Sport
Share this on:

Ferrari Semakin Cepat dan Konsisten

  • Ferrari Semakin Cepat dan Konsisten
  • Ferrari Semakin Cepat dan Konsisten

MONTE CARLO - Ferrari dan Mercedes memiliki peluang yang sepadan untuk menjadi yang tercepat pada GP Monaco yang akan berlangsung Minggu (28/5). Hasil sesi latihan bebas (FP) hari pertama kemarin, memberikan sinyal tersebut. Walau memang, tim-tim kuda hitam juga punya peluang bertarung di depan.

Sebastian Vettel menjadi yang tercepat di sesi FP2 tadi malam. Catatan waktunya adalah 1 menit 12,720 detik. Catatan tersebut adalah rekor lap tercepat yang pernah direkam di sirkuit jalanan Monte Carlo. Rekor sebelumnya sudah dipecahkan pembalap Mercedes Lewis Hamilton pada FP1 kemarin pagi dengan torehan 1 menit 13,425 detik.

Baik di sesi pagi, dimana Hamilton menjadi yang tercepat maupun di sesi sore, rekor tersebut diraih menggunakan ban ultrasoft. Rekor baru di tangan Vettel tersebut tercatat 0,487 detik lebih cepat dari pembalap Red Bull Daniel Ricciardo.

''Ya aku senang dengan hasil FP2 setelah mobilku terasa liar di FP1. Aku beberapa kali menyentuh pembatas trek (karena grip). Kami masih harus bekerja keras, tapi tahun ini lebih menyenangkan karena mobil melaju lebih kencang,'' ucap Vettel.

Pada FP2 duo pembalap Mercedes, Hamilton dan Valtteri Bottas tidak mampu mengulang sukses di sesi pagi sehingga terdampar jauh di posisi delapan dan 10 secara berurutan. Mereka memulai FP2 dengan memasang ban super soft untuk menjajal simulasi balapan. Namun ketika menggantinya dengan ultrasoft justru kesulitan untuk mengejar lap tercepat.

''Hari ini bukan yang terbaik untuk kami. Di FP2 kami kesulitan mendapatkan grip ban dan mengalami banyak sekali sliding,'' ucap Hamilton dalam rilis resmi Mercedes. Belum dipastikan penyebab perubahan perilaku ban dari FP1 ke FP2 yang seperti ?siang dan malam? itu. Namun dia percaya timnya akan menemukan solusinya sebelum melakoni FP3 hari ini.

Hamilton mengakui Ferrari lebih cepat dan konsisten di hari pertama. Juga Red Bull yang patut diperhatikan karena tampil agresif. ''Kami memprediksi pertarungan yang sengit Sabtu (sesi kualifikasi besok) nanti,'' terangnya. Hari ini, Jumat (26/5) sesi latihan akan dilanjutkan dengan FP3. Sedangkan kualifikasi bakal berlangsung besok.

FP2 berlangsung lebih tricky dibandingkan sesi pagi. Sesi sempat dihentikan 36 menit jelang bubaran setelah bendera dikibarkan akibat rookie Williams Lance Stroll menghajar pembatas trek di Casino Square. Stroll kehilangan kendali bagian belakang mobilnya di puncak jalan menanjak dan terserat menghantam pembatas.

''Aku mengalami kesulitan di titik ini bahkan saat bermain playstation sekalipun,'' terangnya.

Pembalap Force India Esteban Ocon juga menabrak pembatas di tikungan ke kanan di jalan turunan sebelum Portier. Kemudian Marcus Ericsson (Sauber), yang terpaksa absen di FP1 karena masalah gearbox juga menghajar pembatas trek di Casino Square.

Sebelumnya, pada sesi latihan pertama Lewis Hamilton mencatatkan namanya sebagai yang tercepat. Waktu yang ditorehkannya adalah 1 menit 13,425 detik dengan menggunakan ban ultrasoft. Pilihan ban tersebut adalah yang paling lunak di antara yang tersedia di GP Monaco. Catatan waktu tersebut lebih cepat 0,196 detik dari rival terkuatnya di klasemen pembalap Sebastian Vettel (Ferrari).

