Sport
Share this on:

Kecewa Performa Mesin, McLaren Ganti Mercedes

  • Kecewa Performa Mesin, McLaren Ganti Mercedes
  • Kecewa Performa Mesin, McLaren Ganti Mercedes

WOKING - Gagal finisnya Fernando Alonso di GP Kanada Minggu lalu (11/6) membuat McLaren semakin kehilangan kesabaran dengan kinerja mesin Honda. Usai balapan, Bos McLaren Zak Brown tanpa ragu menyebut pabrikan Jepang itu membuat timnya benar-benar frustasi.

Dari isu yang beredar di paddock, McLaren telah memutuskan pecah kongsi dengan Honda dan bakal kembali menggunakan mesin Mercedes musim depan.

''Fernando sekali lagi menunjukkan levelnya sebagai juara dunia dan mesin (Honda) itu menghancurkannya,'' ucap Brown kepada Motorsport.

Alonso membalap di posisi 10 ketika mesinnya lagi-lagi rusak ketika balapan menyisakan satu setengah lap lagi. Itu adalah peluang terbesar McLaren untuk meraih poin pertamanya musim ini.

Lebih parah lagi, Alonso akan menghadapi penalti grid start karena akan mengganti MGU-H yang rusak di Kanada tersebut. Penalti tersebut bakal didapatnya pada balapan berikutnya di Baku, Azerbaijan. ''Ini adalah cerita lama yang diulang-ulang. Kami tidak bisa terus begini,'' tegas Brown.

Brown bahkan menyatakan bahwa dana besar yang didapat McLaren dari kerjasamanya dengan Honda kini sudah tidak berarti lagi jika dibandingkan dengan nilai kekalahan dan kekecewaan dari sponsor lainnya.

''Aku rasa ini akan menjadi keputusan bisnis. Sehebat-hebatnya kontrak kami dengan Honda, dan aku yakin banyak tim yang akan dengan senang hati mengikat kontrak dengan mereka, pada akhirnya anda mulai kehilangan banyak uang dari hadiah (sebagai konstruktor) yang dengan mudah diketahui. Kami juga kehilangan partner sponsor yang memilih tim lain,'' keluh Brown dikutip Crash.

Pernyataan keras Brown ini menjadi indikasi kuat bahwa kongsi antara McLaren dan Honda akan segera berakhir. Mantan Direktur Teknis Tim Toyota F1 Mike Gascoyne, yang dekat dengan isu di paddock F1, mengatakan kedua pihak sudah sepakat untuk menghentikan kerjasama musim depan. McLaren akan kembali ke mesin Mercedes.

''Retotika (Brown) itu sudah semakin kritis dan kesannya ini sudah menjadi keputusan (pisah). Saat ini mereka sedang mencari cara dan momen tepat untuk mengumumkannya ke publik,'' ungkap Gascoyne yang menjadi narasumber dalam talkshow Sky F1 Report. (cak/jpg)


Berita Sebelumnya

Melo Makin Dekat ke Cavaliers
Melo Makin Dekat ke Cavaliers

Berita Berikutnya

Unggulan Tunggal Putra Bertumbangan
Unggulan Tunggal Putra Bertumbangan

Berita Sejenis

Pembuktian Mercedes Di Akhir Musim

Pembuktian Mercedes Di Akhir Musim

Sejak GP Amerika Serikat 22 Oktober lalu tim juara Formula 1 2017 Mercedes selalu gagal finis di posisi terdepan.


Vettel Juara GP Brasil, Misi Bottas Semakin Berat

Vettel Juara GP Brasil, Misi Bottas Semakin Berat

Dua pembalap Mercedes punya peluang besar memenangi GP Brasil dinihari kemarin.


Persaingan F1 2018 Dimulai

Persaingan F1 2018 Dimulai

Dua gelar juara Formula 1 musim ini sudah ada digenggaman Mercedes.


Macau Open Tantangan Besar buat Ihsan

Macau Open Tantangan Besar buat Ihsan

Performa pebulu tangkis Indonesia kembali dipertaruhkan pekan ini.


Ferrari Ancam Mundur dari F1

Ferrari Ancam Mundur dari F1

Rancangan regulasi tentang mesin baru Formula 1 mendapat tentangan dari tiga pabrikan besar.


Sudah Juara Dunia, Hamilton Masih Buru Brasil dan Abu Dhabi

Sudah Juara Dunia, Hamilton Masih Buru Brasil dan Abu Dhabi

Mental juara pembalap Mercedes Lewis Hamilton memang selalu menggebu-gebu.


Performa Ferrari Buruk, Arrivabene Bakal Dipecat

Performa Ferrari Buruk, Arrivabene Bakal Dipecat

Buruknya performa Ferrari di paro kedua musim 2017 kabarnya bakal segera memakan korban.


Tunggal Habis, Sisakan Harapan pada Ganda

Tunggal Habis, Sisakan Harapan pada Ganda

Konsistensi performa masih menjadi problem besar bagi tunggal putra Merah Putih.


Kubica Jalani Tes Bersama Williams

Kubica Jalani Tes Bersama Williams

Proses seleksi untuk menentukan satu pembalap yang bakal mengisi kursi balap Williams-Mercedes musim depan semakin gencar dilakukan.


Mercedes Dihatui Potensi Masalah Ketahanan Mesin

Mercedes Dihatui Potensi Masalah Ketahanan Mesin

Dengan enam lomba tersisa, termasuk di Malaysia akhir pekan ini, Ferrari mungkin sudah mulai mengharapkan masalah ketahanan mobil di kubu Mercedes.



Kolom

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!