Sport
Share this on:

12 Atlet PON Positif Doping, PB PON Garansi Cabut Hak Juaranya

  • 12 Atlet PON Positif Doping, PB PON Garansi Cabut Hak Juaranya
  • 12 Atlet PON Positif Doping, PB PON Garansi Cabut Hak Juaranya

Rencana PB PON untuk mengumumkan para atlet yang kesandung kasus doping sekaligus hukumannya terpaksa ditunda.

JAKARTA - Rencana PB PON untuk mengumumkan para atlet yang kesandung kasus doping sekaligus hukumannya terpaksa ditunda. Pengumuman yang sedianya dilakukan kemarin itu, ditunda lantaran Ketum PB PON Ahmad Heryawan akan melakukannya sendiri.

Padahal, Aher, sapaannya yang juga Gubernur Jawa Barat itu masih sibuk hingga sepekan ke depan. Penundaan tersebut disampaikan Sekretaris Umum PB PON Ahmad Hadadi.

Tetapi, satu hal yang sudah pasti adalah nama-nama para atlet yang sudah terindikasi menggunakan doping di pentas PON dan Peparnas lalu. ”Yang jelas tetap 12 dari PON, 2 lainnya dari Peparnas,” katanya.

Bahkan dia tidak menampik kalau empat atlet tuan rumah Jawa Barat juga terindikasi menggunakan doping. Namun, dia enggan menyebutkan nama satu per satu atlet yang tersandung kasus tersebut. Walaupun pada dasarnya para atlet yang terlibat sudah mencuat dalam sebulan terakhir.

Berkaitan dengan hak para juara, Hadadi menegaskan kalau mereka yang terlibat akan mendapatkan sanksi tegas. Termasuk penarikan segala fasilitas para juara, seperti medali dan bonus yang diterima masing-masing atlet.

''Ini semata untuk menegakkan asas keadilan yang dijalankan PB PON,'' tuturnya.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S. Dewa Broto berharap setiap KONI provinsi terkait bisa menjalankan rekomendasi PB PON nantinya. ”Meski ditunda, semangatnya tetap jelas, kami ingin adanya perubahan,” sebutnya. Selain itu, pengumuman tersebut juga berpeluang membuat perubahan di klasemen perolehan medali akhir PON.

Khusus, dewan disiplin yang akan dibentuk, Gatot menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan rancangan tersebut. ”Rencana besok (hari ini, Red) saya akan melaporkan ke Pak Menteri (Imam Nahrawi) untuk kelanjutan dewan disiplin,” terangnya. Namun, sekali lagi, Gatot juga enggan menyebutkan nama-nama yang masuk dalam tim tersebut. (nap/ady/jpg)


Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!