Sepakbola
Share this on:

Sudah Siap Jika Para Bintangnya Hengkang

  • Sudah Siap Jika Para Bintangnya Hengkang
  • Sudah Siap Jika Para Bintangnya Hengkang

MONACO - Ketika mengakuisisi AS Monaco dengan nilai kepemilikan sebesar 66 persen pada Desember 2011 silam, Dmitry Rybolovlev memiliki ambisi besar menjadi big spender (penghambur uang) baru yang menyaingi para Sheikh Qatar, yang terlebih dahulu memiliki Paris Saint-Germain (PSG).

Segera setelah mereka promosi ke Ligue 1 2013-2014, Ryblovlev langsung membelanjakan GBP 166,26 juta (Rp 2,91 triliun) untuk mendatangkan nama seperti Radamel Falcao, James Rodriguez, Joao Moutinho, maupun Geoffrey Kondogbia.

Namun, hasil akhirnya mengcewakan. Les Rouges et Blancs, sebutan Monaco, harus menyerah dari PSG dengan gap sembilan angka (89-90).

Karena itu, memasuki periode 2014-2015, Monaco pun mulai mengubah filosofinya; meraih hasil maksimal dengan merekrut pemain muda nan potensial, kemudian menjualnya dengan harga selangit.

Nampaknya, Rybolovlev berhasrat meniru Sevilla yang bisa meraih hattrick Europa League (2013-2016), namun terus menjual para talenta terbaiknya. Di bawah tangan dingin chairman Vadim Vasilyev, filosofi itu pun menuai buahnya di musim ini.

Di Liga Champions, mereka berhasil menembus semfinal sebelum dihentikan Juventus dengan agregat 1-4. Pencapaian Monaco sesungguhnya terjadi di Ligue 1 dinihari kemarin (17/5).

Dua gol yang dicetak oleh Kylian Mbappe (19), dan Valere Germain (90+3) tidak hanya membuat Monaco menang 2-0 atas Saint-Etienne di Stade Louis II. Lebih dari itu, angka penuh itu menabiskan Monaco sebagai champion Ligue 1 musim ini.

Dengan 92 poin yang telah dikumpulkan, PSG yang berada di posisi dua sudah tak mungkin mengejarnya dengan satu journee tersisa (92-86).

?Beberapa ahli meragukan proyek kami,? ujar Vadim Vasilyev kepada AFP. ?Namun, kerja keras kami terbayar. Menjadi kebahagiaanku ketika melihat Monaco menjadi seperti sekarang (juara),? tambah eks diplomat Rusia berusia 51 tahun itu.

Membelanjakan dana GBP 42,93 juta (Rp751,88 miliar), dengan pembelian termahal ada pada bek kanan Djibril Sidibe dari Lille (GBP 12,75 juta = Rp223,30 miliar), le entraineur Leonardo Jardim mampu menggabungkan skuadnya dengan sempurna.

Pemain senior seperti Radamel Falcao, bisa beradu peran secara apik dengan bocah 18 tahun yang tengah hangat diperbincangkan; Kylian Mbappe.

Kombinasi keduanya menghasilkan 36 gol, atau 35 persen dari total 104 gol yang dihasilkan Monaco di Ligue 1 musim ini, dan membuat klub milik trah bangsawan Grimaldi tersebut menjadi klub tersubur sepanjang 10 musim terakhir.

Adapun Jardim, gelar ini adalah gelar kedua yang diperoleh Portuga, setelah Artur Jorge, bersama PSG 1993-1994 silam. Seusai laga, Jardim berujar bahwa musim ini merupakan musim yang begitu emosional sekaligus special. Sebab, Les Monegasque, sebutan lain Monaco, tidak diunggulkan untuk meraih titel kedelapannya ini.

Le entraineur 42 tahun tersebut berkata, keberhasilan Monaco mengakhiri puasa gelar selama 17 musim tak lepas dari kerja keras mereka selama 11 bulan. ?Trofi ini setara dengan empat trofi yang dimenangkan PSG,? tutur Jardim kepada L?Equipe. ?Ini adalah pencapain terbesar dalam karir kepelatihanku,? tambahnya.

