Sport
Share this on:

Kekurangan Dana, KOI Dorong Kemenpora Ambil Tindakan

  • Kekurangan Dana, KOI Dorong Kemenpora Ambil Tindakan
  • Kekurangan Dana, KOI Dorong Kemenpora Ambil Tindakan

JAKARTA - Satlak Prima kini menjadi komando pelatnas cabor di ajang multievent. Meskipun secara teknis pelaksanaan dilakukan pengurus cabor terkait, Satlak Prima punya kewenangan untuk memberikan rekomendasi buat siapa pun atlet yang akan tampil di multievent.

Saat ini, masalah utama kontingen Indonesia dalam masa persiapan akhir adalah kekurangan anggaran. Total saat ini, Kemenpora baru menggelontorkan Rp35,5 miliar untuk kebutuhan akomodasi dan transportasi atlet. Sedangkan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sebelumnya mengajukan Rp43 miliar.

Artinya kekurangan tersebut memang harus segera diselesaikan. Semua pihak sudah angkat tangan. Termasuk Chief de Mission (CdM), Aziz Syamsudin yang belum mampu memberikan kontribusi lebih banyak.

?Saya memahami betul kinerja Pak Menpora (Imam Nahrawi, Red), beliau berupaya keras mendorong jajarannya untuk kerja cepat,? sebut Kasatlak Prima, Achmad Soetjipto. Menurutnya, kendala yang dialami kontingen Indonesia ini harus segera diselesaikan.

Sejauh ini, Kemenpora memang hanya bisa menanggung Rp35,5 miliar. Dana tambahan masih coba dicarikan dari pos anggaran lain yang bisa digunakan. Rencananya dalam pekan ini, Kemenpora akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk mencari solusi praktis.

Asisten Deputi Olahraga Prestasi Kemenpora, Chandra Bhakti menerangkan bahwa timnya terus berkoordinasi untuk untuk persiapan akhir dengan KOI, Satlak Prima, maupun tim CdM. ?Pak Menpora memang sudah meminta kami terus memanfaatkan waktu di masa persiapan akhir ini,? sebutnya.

Langkah tersebut untuk mengurai benang kusut termasuk masalah anggaran yang bisa saja menjadi bumerang buat kontingen Indonesia di SEA Games nanti. Meskipun pada dasarnya, sejumlah PB cabor yang berangkat tentu menyiapkan sejumlah anggaran tidak menggantungkan sepenuhnya pada Kemenpora. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ajak Juara All England ke Ragunan

Ajak Juara All England ke Ragunan

Beragam cara dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk memacu prestasi dari atlet muda.


Ambil Tes Privat Agar Makin Solid

Ambil Tes Privat Agar Makin Solid

Posisi tertinggal 0-1 dari Ducati membuat Honda merasa perlu mempersiapkan diri lebih matang menghadapi seri-seri berikutnya.


McGregor Buru Dua Laga di 2018

McGregor Buru Dua Laga di 2018

Conor McGregor merespon cepat ucapan presiden UFC Dana White yang menyebut akan segera mencabut sabuk juara dunia kelas ringan miliknya.


Astana Di Ujung Tanduk

Astana Di Ujung Tanduk

Tim balap sepeda Astana Pro Team dilaporkan sedang mengalami masalah keuangan kronus. Pemerintah Kazakhstan sebagai penyandang dana terbesar tim.


Gatlin Pecat Langsung Dua Pelatihnya

Gatlin Pecat Langsung Dua Pelatihnya

Sprinter terbaik Amerika Serikat Justin Gatlin langsung mengambil tindakan tegas kepada pelatih dan juga agennya yakni Dennis Mitchell dan Robert Wagner.


Dorong Perenang Tembus Limit A

Dorong Perenang Tembus Limit A

Selain Asian Games 2018, perenang muda Indonesia akan menghadapi tantangan besar di Youth Olympic Games Oktober 2018 mendatang.


Venue Baru Asian Games Sarat Kekurangan

Venue Baru Asian Games Sarat Kekurangan

Sejak berlangsung Jumat (5/12) lalu, Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2017 menjadi ajang show untuk venue baru Stadion Akuatik Senayan.


Dana Rp 86 Miliar INAPGOC Cair Juga

Dana Rp 86 Miliar INAPGOC Cair Juga

Panitia Penyelenggaran Asian Para Games (INAPGOC) 2018 sudah bisa menjalankan program kerjanya mulai pekan depan.


Kemenpora Akhirnya Bisa Mencairkan Rp375 Miliar

Kemenpora Akhirnya Bisa Mencairkan Rp375 Miliar

Aktivitas olahraga nasional di tahun depan, sudah seharusnya bergerak lebih cepat dari biasanya.


Hampir Ricuh di Tribun VVIP

Hampir Ricuh di Tribun VVIP

Tindakan wasit Very Permana yang tidak fair dalam memimpin pertandingan antara tuan rumah Kalteng Putra melawan Persebaya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!