Sport
Share this on:

Djokovic-Becker Pilih Pisah

  • Djokovic-Becker Pilih Pisah
  • Djokovic-Becker Pilih Pisah

BELGRADE - Performa buruk Novak Djokovic di paruh kedua musim 2016 memakan korban. Petenis 29 tahun tersebut resmi merombak jajaran pelatih. Termasuk melakukan perubahan besar dengan berpisah dari Boris Becker yang telah melatihnya tiga tahun terakhir.

Keputusan itu diumumkan Djokovic Selasa dini hari kemarin melalui akun facebook miliknya. ?Kami sama-sama sepakat untuk mengakhiri kerja sama,? ucap petenis yang kini menduduki ranking 2 dunia tersebut dilansir BBC.

?Tujuan yang kami bangun saat kali pertama bekerjasama telah benar-benar tercapai. Dan aku ingin mengucapkan terima kasih kepadanya atas kerjasama, dedikasi, dan komitmen yang telah dia berikan selama ini,? tambah pemilik 12 titel grand slam tersebut.

Petenis Serbia itu belum mengumumkan siapa sosok yang mengganti Becker di jajaran tim pelatihnya. Namun, yang jelas, kini dia sedang berusaha kembali menemukan performa terbaik untuk mengawali musim 2017.

?Aku akan secepatnya membuat keputusan,? tambah Nole-sapaan akrab Djokovic.

Perpisahan Djokovic-Becker cukup mengejutkan. Kedunya selama ini dikenal memiliki hubungan yang kompak. Jauh dari perseteruan. Torehan prestasi juga dahsyat.

Sepanjang tiga tahun bersama legenda tenis Jerman tersebut, Djokovic memenangi enam dari total 12 titel grand slam yang saat ini dia genggam. Bersama Becker juga keinginannya melengkapi gelar juara grand slam di Prancis Terbuka terpenuhi musim ini

Itu belum termasuk titel di level yang lain. Bersama Becker Nole meraih 14 gelar ATP masters plus dua titel ATP Finals. Becker sendiri mengatakan perpisahan ini keputusan saling menguntungkan kedua pihak.

Dia menambahkan, rentetan cedera yang diderita Djokovic enam bulan terakhir menjadi masalah yang begitu mempengaruhi performa menurun Djokovic. Puncaknya, November lalu peringkat 1 dunia yang dimiliki Djokovic dalam 122 minggu beruntun direbut Andy Murray.

?Kami tidak bisa bekerja sekeras yang kami inginkan. Dia tidak berada di lapangan untuk latihan dalam jangka waktu yang cukup lama saat itu,? ucap pria 49 tahun tersebut. (irr/jpg)


Berita Sebelumnya

VR46 Langsung Meyakinkan
VR46 Langsung Meyakinkan

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pemain Gabon Gagal ke Piala Dunia karena Jus

Pemain Gabon Gagal ke Piala Dunia karena Jus

Jangan meremehkan sarapan. Salah pilih menu sarapan bisa berakibat fatal. Termasuk melayangnya kesempatan tampil di Piala Dunia.


Tanpa Djokovic Bukan Masalah bagi Serbia

Tanpa Djokovic Bukan Masalah bagi Serbia

Turun tanpa andalan utamanya Novak Djokovic, Serbia sejatinya berstatus underdog saat memulai tampil di semifinal Piala Davis.


Laga Usiran, Borneo FC Pilih Stadion Manahan Solo

Laga Usiran, Borneo FC Pilih Stadion Manahan Solo

Manajemen Borneo Football Club sudah mendapat stadion pengganti untuk menjalankan sanksi laga usiran dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.


Golovkin Yakin Menang KO, Alvarez Pilih Tahan Diri

Golovkin Yakin Menang KO, Alvarez Pilih Tahan Diri

Ocehan dan sesumbar yang diutarakan Gennady Golovkin jelang pertarungan kontra Saul Canelo Alvarez Minggu pagi besok (17/9).


Dicurangi Wasit, Tim Sepak Takraw Putri Pilih Tinggalkan Lapangan

Dicurangi Wasit, Tim Sepak Takraw Putri Pilih Tinggalkan Lapangan

Kesal dicurangi wasit berkali-kali, Tim Sepak Takraw Putri Indonesia memilih meninggalkan lapangan pertandingan alias walk out.


Nadal Tersingkir, Big Three Melaju

Nadal Tersingkir, Big Three Melaju

Tadi malam unggulan kedua Novak Djokovic memastikan lolos ke perempat final grand slam Wimbledon 2017.


Kontradiksi Persiapan Djokovic-Murray

Kontradiksi Persiapan Djokovic-Murray

Persiapan mantan ranking satu dunia Novak Djokovic menuju grand slam Wimbledon berada di jalur yang benar.


Juarai Madrid Open, Modal Besar Nadal ke Prancis Terbuka

Juarai Madrid Open, Modal Besar Nadal ke Prancis Terbuka

Petenis paling hot saat ini bukan ranking satu dunia Andy Murray. Bukan juga Novak Djokovic yang ada di peringkat dua.


Pilih Lawan Horn, Laga Pacman Serasa Sparring

Pilih Lawan Horn, Laga Pacman Serasa Sparring

Keputusan pihak Manny Pacquiao memilih lawan petinju Australia Jeff Horn mendapat kritikan pedas.


Marquez Tak Mau Salah Pilih Lagi

Marquez Tak Mau Salah Pilih Lagi

Marc Marquez kesulitan bertarung merebut podium di seri pembuka MotoGP Qatar, tak heran karena trek tersebut memang tak terlalu ramah kepadanya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!