Kini, dengan kesuksesan mereka menjadi juara, perjuangan Monaco belum usai. Sebab, tantangan terbaru mereka adalah mempertahankan para bintang mereka.

Selain Mbappe yang disebut-sebut diminati oleh Manchester United dan Real Madrid, terdapat nama gelandang serang kanan, atau Thomas Lemar, yang diincar oleh Arsenal dan Barcelona. Atau playmaker asal Portugal, Bernardo Silva, yang masuk dalam ke dalam radar United.

Malah, kabarnya Setan Merah, julukan United, telah bersiap untuk membelanjakan dana hingga GBP 70 juta (Rp1,22 triliun), dan membuat Silva sebagai pemain termahal kedua dalam sejarah United, setelah Paul Pogba.

Namun, Monaco nampaknya tidak terlalu peduli jika pemain andalan mereka hengkang. Itu jika menilik pernyataan dari Penguasa Monaco yang juga menjadi pemegang saham mayoritas kedua, Pangeran Albert II.

?Mereka tentu tidak akan bertahan selamanya,? kata Albert kepada ESPN. ?Akan ada beberapa kepindahan di musim panas ini,? lanjut keturunan ke-28 Wangsa Grimaldi tersebut.

Toh, dalam benak Albert, skuad mereka bisa dibangun kembali dengan mengandalkan darah muda yang mereka miliki. Dua pekan lalu, Monaco membeli klub Belgia, Cercle Brugge, yang bakal dijadikan sister club untuk membentuk mengembangkan para pemain muda. (apu/jpg)

Berita Sebelumnya

Tetap Full Team di La Rosaleda
Tetap Full Team di La Rosaleda

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Salah Dikuatirkan Belum Pulih saat Lawan Uruguay

Salah Dikuatirkan Belum Pulih saat Lawan Uruguay

Setelah Swiss menjejakkan kakinya di Negeri Beruang Merah, Senin (11/6) malam, total sudah 22 negara kontestan Piala Dunia 2018 telah berada di Rusia.


Tak Ingin Bernasib seperti Three Lions

Tak Ingin Bernasib seperti Three Lions

Memiliki generasi emas memang memperbesar kans berbicara banyak di major event. Namun, bukan berarti sudah digaransi trofi.


Penerus Sempurna Klan Cristiano

Penerus Sempurna Klan Cristiano

Usia Cristiano Ronaldo sudah menjejak 33 tahun, tampaknya sudah menemukan suksesor paling tepat baginya di masa depan.


Cedera Lutut kanan, Lanzini Gagal ke Rusia

Cedera Lutut kanan, Lanzini Gagal ke Rusia

Apesnya Jorge Sampaoli. Belum juga berangkat ke Rusia, Sampaoli sudah dua kali kehilangan pemain pilihannya.


Der Panzer Antisipasi jika Oezil Cedera

Der Panzer Antisipasi jika Oezil Cedera

Lini tengah Jerman dihuni demikian banyak pemain berkualitas dan merata.


The Citizen Dominan, Blaugrana Merata

The Citizen Dominan, Blaugrana Merata

Laga final Piala Dunia 2018 baru dihelat 15 Juli. Namun, "juara" sudah bisa diketahui sejak sekarang.


PSSI Jatim Siap Jadi Tuan Rumah

PSSI Jatim Siap Jadi Tuan Rumah

Jawa Timur dipastikan menjadi tuan rumah dari dua event sepak bola regional tahun ini.


Jerman Paling Diunggulkan Juara di Rusia

Jerman Paling Diunggulkan Juara di Rusia

Siapa yang bakal menjadi kampiun di Piala Dunia 2018? Jika merujuk rumah bursa, Die Mannschaft alias timnas Jerman berpeluang untuk back-to-back.


Allison atau Buffon The Reds!

Allison atau Buffon The Reds!

Malam memalukan di Kiev, Minggu dinihari kemarin WIB (27/5), sudah cukup jadi momen pengingat bagi Liverpool dan Juergen Klopp.


Yang Penting Asal Bukan Real

Yang Penting Asal Bukan Real

Sentimen Anti Real Madrid sudah terlanjur terbentuk.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!