Sport
Share this on:

Kalahkan Unggulan Kedua, Anthony Lolos ke Delapan Besar

  • Kalahkan Unggulan Kedua, Anthony Lolos ke Delapan Besar
  • Kalahkan Unggulan Kedua, Anthony Lolos ke Delapan Besar

BANGKOK - Bangkit dan belajar dari kesalahan. Itulah kunci Anthony Sinisuka Ginting hingga bisa melaju ke babak delapan besar Grand Prix Gold Thailand Masters kemarin waktu setempat (9/2).

Sebuah kemenangan yang manis bagi Anthony. Sebab, dirinya melaju setelah menumbangkan unggulan kedua asal Huang Yuxiang. Anthony meraihnya dengan rubber game 19-21, 21-15, 21-12, serta berdurasi 36 menit.

Di game pertama, sejatinya Anthony bisa berpeluang untuk menang. Tepatnya ketika kedudukan sama 19-19. Namun, kesalahan demi kesalahan tidak perlu yang dilakukan membuat dirinya harus menyerah.

Nah, barulah di dua game tersisa, Anthony bisa menemukan ritmenya, dan membuat Huang yang menghuni peringkat 28 BWF tersebut tak berkutik.

Seusai pertandingan, Anthony mengatakan bahwa dirinya terpancing dengan inisiatif serangan yang dilakukan Yuxiang. Akibatnya, pemain kelahiran Cimahi 20 tahun silam itu lebih banyak mengangkat bola, dan menampilkan permainan menonton.

?Jadinya, permainan saya sering dibaca lawan,? tutur Anthony yang ditempa oleh PB SGS PLN tersebut.

Karena itulah, di game kedua, Anthony pun mencoba untuk memanfaatkan keunggulannya di depan net. Strategi ini ganti membuat Huang yang sering harus mengangkat bolanya.

Sebuah kesempatan yang tak disia-siakan oleh Anthony di setiap poin. ?Selain itu, saya berusaha untuk menjaga permainan agar tidak mati-mati sendiri,? tuturnya.

Di perempat final, Anthony bakal ditunggu oleh pemain asal Tiongkok lainnya seeding ke-13, Zhao Junpeng. Zhao sendiri menembus perempat final setelah mengalahkan unggulan ketujuh dari Taiwan, Hsu Jen Hao, 21-12, dan 21-19.

Sayangnya, Anthony adalah satu-satunya wakil pelatnas Cipayung yang menembus fase selanjutnya. Tiga tunggal lainnya harus terhenti di babak 16 Besar.

Firman Abdul Kholik dikalahkan wakil tuan rumah, Kantaphon Wangcharoen, 23-25, 12-12. Ihsan Maulana Mustofa harus mengakui keunggulan pemain Malaysia, Lee Zii Jia, 19-21, 14-21. Sementara Muhammad Bayu Pangisthu ditundukkan seniornya, Tommy Sugiarto, 12-21, 14-21.

Adapun di sektor ganda putra, pasangan Berry Angriawan/Hardianto sukses menumbangkan ganda yang menempati seeded kelima, Hendra Setiawan/Tan Boon Heong. Berry/Hardi harus membungkam ganda gado-gado Indonesia/Malaysia lewat pertarungan tiga game yang memakan waktu satu jam dan delapan menit, 15-21, 21-17, dan 24-22.

Berry mengatakan, keinginan mengalahkan pasangan senior menjadi motivasi mereka. Apalagi, yang dihadapi merupakan pemain yang sudah mengenyam berbagai gelar prestisius. Mulai dari Asian Games, Kejuaraan Dunia, hingga Olimpiade.

?Kami sudah nyambung awalnya,? papar Berry. ?Namun, kami selalu keduluan terus,? lanjutnya.

Barulah, di set selanjutnya, mereka mampu bangkit. Menurut Berry, hal itu terjadi karena Hendra/Tan baru berpasangan di awal 2017. Jadi, gerakan mereka belum padu.

?Kalau dulu Hendra/Muhamad Ahsan sering latihan bersama. Jadi, rotasi jalan karena semua tahu porsi masing-masing,? lanjut Berry kembali. (apu/jpg)


Berita Sebelumnya

McLaren Bedol Desa Lagi
McLaren Bedol Desa Lagi

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Duel Ketat Mantan Kampiun

Duel Ketat Mantan Kampiun

Babak ketiga alias 32 besar Australia Terbuka tunggal putri hari ini memainkan duel istimewa.


Tunggal Putri Pelatnas Mengkhawatirkan

Tunggal Putri Pelatnas Mengkhawatirkan

Dari delapan pebulu tangkis tunggal putri Indonesia di Thailand Masters, hanya tersisa dua pemain saja.


Azarenka Susul Serena Mundur

Azarenka Susul Serena Mundur

Petenis nama besar yang bakal tampil di grand slam Australia Terbuka sektor tunggal putri kembali tereduksi.


Elektronik, PR Besar Yamaha

Elektronik, PR Besar Yamaha

Satu per satu masalah yang menyumbang keterpurukan Yamaha di MotoGP musim lalu terus terungkap.


Ikuti Ferrari, Mercedes Siapkan Tim B

Ikuti Ferrari, Mercedes Siapkan Tim B

Langkah strategis Ferrari yang menjalin kemitraan dengan Sauber sebagai tim kedua di Formula 1, langsung direspons kubu Mercedes.


2018, Ducati Bakal Secepat Rivalnya

2018, Ducati Bakal Secepat Rivalnya

Butuh pengorbanan sangat besar bagi Ducati untuk bisa membangun motor kompetitif yang mampu menandingi Honda musim lalu.


Tunggal Melempem, PBSI Enggan Pulangkan Pelatih dari Luar Negeri

Tunggal Melempem, PBSI Enggan Pulangkan Pelatih dari Luar Negeri

Kebijakan PP PBSI dibawah kepemimpinan Wiranto sebagian besar melanjutkan program pengurus sebelumnya.


Tinggal Tunggu Dua Cabor Lagi

Tinggal Tunggu Dua Cabor Lagi

Anggaran besar yang disediakan oleh pemerintah untuk program high performance atlet proyeksi Asian Games 2018 bakal berlangsung cepat.


Dorong Perenang Tembus Limit A

Dorong Perenang Tembus Limit A

Selain Asian Games 2018, perenang muda Indonesia akan menghadapi tantangan besar di Youth Olympic Games Oktober 2018 mendatang.


Kalahkan Lemieux, Langsung Tantang Golovkin

Kalahkan Lemieux, Langsung Tantang Golovkin

Petinju kelas menengah (72,6 kg) Inggris Billy Joe Saunders membuktikan diri bahwa dia bukan jago kandang.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!