Sport
Share this on:

Garansi Persaingan Pebulutangkis Makin Ketat

  • Garansi Persaingan Pebulutangkis Makin Ketat
  • Garansi Persaingan Pebulutangkis Makin Ketat

JAKARTA - Publik bulu tangkis Indonesia akan kembali menyaksikan salah satu turnamen bergengsi, yakni Superliga Badminton 2017. Sebanyak12 klub yang akan bersaing mendapatkan gelar di akhir turnamen. Rencananya, turnamen tersebut akan berlangsung pada 19-26 Februari di DBL Arena, Surabaya.

Tim terbaik akan memperebutkan gelar tahun ini dengan sistem turnamen seperti Piala Thomas dan Uber. Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto memastikan, gelaran Superliga kali ini akan diikuti klub yang kompetitif. ?Bahkan ada lima klub luar negeri yang akan meramaikan turnamen nantinya,? sebutnya.

Juara sektor putra edisi 2015 lalu, Musica Champions Kudus dan juara bertahan kelompok putri Jaya Raya Jakarta tetap akan mengikuti ajang tersebut kali ini. Budi (sapaan Achmad Budiharto) menjelaskan, dirinya cukup yakin bahwa Superliga kali ini akan berlangsung lebih meriah dan ketat dibandingkan tahun lalu. Sebab, keberadaan 5 klub asing secara langsung juga akan menjadi salah satu pembanding buat klub lokal.

Superliga memang identik dengan kebijakan klub menghadirkan pebulu tangkis top dunia. Meski enggan menyebutkan siapa saja yang hadir, Budi menerangkan kalau sejumlah atlet dunia tetap akan meramaikan turnamen. Terlebih setelah vakum pada tahun lalu, superliga badminton Indonesia jelas akan dinanti publik bulu tangkis Indonesia.

Khususnya di Surabaya, animo penonton bulu tangkis diharapkan tetap meriah dengan segala dukungan yang ada. ?Surabaya kami lihat masih merupakan salah satu basis pendukung bulu tangkis yang cukup fanatik selain Jakarta,? lanjut Budi.

Sementara itu, juara bertahan sektor putri Jaya Raya Jakarta dipastikan bakal menurunkan skuad muda jebolan superliga junior 2016. Salah satu alasan terkuatnya yakni Jauza Fadhilah Sugiarto dkk sanggup menjadi kampiun di superliga junior. Selain itu, manajemen Jaya Raya juga mengharapkan agar para pemain senior mereka macam Greysia Polii ataupun Della Destiara Haris bisa mendapatkan tantangan baru.

?Kami nilai mereka, para pemain senior, sudah membuktikan loyalitas mereka kepada klub, berikutnya mereka akan kami berikan kesempatan untuk di-hire klub lain,? terang Imelda Wiguna, Direktur Eksekutif Jaya Raya Jakarta. Namun, secara teknis, Imelda mengatakan bahwa timnya tetap punya ekspektasi besar buat pebulu tangkis muda mereka.

Sebagaimana diketahui, pada edisi 2015 silam, tim putri Jaya Raya Jakarta menurunkan dua tim sekaligus. Yakni Jaya Raya dan Jaya Raya New Star. ?Nah, mereka yang dulu di New Star itulah yang akan menjadi kekuatan kami pada 2017 ini,? bebernya.

Keputusan mengejutkan juga keluar dari Imelda. Hal ini terkait dengan kebijakan manajemen untuk tidak menurunkan tim putra pada edisi kali ini. Selain masalah regenerasi, sektor tunggal putra Jaya Raya dinilai belum kompetitif. ?Tahun ini kami juga tidak akan mendatangkan pemain asing,? tutupnya. (nap/ady/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Persaingan F1 2018 Dimulai

Persaingan F1 2018 Dimulai

Dua gelar juara Formula 1 musim ini sudah ada digenggaman Mercedes.


Menanti Balapan Ketat Marquez-Dovi

Menanti Balapan Ketat Marquez-Dovi

Latihan bebas hari pertama GP Australia cukup memberikan sinyal bahwa dua rider pemuncak klasemen bakal kembali terlibat duel pada balapan besok.


Top, Lorenzo Enggan Mengalah untuk Dovi

Top, Lorenzo Enggan Mengalah untuk Dovi

Persaingan pembalap Ducati Andrea Dovizioso dengan pembalap Repsol Honda Marc Marquez dalam perebutan juara dunia MotoGP tahun ini memasuki fase krusial.


Baru Sembuh, Rossi Sudah Berlatih Motocross Lagi

Baru Sembuh, Rossi Sudah Berlatih Motocross Lagi

Di saat cederanya belum pulih benar, Valentino Rossi bakal menghadapi jadwal balapan super ketat bulan ini.


Gara-gara Anthem, Vettel Terancam Penalti Grid

Gara-gara Anthem, Vettel Terancam Penalti Grid

Ferrari tahu bahwa peluang Sebastian Vettel dalam persaingan perebutan gelar juara dunia sedang dalam kondisi kritis.


Turun di Aragon, Rossi Lupakan Persaingan Juara

Turun di Aragon, Rossi Lupakan Persaingan Juara

Kalau dokter saja takjub dengan proses pemulihan cedera Valentino Rossi, apalagi oranng-orang awam.


Tenis Eropa Melawan Dunia

Tenis Eropa Melawan Dunia

Rafael Nadal dan Roger Federer harus melupakan sejenak persaingan klasik mereka untuk bisa tampil kompak di ajang Laver Cup.


Gregoria Masih Labil, Kebugaran Pebulutangkis Terancam

Gregoria Masih Labil, Kebugaran Pebulutangkis Terancam

Euforia dua gelar dari Korea Open Superseries pekan lalu sudah harus diakhiri. Sebab, Japan Open Superseries sudah berlangsung mulai kemarin (19/9).


Di Japan Open, Kevin/Marcus tak Dibebani Target

Di Japan Open, Kevin/Marcus tak Dibebani Target

Jadwal padat sedang menghadang para pebulutangkis nasonal.


Federer Kalah, Skenario Semifinal Ideal Gagal

Federer Kalah, Skenario Semifinal Ideal Gagal

Mundurnya sejumlah petenis tunggal putra top dunia di Amerika Serikat (AS) Terbuka sudah sejak awal diprediksi akan menurunkan level persaingan.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!