Sport
Share this on:

Indonesia Hanya Sisakan Dua Wakil di Semifinal

  • Indonesia Hanya Sisakan Dua Wakil di Semifinal
  • Indonesia Hanya Sisakan Dua Wakil di Semifinal

Performa peraih medali emas ganda campuran Olimpiade Rio 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir rupanya sudah kembali ke jalur kemenangan.

JAKARTA - Performa peraih medali emas ganda campuran Olimpiade Rio 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir rupanya sudah kembali ke jalur kemenangan. Hasil positif di delapan besar Tiongkok Open Super Series Premier 2016 kemarin (18/11) menjadi pembuktian tersendiri buat mereka.

Kemarin, mereka membukukan kemenangan atas wakil Korea Selatan, Yoo Yeon-seong/Chang Ye-na, 19-21, 21-14, 21-18. Sempat tertinggal di game pertama, Owi/Butet memang membuktikan diri bahwa mereka masih menjadi salah satu kekuatan ganda campuran dunia. Terlebih lagi, keduanya bertekad bisa menembus Super series Finals di Dubai Desember mendatang.

Kans mereka teramat besar, mengingat Zhang Nan/Zhao Yunlei sudah keluar dari persaingan ganda campuran dunia. Ini lantaran Zhao memutuskan pensiun dari dunia bulu tangkis. Menghadapi Yoo/Chang kemarin menjadi yang kedua buat mereka. Kemenangan pertama yang terjadi 2011 di Taiwan Open silam masih berlaku pada delapan besar kemarin.

Selanjutnya, Owi/Butet akan menghadapi lawan tangguh asal Korea lainnya, Choi Sol-gyu/Chae Yoo-jung. Choi/Chae lolos ke semifinal setelah menumbangkan pasangan Indonesia, Praveen Jordan /Debby Susanto, 21-15, 21-13. Kekalahan yang didera Praveen/Debby kemarin tentu harus menjadi perhatian besar Owi/Butet

Jikalau mengacu peringkat dunia Choi/Chae, seharusnya Praveen/Debby kemarin bisa mengatasi perlawanan mereka lebih mudah. Tetapi, apa yang mereka tunjukkan justru di bawah ekspektasi tim pelatih. Padahal Choi/Chae berada di posisi 106 dunia. Sedangkan Praveen/Debby mantap di peringkat ke-6.

Butet mengakui kalau pebulu tangkis Korsel punya fisik yang prima. "Beberapa kali Yoen-soeng ditarik ke depan, Ye-na yang juga belakangnya bisa mengcover," katanya dalam surat elektronik PP. Artinya memang hampir tidak ada celah lemah di kubu pemain Korsel yang ditangkap buat Owi/Butet.

Namun, Owi menyatakan kalau komunikasi dan ketenangan menjadi kunci kemenangan mereka pada pertandingan tersebut. "Soalnya tadi beberapa kali nggak tenang di lapangan," timpalnya. Di sisi lain Yoo/Chae juga merupakan pemain yang cukup berpengalaman. Degan begitu mereka juga tidak muda dimatikan.

Pada laga semifinal hari ini, Indonesia menempatkan dua wakilnya. Selain Owi/Butet, Merah-Putih juga diwakili Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang membekuk wakil Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, 21-13, 21-17. Marcus/Kevin memang pasangan ganda putra Indonesia dengan track record yang cukup impresif tahun ini.

Tercatat mereka sudah mengantongi tiga gelar tahun ini. Dua di antaranya bertitle super series. Di semifinal hari ini, mereka akan bertemu wakil tuan rumah yang juga unggulan pertama, Hong Wei/Chai Biao. Rekor pertemuan kedua pasangan ini berimbang, 1-1. Namun perjumpaan terakhir mereka berpihak buat Marcus/Kevin kala bertemu di babak kedua India Open. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Nishikori Tak Mudah Ditaklukkan
Nishikori Tak Mudah Ditaklukkan

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Terlalu Cepat Buat Verstappen

Terlalu Cepat Buat Verstappen

Dua musim berlaga di Formula 1 bintang muda Red Bull Max Verstappen sudah mencuri perhatian dunia.


Ayo Indonesia, Amankan Juara Grup Dulu

Ayo Indonesia, Amankan Juara Grup Dulu

Badminton Asia Mixed Team Championships 2017 menjadi ajang pemanasan buat negara se-Asia menghadapi Piala Sudirman.


Honda Tak Minat Bahas Winglet, Ducati Bawa ‘Kotak Salad’

Honda Tak Minat Bahas Winglet, Ducati Bawa ‘Kotak Salad’

Dari semua pabrikan yang turun pada uji coba pra musim musim pertama MotoGP hanya Yamaha yang membawa inovasi fairing terbaru pengganti winglet.


Juara Thai Masters, Tommy Selamatkan Muka Indonesia

Juara Thai Masters, Tommy Selamatkan Muka Indonesia

Sepanjang 2017 ini, Tommy Sugiarto sudah mengikuti dua ajang kejuaraan selevel Grand Prix Gold.


Suzuki Bergetar di Tikungan Pelan

Suzuki Bergetar di Tikungan Pelan

Pulang dari uji coba pra musim MotoGP di Sepang pekan lalu tim Suzuki-Ecstar boleh sedikit puas karena dua rider baru mereka tampil menjanjikan.


Kualitas Tunggal Putra Kembali Diuji di Thailand

Kualitas Tunggal Putra Kembali Diuji di Thailand

Kegagalan Jonatan Christie di Malaysia Masters Grand Prix Gold 2017 dua pekan lalu menyisakan catatan besar buat dia.


Marquez Optimis Bisa Lebih Kencang Lagi

Marquez Optimis Bisa Lebih Kencang Lagi

Januari terasa terlalu lama hanya untuk menanti dimulainya uji coba pra musim pertama MotoGP 2017 di Sepang, Malaysia akhir bulan ini.


Dua Superstar Swiss Bentrok di Semifinal

Dua Superstar Swiss Bentrok di Semifinal

Dua petenis terbaik asal Swiss Roger Federer dan Stanislas Wawrinka akhirnya bentrok di babak semifinal grand slam Australia Terbuka 2017.


Juara di Malaysia, Modal Besar Berry/Hardi Menuju India

Juara di Malaysia, Modal Besar Berry/Hardi Menuju India

Turnamen Grand Prix Gold perdana di 2017 masih bisa bersahabat dengan pebulu tangkis Indonesia.


Lima Lolos ke Semifinal, Tunggal Putri tanpa Wakil Lagi

Lima Lolos ke Semifinal, Tunggal Putri tanpa Wakil Lagi

Tugas baru para pelatih tunggal putri pelatnas Cipayung dalam sebulan awal di 2017 belum menunjukkan perkembangan besar.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!