Sport
Share this on:

Jaga Peluang All Indonesia Finals

  • Jaga Peluang All Indonesia Finals
  • Jaga Peluang All Indonesia Finals

HONGKONG - Indonesia berpeluang kembali merengkuh gelar dari Hongkong Open Superseries 2016. Peluang itu bisa dipastikan lebih cepat jikalau Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto bisa menang di babak semifinal hari ini.

Pada babak 8 besar kemarin (25/11), Owi/Butet mengalahkan pasangan Tiongkok, Liu Cheng/Li Yinhui, 21-13, 21-14. Sedangkan Praveen/Debby mengalahkan ganda campuran andalan tuan rumah Lee Chun Hei Reginald/Choi Hoi Wah, dalam rubber game, 17-21, 22-20, 21-14.

Harapan itu masih terbuka lebar dengan performa keduanya yang mulai konsisten. Apabila menjadi kenyataan, praktis All Indonesian finals bakal terjadi di sektor ganda campuran. Kemenangan yang diraih Owi/Butet di Tiongkok Open pekan lalu menjadi salah satu titik balik dalam menemukan peak performance mereka kembali.

Dalam semifinal hari ini, Owi/Butet akan berjuang menghadapi wakil tuan rumah, Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Pertandingan sore ini akan menjadi pertemuan kedua pasangan sepanjang karir mereka. Kalau melihat peringkat keduanya, Owi/Butet masih lebih unggul di posisi tiga dunia. Sedangkan Tang/Tse berada di 71 dunia.

Butet yang masih berjuang menahan sakit di lututnya mengaku tetap akan all out. "Kalau dirasa berat mungkin akan mundur. Cuma saya lihat tadi (tadi malam, Red) banyak bola yang nggak bahaya dan kami gampang dapat poin juga,? ujarnya dalam surat elektronik PP PBSI, kemarin.

Adapun, Praveen/Debby akan bertemu Choi Sol-gyu/Chae Yoo-jung (Korea Selatan). Semifinal hari ini akan menjadi ajang pembalasan buat Praveen/Debby, setelah sebelumnya tunduk dari lawan calon lawan mereka di Tiongkok Open Superseries Premier pekan lalu.

"Kemarin kami kalah karena kurang maksimal," ujar Praveen.

Namun, dari pertemuan sebelumnya Praveen/Debby sudah mengantongi kekurangan Choi/Chae. Selanjutnya mereka akan menyiapkan strategi terbaik untuk mengatasi pasangan peringkat 69 dunia tersebut.

Kemenangan juga diraih pasangan satu-satunya ganda putra yang tersisa Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro. Ahsan/Rian kemarin mengalahkan pasangan nomor satu dunia asal Malaysia, Goh V Sem/Tan Wee Kiong, 21-11, 17-21, 21-17. Pertarungan tiga game tersebut menjadi hasil yang sejauh ini cukup bagus buat keduanya.

Di semifinal hari ini, Ahsan/Rian bakal bersua pasangan veteran Mathias Boe/Carsten Mogensen dari Denmark. Pada pertandingan terakhir kemarin, Sony Dwi Kuncoro, tunggal putra Indonesia yang tersisa harus tersisih, setelah takluk dari wakil tuan rumah, Hu Yun, 20-22, 12-21.(nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Kans Owi/Butet Juara Lagi
Kans Owi/Butet Juara Lagi

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Misi Pembuktian Hanna

Misi Pembuktian Hanna

Tim putri Indonesia kini tengah mempersiapkan diri menuju Thomas-Uber Cup 2018.


Peluang Red Bull-Honda Semakin Besar

Peluang Red Bull-Honda Semakin Besar

Seperti bangun dari tidur panjang Honda tampil mengagetkan di awal musim 2018.


Tiongkok Lawan Berat Tim Uber

Tiongkok Lawan Berat Tim Uber

Perjuangan Indonesia di kejuaraan Piala Thomas dan Uber diprediksi tidak mudah.


Ansori Tukangi Timnas Voli Putri Asian Games

Ansori Tukangi Timnas Voli Putri Asian Games

Badan Tim Nasional Pengurus Pusat Persatuab Bola Voli Seluruh Indonesia memilih Muhammad Ansori sebagai pelatih tim nasional voli putri Asian Games 2018.


Beban Ada di Pelita Jaya

Beban Ada di Pelita Jaya

Semifinal kedua divisi putih Indonesia Basketball League (IBL) 2017-2018 bakal menjadi berat bagi Pelita Jaya (PJ).


Indonesia Berharap Tuah Christo

Indonesia Berharap Tuah Christo

Tim Putra Indonesia kembali menghadapi laga sulit pada relegation playoff Piala Davis 2018.


Ajak Juara All England ke Ragunan

Ajak Juara All England ke Ragunan

Beragam cara dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk memacu prestasi dari atlet muda.


Gagal Ukir Kenangan Manis

Gagal Ukir Kenangan Manis

Keinginan CLS Knights Indonesia untuk menutup dua laga terakhir ASEAN Basketball League (ABL) 2018 dengan kemenangan sepertinya takkan terwujud.


Sambut Marcus/Kevin, Menpora Beri Bonus Rp250 Juta

Sambut Marcus/Kevin, Menpora Beri Bonus Rp250 Juta

Kampiun back to back All England 2018 Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta kemari petang.


Juara All England Lagi, Marcus/Kevin samai Ricky/Rexi

Juara All England Lagi, Marcus/Kevin samai Ricky/Rexi

Luar biasa Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamulyo.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!