Sport
Share this on:

Ferrari Kembali Merah Total

  • Ferrari Kembali Merah Total
  • Ferrari Kembali Merah Total

MARANELLO - Setelah pergantian tahun Ferrari mengumumkan jadwal peluncuran mobil barunya pada 24 Februari bulan depan. Sebelum dipamerkan kepada publik banyak bocoran mengenai senjata mutakhir Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen tersebut. Di antaranya terkait corak livey 2017 dan juga spesifikasi mesin yang kabarnya bakal dahsyat.

Terkait livery kabarnya Ferrari akan menghilangkan seluruh warna putih yang sebelumnya. Striping putih itu kembali mewarnai mobil Ferrari versi 2016, SF16-T. Warna putih itu diyakini membawa nasib apes bagi Ferrari. Sepanjang musim lalu skuat Maranello itu meraih 11 podium, tetapi tak satupun kemenangan berhasil direngkuh.

Manajemen Ferrari berharap dengan mengembalikan warna mobil yang sepenuhnya merah setidaknya bisa menandai bab baru dari era kebangkitan pabrikan Italia tersebut di ajang Formula 1. Presiden Ferrari Sergio Marchionne dan Team Principal Maurizio Arrivabene ingin menutup halaman lama 2016 yang sangat mengecewakan.

Bahkan saat ini dua pimpinan puncak tim Kuda Jingkrak tersebut enggan menebar prediksi tentang peluang mereka musim depan. Namun mereka percaya pada departemen teknis di bawah kendali Mattia Binotto.

Binotto adalah direktur balap yang menggantikan James Allison sejak Juli lalu. Ferrari, kemudian, tidak mencari nama besar untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Allison. Kemungkinan besar, memang karena terbatasnya pilihan kandidat yang ada.

Binotto langsung bekerja setelah menerima tanggung jawab tersebut. Dia memimpin 14 kelompok kerja di dalam tim Ferrari untuk mengembalikan tim Merah itu ke masa jayanya. Menyetop paceklik kemenangan sejak GP Singapura 2015 silam.

Dari sisi mesin, kabar yang ramai diberitakan media Italia menyebutkan bahwa Ferrari bakal datang dengan spesifikasi sangar. Menurut lansiran Gazzetta dello Sport muntahan power mesin Ferrari tembus 1000 bhp. Angka ini sudah tidak pernah lagi dicapai sejak era Formula 1 pada 80 an. Dengan modal power mesin besar Ferrari berharap bisa semakin mempersempit jarak dengan dominasi Mercedes.

Kode mobil ?668? yang akan dibuka selubungnya pada 24 Februari nanti disebut-sebut telah mengalami pengembangan besar pada komponen pembakaran internal dari power unit-nya. Ferrari juga disebut-sebut menggunakan sistem pembakaran multi-jet. Teknologi itu dikembangkan melalui kerjasama dengan perusahan asal Jerman, Mahle.

Untuk proyek ini mereka mengembangkan piston berkekuatan tinggi dan mengoptimalkan material aluminium alloy. Juga dikembangkan pula ring piston dan pin-nya yang terbuat dari baja elastis yang super kuat, termasuk silinder yang mampu meminimalkan friksi antara elemen yang bekerja di dalamnya.

Ferrari juga mengajukan surat resmi kepada FIA terkait dengan penggunaan sistem suspensi yang digunakan Mercedes sepanjang musim 2016. Sistem suspensi yang disebut-sebut bisa membantu kerja chassis lebih stabil di tikungan tersebut kemudian diikuti Red Bull di tengah musim lalu.

Dua tim tersebut mengembangkan sistem tersebut sebagai respon dari pelarangan model suspesi FRIC alias front and rear interconnected pada 2014. Sistem baru tersebut menggunakan elemen suspensi keiga yang dipasang pada di belakang rocker assembly pada chassis untuk mengontrol pergerakan suspensi. Elemen tersebut dianggap menghasilkan dampak yang sama dengan FRIC. system.