Lap terbaik yang diraih Hamilton di sesi latihan pertama (FP1) adalah yang tercepat yang pernah tercatat di Monaco. Ini sekali lagi membuktikan, mobil F1 tahun ini, dengan segala perubahan aerodinamikanya, jauh lebih cepat dari mobil tahun sebelumnya.

Ada yang berbeda di antara mobil-mobil Formula 1 di Monaco. Mobil Haas-Ferrari berubah penampilan dengan mengganti seluruh warna livery. Jika sejak awal musim ini mobil Haas berwarna merah berpadu abu-abu, sejak akhir pekan ini warna putih lebih mendominasi tapi tetap mempertahankan abu-abu.

Bos Haas Gunther Steiner mengatakan, pergantian tersebut bertujuan agar logo tim terlihat lebih jelas di televisi. ''Kami mengevaluasi penampilan mobil kami di televisi dan jika dilihat dari samping, tulisan Haas tidak terlihat dengan terang. Jadi kreatif kami datang dengan beberapa ide perubahan sampai Gene (Haas pemilik tim) menyukainya,'' terangnya. (cak/nur/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dua Pasangan Indonesia Reunian di All England

Dua Pasangan Indonesia Reunian di All England

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Praveen Jordan/Debby Susanto kembali berpasangan di All England 2018 14-18 Maret nanti.


Anak Buah Rossi ke MotoGP

Anak Buah Rossi ke MotoGP

Kebangkitan Italia di MotoGP semakin nyata. Rider-rider asal Negeri Pizza itu terus menyesaki grid di kelas para raja ini.


Pebalap Malaysia Sudah ke MotoGP, Indonesia Kapan?

Pebalap Malaysia Sudah ke MotoGP, Indonesia Kapan?

Malaysia patut berbangga, dan Indonesia boleh iri. Pembalap asal negeri jiran Hafizh Syahrin dipastikan bakal turun di kelas para raja MotoGP.


Marquez dan Pedrosa Masih Adaptasi dengan Motor Baru

Marquez dan Pedrosa Masih Adaptasi dengan Motor Baru

Dua pebalap Moto GP Marc Marquez dan Dani Pedrosa berkunjung ke Indonesia kemarin.


NBA All-Star: Mitchell Memang Gila!

NBA All-Star: Mitchell Memang Gila!

NBA All-Star 2018 dihibur dengan tiga pertunjukan super seru yakni Skills Challenge, Three Point Contest, dan Slam Dunk Contest.


Begini Jet Darat Hasil Perpaduan Mercedes dan Ferrari

Begini Jet Darat Hasil Perpaduan Mercedes dan Ferrari

Williams telah merilis mobil terbarunya untuk musim 2018 FW41.


Buriram Milik Honda dan Ducati

Buriram Milik Honda dan Ducati

Di tengah terik panas matahari di Thailand, uji coba pra musim kedua MotoGP digelar di Sirkuit Buriram.


Kejutan Keren sebelum Pulang

Kejutan Keren sebelum Pulang

Perjalanan tim Honda DBL Indonesia All-Star hampir berakhir. Selama enam hari di Los Angeles, California, para pemain dan pelatih telah menunjukkan kerja keras.


Putri Tantang Jepang, Putra Ladeni Korsel

Putri Tantang Jepang, Putra Ladeni Korsel

Tim putra dan putri Indonesia melenggang ke semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia di Alor Setar, Kedah, Malaysia.


Dua Semifinalis Angkat Koper

Dua Semifinalis Angkat Koper

Nasib dua semifinalis Piala Davis grup dunia musim lalu yakni Serbia dan Australia sama-sama tragis. Kemarin, mereka langsung takluk di babak pertama.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!