Sport
Share this on:

Cuaca Le Mans Sulit Ditebak

  • Cuaca Le Mans Sulit Ditebak
  • Cuaca Le Mans Sulit Ditebak

LE MANS - Cuaca selalu menjadi misteri ketika balapan MotoGP datang ke Le Mans, Prancis. Di sesi latian bebas hari pertama kemarin (19/5) permukaan trek basah digengangi air, setelah hujan mengguyur di pada siang hari.

Waktu yang sangat berharga bagi para rider untuk menemukan setingan motor tak bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Hujan sudah turun sejak Kamis malam (18/5) waktu setempat.

Sebenarnya permukaan trek mulai mengering jelang sesi latihan pagi dimulai. Namun karena kondisi mendung dan temperatur udara rendah, sulit bagi rider untuk mendapatkan cengkeraman ban yang optimal.

Di sesi pagi tersebut rider yang sudah ditabalkan sebagai Raja Hujan, Jack Miller (MarcVDS-Honda) menjadi yang tercepat. Catatan waktu terbaiknya 1 menit 37,467 detik. Dia bersaing dengan Marc Marquez (Repsol Honda) dan Jorge Lorenzo (Ducati) di bagian awal sesi.

Pada tujuh menit jelang bubaran, Miller menciptakan selisih 2,5 detik dari rider di belakangnya. Bahkan sempat melebar menjadi 3,1 detik di tiga menit terakhir. Namun Marquez dan Johann Zarco (Tech3-Yamaha) mampu mengepras waktunya hingga satu detik di akhir sesi.

Marquez menutup sesi dengan catatan waktu 1 menit 38,755 detik lebih lambat 1,2 detik dari Miller. Hujan kembali turun di antara sesi latihan pagi dan sore. Bahkan kali ini diikuti dengan badai.

Meski badai sudah berlalu sebelum sesi sore dimulai, tak bisa dihindari hujan yang turun kembali membasahi permukaan trek. Untuk beberapa saat di awal sesi catatan waktu yang ditorehkan para rider sulit menyaingi lap tercepat di sesi pagi.

Saat trek mulai mengering motor-motor Ducati mendominasi paro pertama sesi latihan sebagai yang tercepat. Rider Pramac Ducati Scott Redding sebagai yang pertama mencatat waktu tercepat, 1 menit 42,950 detik, lebih cepat 1,1 detik dari Valentino Rossi.

Kemudian rekan setimnya Danilo Petrucci mengambil alih posisinya dengan membukukan waktu 1 menit 41,906 detik, sesaat sebelum hujan ringan kembali turun 10 menit jelang bubaran.

Di akhir sesi, sore rider Ducati Andrea Dovizioso menjadi yang tercepat dengan mencatat waktu terbaik 1 menit 41,673 detik dua menit sebelum sesi ditutup. Dovi sebenarnya nyaris memperbaiki catatan waktunya di lap terakhir, namun kesalahan di tikungan terakhir membuayarkan usahanya. Meski demikian, dia tetap lebih cepat 0,043 detik di depan Marc Marquez yang kembali finis di posisi kedua.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu di hari pertama latihan bebas tidak banyak yang bisa didapat tim-tim untuk mendapatkan setingan pas. Sulit untuk memprediksi rider yang kuat di sesi kualfikasi. Kecuali Marquez yang tampak konsisten dalam pencapaian single lap.

''Aku menyukai sirkuit inim tapi meski ini trek yang aku sukai, untuk beberapa alasan hasil balapan terkadang tidak sesuai dengan harapan. Jadi kita lihat saja, finis di podium akan sangat bagus,'' ucap Marquez dikutip situs resmi MotoGP.

Hari ini, diprediksi masih turun hujan dengan temperatur udara sekitar 18-20 derajat celsius. Rider top berharap kondisi akan membaik jelang sesi kualifikasi nanti malam. Dengan cuaca dingin ban dengan kompon lunak akan banyak dipakai untuk balapan. (cak/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Marquez Menang dengan Taktik Brilian

Marquez Menang dengan Taktik Brilian

Ketika cuaca sudah ikut campur menentukan hasil balapan, maka memainkan strategi jitu adalah kunci.


MotoGP 2017, Musim Aneh yang Sulit Diprediksi

MotoGP 2017, Musim Aneh yang Sulit Diprediksi

Ada yang tak biasa pada persaingan gelar juara dunia MotoGP musim ini.


Di Sachsenring, Marquez Lebih Diunggulkan

Di Sachsenring, Marquez Lebih Diunggulkan

Cuaca sudah merecoki jalannya sesi latihan bebas MotoGP hari pertama.


Lorenzo Akan Berbahaya di Le Mans

Lorenzo Akan Berbahaya di Le Mans

Sejak 2012, GP Prancis selalu didominasi oleh pembalap Spanyol.


Belum Dapat Sponsor, Peluang Rio ke F1 Masih Tipis

Belum Dapat Sponsor, Peluang Rio ke F1 Masih Tipis

Beberapa kejutan yang mewarnai silly season pembalap Formula 1 membuat sejumlah pembalap berada dalam situasinnya sulit.


Cuaca Buruk, Enam Pemain Timnas Gagal Mendarat di Adi Sucipto

Cuaca Buruk, Enam Pemain Timnas Gagal Mendarat di Adi Sucipto

Dian Agus Prasetyo, salah satu penjaga gawang Timnas Indonesia punya pengalaman menarik sebelum bergabung dengan Timnas Garuda.


Hujan Bikin Rossi-Lorenzo Tercecer

Hujan Bikin Rossi-Lorenzo Tercecer

Baru hari pertama rangkaian balapan GP Australia dimulai kemarin (21/10) faktor cuaca ekstrim sudah mengganggu jalannya latihan bebas.


Jabar Sulit Terkejar, Jatim-Jakarta Bersaing di Urutan Kedua

Jabar Sulit Terkejar, Jatim-Jakarta Bersaing di Urutan Kedua

Slogan "Jabar Kahiji" rupanya dengan nyata dijalankan kontingen Jabar. Per Minggu malam, Jabar sudah mengamankan 166 medali emas.


Marquez Leading, Lorenzo-Rossi Kian Sengit

Marquez Leading, Lorenzo-Rossi Kian Sengit

Seperti yang sudah diprediksi Valentino Rossi sebelumnya, Marc Marquez bakal sulit ditumbangkan di Aragon.


Cuaca Silverstone Berubah-ubah, Tim Independen Bisa Menang Lagi

Cuaca Silverstone Berubah-ubah, Tim Independen Bisa Menang Lagi

Cuaca, keberanian, dan ketepatan memilih ban sudah membawa tiga juara baru di MotoGP 2016.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!