Kepala Desainer Ferrari Simone Resta dalam suratnya kepada Charlie Whiting (FIA) mempertanyakan apakah sistem tersebut tidak melanggar Pasal 3.15 dan penjelasan teknis TD/002-11 yang melarang penggunaan elemen yang bisa digerakkan untuk mengontrol aerodinamika.

''Dalam pandangan kami sistem suspensi apapun yang mampu mengontrol respon pergerakan dari sistem suspensi mobil seperti dijelaskan pada paragraf 1 dan 2 bertentangan dengan pasal 3.15 dari regulasi teknis,'' tulisnya.

Dengan permintaan ?fatwa? tersebut Mercedes dan Red Bull kini menemui dilema. Mempertahankan sistem suspensi tersebut atau meninggalkannya. Dengan risiko akan kehilangan banyak keuntungan dari performa mobilnya. Apalagi saat ini mobil-mobil F1 2017 sudah pada tahap akhir pembangunan.

Mercedes sendiri telah melansir jadwal peluncuran mobil baru mereka W08. Hanya berselang satu hari sebelum peluncuran Ferrari yakni 23 Februari. Jadwal tersebut hanya empat hari sebelum dimulainya uji coba pra musim pertama di Barcelona 27 Februari.

''Peluncuran akan dilaksanakan di Silverstone dalam acara pengambilan gambar (untuk iklan),'' tulis Mercedes melalui situs resminya. Mereka juga mengadakan kuis yang berhadiah kesempatan bagi para fans untuk menyaksikan peluncuran tersebut. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Cetak 52 Poin, Ini baru Super Butler
Cetak 52 Poin, Ini baru Super Butler

Berita Berikutnya

Siapkan Solusi Absennya Nitya
Siapkan Solusi Absennya Nitya

Berita Sejenis

Pembuktian Pebulu Tangkis Pelapis

Pembuktian Pebulu Tangkis Pelapis

Malaysia International Challenge (IC) bergulir kembali kemarin (17/4).


Alarm Bahaya Mercedes

Alarm Bahaya Mercedes

Keunggulan Ferrari 2-0 di awal musim balap Formula 1 2018, sama sekali bukan kondisi ideal bagi Mercedes.


Ferrari Bisa Juara Tahun Ini

Ferrari Bisa Juara Tahun Ini

Pasca menyapu bersih kemenangan di dua balapan pertama, Ferrari mulai digadang-gadang mampu mencuri gelar juara musim ini.


Jangan Kendur, Tetap Waspada

Jangan Kendur, Tetap Waspada

Sekali lagi Ferrari sukses mencuri kemenangan di balapan dimana tim rival Mercedes terlihat begitu kuat, GP Bahrain.


Yamaha Desak Hukuman Lebih Keras

Yamaha Desak Hukuman Lebih Keras

Sudah lama padam, api pertikaian antara Valentino Rossi dan Marc Marquez kembali dipantik. Kali ini, Marquez yang menyulutnya.


Comeback Mulus Nadal di Piala Davis

Comeback Mulus Nadal di Piala Davis

Pasca istirahat total akibat cedera pinggul sejak Januari lalu, ranking satu dunia Rafael Nadal melakukan comeback mulus melalui ajang Piala Davis.


Indonesia Berharap Tuah Christo

Indonesia Berharap Tuah Christo

Tim Putra Indonesia kembali menghadapi laga sulit pada relegation playoff Piala Davis 2018.


Kesempatan Vettel Ungguli hamilton Lagi

Kesempatan Vettel Ungguli hamilton Lagi

Genderang perang sudah ditabuh dua rival terpanas di balapan Formula 1 saat ini Lewis Hamilton dan Ferrari Sebastian Vettel sejak mengawali musim balap 2018.


Kevin Schwantz Pebalap Tertua di Moto2

Kevin Schwantz Pebalap Tertua di Moto2

Legenda hidup MotoGP Kevin Schwantz bakal kembali membalap.


Sloane Stephens Telah Kembali

Sloane Stephens Telah Kembali

“Awalnya saya tidak berharap juara. Saya hanya ingin permainan saya kembali,” ucap Sloane Stephens.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!