Sepakbola
Share this on:

Sempat Koma, Kiper Arema FC Meninggal Dunia

  • Sempat Koma, Kiper Arema FC Meninggal Dunia
  • Sempat Koma, Kiper Arema FC Meninggal Dunia

MALANG - Keluarga besar Arema FC berduka. Salah satu kiper terbaiknya, Achmad Kurniawan (37), meninggal dunia pukul 17.00, Selasa kemarin (10/11) di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang akibat sakit jantung.

Sebelumnya, dia telah menjalani perawatan selama 10 hari di RSSA. Selama menjalani perawatan di Instalansi Gawat Darurat (IGD) sejak Kamis (29/12), kondisi AK, sapaan Achmad Kurniawan, memang sempat membaik. Dia sempat menggerakkan tangan dan membuka matanya, namun belum sadar.

Namun takdir berkata lain. Kiper kelahiran 31 Oktober 1979 ini akhirnya dipanggil menghadap Ilahi, sore kemarin. Media Officer Arema FC Sudarmaji menjelaskan, kabar meninggalkan AK ini didapat dari pelatih Arema FC, Aji Santoso. Lalu dirinya menghubungi semua pemain.

”Kami sangat berduka, kehilangan pemain terbaik kami,” ungkap Sudarmaji di RSSA, Selasa (10/1) malam.

Dia menjelaskan, manajemen Arema FC terakhir menjenguk AK di RSSA dua hari yang lalu, Minggu (8/1). Saat itu kondisinya sudah mulai membaik. Dia sudah sadar dari komanya. ”Sejak masuk RSSA, dua hari lalu sempat membaik,” kata pria asal Banyuwangi ini.

Menurut Sudarmaji, kondisi AK memburuk pada Kamis (29/12) lalu. Itu terjadi setelah cuci darah pertama. Lalu kondisi sempat membaik. Akan tetapi kembali drop dan harus cuci darah lagi. Kemudian dia mengeluhkan sesak nafas sampai koma.

Sementara itu, sejak pukul 18.00 petang kemarin, beberapa pemain Arema datang ke IGD RSSA untuk menyampaikan rasa belangsungkawa. Mereka antara lain Benny Wahyudi dan Dendy Santoso. Disusul tiga menit berselang ada Arief Suyono dan pelatih kiper Arema Yanuar ’Begal’ Hermansyah.

Tak berselang lama, jenazah AK dibawa ke kamar mayat. Istri AK, Femilia Chintya, dan pemain lainnya ikut mengantarkan jenazah ke kamar mayat. Mereka terlihat sangat terpukul dengan kepergian AK. Sejumlah pemain yang hadir terlihat bermata sembab tanda duka mendalam.

Pemain-pemain Arema FC, mulai dari adiknya Kurnia Meiga, Syaiful Indra Cahya, Ahmad Alfarizie, Benny Wahyudi, Arief Suyono, Adam Alis, Sunarto, Juan Revi, serta pelatih Aji Santoso ikut masuk ke dalam kamar mayat. Mereka mendoakan teman satu timnya tersebut.

Sekitar 30 menit kemudian jenazah dimasukkan ke dalam peti dan dibawa ke rumah duka di Singosari. ”Rencananya malam ini (tadi malam) langsung dibawa ke Jakarta, dan dimakamkan di sana” tandas Sudarmaji.

Pelatih Arema FC, Aji Santoso mengaku sangat terpukul dengan meninggalnya AK. Sejak dipercaya menjadi pelatih Arema FC, Aji menyatakan belum sempat berkomunikasi dengan AK. ”Yang jelas saya dan pecinta bola di Malang sangat kehilangan kiper terbaik,” kata Aji.

Mantan melatih Persik Kediri pada tahun 2008 ini tahu betul AK. Karena Aji pernah menjadi pelatih AK ketika masih di Persik Kediri. ”Dia kiper yang baik, pribadi yang baik dan setia kawan. Bahkan kalau ada masalah di klub, AK bisa menjadi penengah,” ungkap Aji.

Masih menurut mantan pelatih Persela Lamongan ini, AK bisa menjadi contoh yang baik bagi siapapun. Menurutnya dalam kondisi menang atau kalah, AK selalu fight. Contohnya di Arema FC, walau usianya sudah tidak muda lagi, akan tetapi berhasil tampil dengan baik.

”Dia punya keinginan keras untuk selalu fight,” puji Aji

Salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing yang juga hadir di RSSA menyatakan sangat kehilangan pemain terbaik Arema FC. ”Dia yang menjadi semangat Arema akhir-akhir ini, ternyata sudah pergi,” kata Ovan. (asa/abm/jpg)

Berita Sebelumnya

Pasangan Baru, Kado Lain Buat CR7
Pasangan Baru, Kado Lain Buat CR7

Berita Berikutnya

Kalah atau Seri, Barca Tamat
Kalah atau Seri, Barca Tamat

Berita Sejenis

Arema Hanya Ingin Fokus Menang

Arema Hanya Ingin Fokus Menang

Perjumpaan Arema FC dengan Bali United tak ubahnya pertempuran untuk meraih kebangkitan.


Skuad Muda Perancis Hancurkan Inggris

Skuad Muda Perancis Hancurkan Inggris

Prancis marah setelah timnasnya takluk 1-2 di Friends Arena, Solna, atas tuan rumah Swedia saat Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA.


Ke Manchester City, Ederson Moraes Jadi Kiper Termahal

Ke Manchester City, Ederson Moraes Jadi Kiper Termahal

Ederson Moraes kiper Benfica berusia 23 tahun selangkah lagi bakal berpose dengan kostum Manchester City.


Final FA Bukan Sekadar Derby London

Final FA Bukan Sekadar Derby London

Piala FA, meski termasuk turnamen sepak bola tertua dunia, tetap hanya ajang kelas dua di Inggris setelah Premier League.


Duo Manchester Incar bek dan Kiper

Duo Manchester Incar bek dan Kiper

Benfica punya tradisi melepas pemain bintangnya di setiap musim. Nah, tradisi itu masih berlanjut akhir musim nanti.


Persegres Gresik Akan Datangkan Striker Kelas Dunia

Persegres Gresik Akan Datangkan Striker Kelas Dunia

Pasca kekalahan menyakitkan melawan Persib Bandung rabu (3/4) kemarin, Persegres Gresik United mulai menyadari kelemahannya.


Diganjar Pemain terbaik, karena Kante Tak Tergantikan

Diganjar Pemain terbaik, karena Kante Tak Tergantikan

N'Golo Kante mengejutkan seluruh dunia musim lalu. Leicester City mampu dibawanya meraih trofi Premier League.


Madura United Sukses Gaet Mantan Pemain Timnas Nigeria

Madura United Sukses Gaet Mantan Pemain Timnas Nigeria

Sudah tiga pemain kelas dunia yang memutuskan untuk menjalani karir mereka di kompetisi tanah air.


Duh... Dua Patung Ronaldo Ini Bikin Keki

Duh... Dua Patung Ronaldo Ini Bikin Keki

Tak ada gading yang tak retak. Artinya tak ada satu hal yang sungguh sempurna di dunia.


Lagi-lagi Ronaldo

Lagi-lagi Ronaldo

Kemenangan 3-0 Portugal atas Hungaria di matchday kelima Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa Grup B memberi catatan manis bagi Ronaldo.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!