Sepakbola
Share this on:

Valencia Kalah Telak, Lim Jadi Sasaran

  • Valencia Kalah Telak, Lim Jadi Sasaran
  • Valencia Kalah Telak, Lim Jadi Sasaran

VALENCIA - Awan gelap masih menggayuti Stadion Mestalla yang merupakan markas Valencia. Mereka tak hanya menjadi pecundang di La Liga. Namun, di ajang Copa del Rey, klub berlambang kelelawar itu rasanya tak bisa melangkah lebih jauh.

Hal tersebut terjadi setelah kemarin mereka dibantai Celta Vigo dengan skor telak 1-4! Ironisnya, kekalahan pada leg pertama babak 16 besar Cope del Rey itu justru terjadi di Mestalla.

Kans lolos ke perempat final semakin berat. Mereka harus bisa menang empat gol di markas Celta Vigo pada leg kedua pekan depan.

Emosi fans Valencia tak lagi bisa dibendung. Namun, yang menjadi sasaran hujatan bukan pelatih karteker Salvador ”Voro” Gonzalez. Melainkan sang pemilik Peter Lim. ”Peter (Lim, Red.) pergi sekarang! Atau bangunlah Mestalla, sungguh memalukan!” demikian beberapa chant suporter Valencia yang terdengar di laga kemarin.

Wajar jika Lim jadi sasaran kemarahan. Sebab, sikap tak sabaran taipan asal Singapura itulah yang membuat Valencia limbung. Hal tersebut dibuktikan sepanjang 2016. Yakni, dalam setahun, ada tiga pelatih yang harus angkat kaki.

Yakni, Gary Nevilla (dipecat 30 Maret), Pako Ayestaran (dipecat 20 September), dan Cesare Prandelli (mundur 30 Desember). Dengan gonta-ganti pelatih, tak ada kestabilan yang terjadi di tubuh Los Murcielagos atau si Kelelawar tersebut.

Bekas orang dalam Valencia pun ikut muak dengan performa Valencia yang tak kunjung membaik. Salah satunya adalah Phil Neville. Phil yang sempat menjadi asisten pelatih Valencia setahun turut menghujat mantan klubnya itu.

Phil sangat paham bagaimana busuknya manajemen Valencia di bawah kendali Lim. ”Fuck Valencia,” demikian cuit mantan pemain Manchester United dan Everton tersebut.

Sementara itu, kiper Valencia Jaume Domenech hanya bisa geleng-geleng kepala. Domenech cukup terpukul karena gawang timnya jebol tiga gol hanya kurang dari 20 menit.

Tiga gol cepat Celta Vigo lahir lewat Iago Aspas dari titik penalti pada menit ketiga, bunuh diri Javier Jimenez (14’), dan Daniel Wass (19’). Satu lagi gol Celta dikontribusikan John Guidetti (75’). Sementara itu, satu-satunya gol Valencia lahir dari Daniel Parejo (58’penalti).

”Kami merasa tak seharusnya begitu lemah dan jebol tiga gol dengan cepat. Kami harus segera berbenah untuk laga selanjutnya,” tutur Domenech sebagaimana diberitakan Daily Mail. (dra/c16/bas/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Menang 3-0, Real Madrid Luar Biasa
Menang 3-0, Real Madrid Luar Biasa

Berita Sejenis

Szczesny Jadi Pelapis Gigi di Juventus

Szczesny Jadi Pelapis Gigi di Juventus

Senyum Wojciech Szczesny mengembang. Setelah dua musim menyandang status pinjaman di AS Roma, musim ini Szczesny menjadi kiper resmi Juventus.


Gantung Sepatu, Francesco Totti Jadi Direktur Giallorossi

Gantung Sepatu, Francesco Totti Jadi Direktur Giallorossi

Francesco Totti masih tetap di AS Roma. Bukan sebagai bagian dari Roma pada musim 2017-2018.


Mentalkan Tiga Penalti Bintang Portugal, Bravo (Akhirnya) Jadi Hero

Mentalkan Tiga Penalti Bintang Portugal, Bravo (Akhirnya) Jadi Hero

Claudio Bravo identik dengan kesialan sepanjang tahun ini. Terutama saat bermain bersama klubnya, Manchester City.


Kalah lagi, Maung Kian tak Bergaung

Kalah lagi, Maung Kian tak Bergaung

Revolusi harus disegerakan bagi Persib. Dari Lima laga terakhir, tim berjuluk Maung Bandung itu hanya bisa membukukan satu kemenangan.


Lawan Juve jadi Laga Perpisahan

Lawan Juve jadi Laga Perpisahan

James Rodriguez, Alvaro Morata, Pepe, dan Fabio Coentrao di kubu Real Madrid.


Ke Manchester City, Ederson Moraes Jadi Kiper Termahal

Ke Manchester City, Ederson Moraes Jadi Kiper Termahal

Ederson Moraes kiper Benfica berusia 23 tahun selangkah lagi bakal berpose dengan kostum Manchester City.


Juara FA, Wenger Bisa jadi Diperpanjang

Juara FA, Wenger Bisa jadi Diperpanjang

Bagi sebagian klub elit Eropa, biasanya fokus utama mereka adalah merebut gelar liga, dan kompetisi Liga Champions.


Kalah dari Real Madrid, Akhir Pahit Lahm dan Alonso

Kalah dari Real Madrid, Akhir Pahit Lahm dan Alonso

Ketika gelandang Xabi Alonso ditarik keluar lapangan oleh der trainer Bayern Muenchen Carlo Ancelotti pada menit ke-75.


Kalah secara Kontroversial, Pemain Bayern Kritik Wasit

Kalah secara Kontroversial, Pemain Bayern Kritik Wasit

Lagi-lagi kartu merah mengubah segalanya. Ya, Bayern Munchen yang di awal-awal laga leg kedua perempat final Liga Champions.


Barca Kalah Lagi, Neymar Curhat ke Psikolog

Barca Kalah Lagi, Neymar Curhat ke Psikolog

Szymon Marciniak sungguh beruntung. Pengadil asal Polandia tersebut menjadi saksi atas kehancuran raksasa Spanyol, Barcelona.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!