Sport
Share this on:

Empat Ganda Campuran Melaju, Owi/Butet Belum Terbendung

  • Empat Ganda Campuran Melaju, Owi/Butet Belum Terbendung
  • Empat Ganda Campuran Melaju, Owi/Butet Belum Terbendung

Juara Tiongkok Open Superserie Premier, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir rupanya sudah kembali tune in dalam ajang terbaru.

HONGKONG - Juara Tiongkok Open Superserie Premier, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir rupanya sudah kembali tune in dalam ajang terbaru. Pasangan yang karib disapa Owi/Butet itu langsung cukup perkasa kala turun di babak pertama Hongkong Open Superseries 2016. Pada babak pertama kemarin (22/11), peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu belum terbendung.

Menghadapi wakil Taiwan, Lin Chia Yu/Wu Ti Jung di Hong Kong Coliseum, Owi/Butet menang straight game, 21-16, 21-11. Wajar, karena lawan mereka berada di peringkat 102 dunia, terpaut jauh dengan Owi/Butet yang berada di posisi tujuh BWF. Selain itu kematangan bermain Owi/Butet kali ini semakin solid.

Padahal, ditempa minggu padat di Tiongkok Open sebelumnya, Butet masih merasakan nyeri di lutut kanannya. Alhasil, meski menang dia belum tampil maksimal pada pertandingan pembuka kemarin. "Masih belum leluasa bergerak, di lapangan Owi banyak yang mencover," kata Butet dalam surat elektronik PP PBSI.

Hingga kemarin, keduanya masih berkomitmen untuk melanjutkan turnamen. Sembari melihat segala kemungkinan yang terjadi. Sebab, keduanya masih berpeluang besar tampil di Superseries Finals di Dubai bulan depan. Untuk itu, pertimbangan terbaik akan diambil mereka kalau memang Butet masih mengalami nyeri di lutut kanan.

"Sekarang berusaha maksimal dulu, lihat kondisi Ci Butet aja beberapa hari ke depan," timpal Owi. Pada semifinal Tiongkok Open pekan lalu, Butet mengalami cedera, meski pada akhirnya bisa merengkuh gelar di babak final Minggu (20/11). Besok, keduanya akan menghadapi pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino

Perjumpaan nanti akan menjadi pertemuan perdana buat keduanya. “Lebih fokus lagi. Mudah-mudahan kondisi juga sudah lebih baik,” terang Butet. Pada pertandingan lainnya, Praveen Jordan/Debby Susanto juga mengikuti jejak Owi/Butet.

Praveen/Debby kemarin mengalahkan wakil Korea Selatan, Kim Jae-hwan/Lee So-hee, 21-15, 21-12. Namun, kekalahan harus dirasakan dua ganda campuran pelatnas, Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti, dan Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia.

Ronald/Melati takluk dari pasangan Thailand, Bodin Isara/Savitree Amitrapai, 15-21, 18-21. Kekalahan tersebut menjadi yang kedua kalinya buat Ronal/Melati setelah pertemuan pertema di Prancis Open Oktober lalu. Sedangkan Zheng Siwei/Chen Qingchen (Tiongkok) menjadi tembok tebal yang menghadang Hafiz/Shela di babak pertama kemarin. Mereka kalah, dua game langsgung. 17-21, 13-21. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pebulu Tangkis Merah Putih Mulus

Pebulu Tangkis Merah Putih Mulus

Performa pebulu tangkis Indonesia belum mendapatkan ujian berarti.


Pelatnas Koreksi Ganda Putri

Pelatnas Koreksi Ganda Putri

Ganda putri pelatnas Cipayung masih kesulitan untuk bersaing dengan pasangan luar negeri lainnya.


Kalahkan Senior, Ganda Putra Indonesia Sukses di Babak Pertama

Kalahkan Senior, Ganda Putra Indonesia Sukses di Babak Pertama

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tampil sesuai ekspektasi di babak pertama All England 2017.


Langkah Awal Ganda Putra di Ajang All England 2017

Langkah Awal Ganda Putra di Ajang All England 2017

Pasangan muda pelatnas Cipayung, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo hari ini akan memulai langkah mereka di ajang All England 2017.


Marques Takut Belum Fit di Qatar

Marques Takut Belum Fit di Qatar

Jelang uji coba pramusim terakhir MotoGP di Qatar 10 sampai 12 Maret mendatang, Marc Marquez mengaku bahwa kondisinya belum fit 100 persen.


Superliga Sisakan Catatan Ganda Putra

Superliga Sisakan Catatan Ganda Putra

Djarum Superliga Badminton 2017 menyisakan catatan buat sektor ganda putra pelatnas Cipayung.


Terjatuh Cukup Keras, Marquez Dislokasi Bahu Kanan

Terjatuh Cukup Keras, Marquez Dislokasi Bahu Kanan

Bisa jadi pernyataan Marc Maequez yang menyebut motornya belum sesempurna yang dia inginkan benar.


Lima Lolos ke Semifinal, Tunggal Putri tanpa Wakil Lagi

Lima Lolos ke Semifinal, Tunggal Putri tanpa Wakil Lagi

Tugas baru para pelatih tunggal putri pelatnas Cipayung dalam sebulan awal di 2017 belum menunjukkan perkembangan besar.


Siapkan Solusi Absennya Nitya

Siapkan Solusi Absennya Nitya

Sketor ganda putri pelatnas Cipayung rupanya memang masih menjadi salah satu tumpuan Indonesia.


Ganda Putri Harus Mulai Improvisasi

Ganda Putri Harus Mulai Improvisasi

Hampir sepanjang 2016 lalu, pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari selalu menjadi tumpuan ganda putri Indonesia di pentas internasional.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!