Sport
Share this on:

Juarai Madrid Open, Modal Besar Nadal ke Prancis Terbuka

  • Juarai Madrid Open, Modal Besar Nadal ke Prancis Terbuka
  • Juarai Madrid Open, Modal Besar Nadal ke Prancis Terbuka

MADRID - Petenis paling hot saat ini bukan ranking satu dunia Andy Murray. Bukan juga Novak Djokovic yang ada di peringkat dua. Lupakan kedua nama itu, tiga pekan terakhir kompetisi-kompetisi ATP tunggal putra semuanya milik Rafael Nadal.

Ya, petenis Spanyol itu saat ini benar-benar sedang panas. Kemarin Nadal meraih titel ketiganya musim ini dengan memenangi Madrid Open. Yang bikin dahsyat, tiga trofi yang diraih Nadal berturut-turut tanpa jeda. Mulai dari Monte Carlo Master (23/4), Barcelona Open (30/4), hingga kemarin di Madrid.

Di partai puncak pengumpul 14 titel grand slam itu kemarin menumbangkan petenis Austria, Dominic Thiem 7-6(8), 6-4. Ini sekaligus menjadi kemenangan kedua berturut-turut Nadal atas Thiem di partai puncak musim ini. Di final Barcelona Open (30/4) keduanya juga bentrok. Nadal juga menang dua set langsung.

?Menang di rumah sendiri selalu sangat spesial,? ucap Nadal dalam sambutan kemenangan dilansir ESPN. ?Beberapa minggu terakhir sangat luar biasa. Aku sungguh bahagia,? tambah petenis yang kini menduduki ranking 4 dunia tersebut.

Itu sekaligus menjadi gelar kelima Nadal di Madrid Open. Sebelumnya dia juga menjadi kampiun di edisi 2005, 2010, 2013 dan 2014.

Sepanjang karir, ini menjadi titel ke 72 Nadal. Termasuk yang ke-52 di lapangan tanah liat. Gelar Madrid Open ini juga membuatnya menyamai Djokovic sebagai pengumpul titel selevel ATP Masters 1000 terbanyak dalam sejarah dengan total 30 gelar.

Tidak ada waktu lama untuk bersantai, Minggu ini juara grand slam Prancis Terbuka sembilan kali itu langsung bertolak ke ibu kota Italia, Roma. Dia akan menjalani turnamen Masters lain yakni Roma Masters. Ajang itu menjadi kejuaraan terakhir sebelum Nadal bertolak ke Paris untuk grand slam Prancis Terbuka yang digelar 28 Mei.

Di grand slam lapangan tanah liat itu Nadal akan berburu titel kesepuluhnya. Kali terakhir Nadal berhasil membawa pulang trofi grand slam dari Paris adalah pada 2014.

?Untuk memenangkan Roland Garros (Prancis Terbuka) kamu tidak butuh ranking. Tidak peduli peringkat 4, peringkat 1, ataupun peringkat 5. Yang jelas kamu harus bermain sangat baik untuk menang,? jelas Nadal. (irr/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Duel Ketat Mantan Kampiun

Duel Ketat Mantan Kampiun

Babak ketiga alias 32 besar Australia Terbuka tunggal putri hari ini memainkan duel istimewa.


Duh... Wawrinka Juga Tumbang

Duh... Wawrinka Juga Tumbang

Datang dengan kondisi yang tidak terlalu fit, petenis nomor tiga dunia Garbine Muguruza akhirnya menerima nasib pahit di Australia Terbuka 2018.


Zhang Shuai Permalukan Juara AS Terbuka

Zhang Shuai Permalukan Juara AS Terbuka

Zhang Shuai menunjukkan bahwa petenis Asia tak bisa dianggap enteng lagi.


Azarenka Susul Serena Mundur

Azarenka Susul Serena Mundur

Petenis nama besar yang bakal tampil di grand slam Australia Terbuka sektor tunggal putri kembali tereduksi.


Elektronik, PR Besar Yamaha

Elektronik, PR Besar Yamaha

Satu per satu masalah yang menyumbang keterpurukan Yamaha di MotoGP musim lalu terus terungkap.


Nadal-Djokovic Pilih Debut di Tie Break Tens

Nadal-Djokovic Pilih Debut di Tie Break Tens

Kabar baik datang dari Rafael Nadal. Sang ranking 1 dunia akhirnya memutuskan siap tampil di Australia Terbuka.


2018, Ducati Bakal Secepat Rivalnya

2018, Ducati Bakal Secepat Rivalnya

Butuh pengorbanan sangat besar bagi Ducati untuk bisa membangun motor kompetitif yang mampu menandingi Honda musim lalu.


Nadal Ingin Sempurna Di Melbourne

Nadal Ingin Sempurna Di Melbourne

Petenis nomor satu dunia Rafael Nadal rupanya ingin tampil sempurna di Grand Slam pembuka musim 2018, Australia Terbuka.


Lutut Kanannya Nyeri, Nadal Terancam Gagal ke Abu Dhabi

Lutut Kanannya Nyeri, Nadal Terancam Gagal ke Abu Dhabi

Kabar kurang menyenangkan datang dari petenis nomor 1 dunia Rafael Nadal.


Tunggal Melempem, PBSI Enggan Pulangkan Pelatih dari Luar Negeri

Tunggal Melempem, PBSI Enggan Pulangkan Pelatih dari Luar Negeri

Kebijakan PP PBSI dibawah kepemimpinan Wiranto sebagian besar melanjutkan program pengurus sebelumnya.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!