayar mahal hasil imbang 1-1 saat menjamu Persija Jakarta di Satdion Gelora Bandung Lautan Api, dua hari lalu.


Demi Harga Diri, Persib Minta Bantuan Bobotoh

Demi Harga Diri, Persib Minta Bantuan Bobotoh

Persib Bandung adalah satu-satunya tim yang paling agresif melakukan belanja pemain di awal musim lalu.


AC Milan Kian Serius Dekati Morata

AC Milan Kian Serius Dekati Morata

Akhir musim lalu Alvaro Morata pernah berujar, hanya Juventus yang bisa membuat dirinya kembali ke Italia. Bukan AC Milan.


Kalah lagi, Maung Kian tak Bergaung

Kalah lagi, Maung Kian tak Bergaung

Revolusi harus disegerakan bagi Persib. Dari Lima laga terakhir, tim berjuluk Maung Bandung itu hanya bisa membukukan satu kemenangan.


Arema Hanya Ingin Fokus Menang

Arema Hanya Ingin Fokus Menang

Perjumpaan Arema FC dengan Bali United tak ubahnya pertempuran untuk meraih kebangkitan.


Timnas Jerman Percaya pada Skuad Muda

Timnas Jerman Percaya pada Skuad Muda

Sejak awal, timnas Jerman sudah melihat bahwa Piala Konfederasi hanya merupakan ”ajang eksperimental”.


Primera Liga Portugal Punya Pemain, Pelatih, dan Agen Terbaik

Primera Liga Portugal Punya Pemain, Pelatih, dan Agen Terbaik

Jika mengacu daftar koefisien UEFA, Portugal hanya menempati peringkat ketujuh dengan 49.332 poin.


Performa Tak Kunjung Membaik, Cole Terancam Didepak

Performa Tak Kunjung Membaik, Cole Terancam Didepak

Usia Carlton Cole di Persib Bandung terancam tidak sampai akhir musim.


Final FA Bukan Sekadar Derby London

Final FA Bukan Sekadar Derby London

Piala FA, meski termasuk turnamen sepak bola tertua dunia, tetap hanya ajang kelas dua di Inggris setelah Premier League.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!