Sport
Share this on:

Kerek Peringkat, Ahsan/Rian Mulai Berburu Poin

  • Kerek Peringkat, Ahsan/Rian Mulai Berburu Poin
  • Kerek Peringkat, Ahsan/Rian Mulai Berburu Poin

JAKARTA - Perjuangan pebulu tangkis Indonesia akan dimulai 10 Januari besok. Adalah Tiongkok International Challenge (IC) 2017 yang akan menjadi ajang pembuka bagi Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro. Keputusan untuk turun di ajang level ketiga itu dimaksudkan untuk bisa mendongkrak peringkat dunia keduanya.

Saat ini Ahsan/Rian berada di peringkat ke-116 hasil memperoleh poin dari dua turnamen di akhir 2016 lalu. Keduanya memang baru dipasangkan sebelum keputusan mundur Hendra Setiawan sebelumnya. Sebab, sebelumnya Ahsan berpasangan dengan Hendra termasuk di Jepag Open 2016.

Berpasangan dengan Rian, Ahsan hampir saja mendulang prestasi di Hongkong Open Super series 2016. Namun, keduanya hanya mentok di babak semifinal. Sebelumnya, mereka juga sempat tampil di Tiongkok Open Super series premier 2016. Sesuai rencana, Ahsan/Rian juga diproyeksikan tampil di tiga event berikutnya.

Antara lain, Malaysia Masters dan Thailand Masters Grand Prix Gold. Hal tersebut disampaikan Lius Pongoh, Kabid Pelatnas. "Mereka butuh poin untuk bisa main di All England," ujarnya kepada Jawa Pos kemarin (8/1). Wajar, karena All England merupakan salah satu milestone yang dipatok PP PBSI di tahun ini.

Untuk itu, mereka juga harus dimainkan di turnamen selevel IC. Karena, yang terpenting saat ini adalah menambah pundi-pundi poin dunia mereka. Perjuangan tersebut sebenarnya bukan yang pertama kali buat keduanya.

Sebelum berpasangan dengan Ahsan, Rian juga sebelumnya berpartner dengan Angga Pratama ataupun Berry Angriawan. Demikian pula dengan Ahsan, sebelum berpasangan dengan Hendra, dia sempat bekerja sama dengan Bona Septano.

Masa transisi kali ini ibarat menjadi batu loncatan buat keduanya untuk mencapai prestasi terbaik berikutnya. Herry Iman Pierngadi, pelatih ganda putra Indonesia menjelaskan kalau kebijakan tersebut dilakukan semata untuk kepentingan mendongkrak posisi mereka di peringkat dunia. Selain itu, Herry IP berharap mereka bisa memecahkan telur gelar perdana di awal 2017.

Meskipun Ahsan kini sudah berusia 29 tahun, Herry melihat pemainnya masih bisa diandalkan hingga Asian Games 2018. ”Tetapi semua kembali ke dia, bagaimana dia mau berusaha berjuang dari titik awal bersama Rian,” terangnya.

Sementara itu, Herry IP juga menyiapkan pasangan ganda putra lainnya untuk bisa menjadi amunisi sepanjang tahun ini. Prinsip Herry adalah, bisa mengantarkan para pemainnya untuk bisa mendulang prestasi masing-masing. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi masih menjadi tumpuan tim pelatiih.

”Kalau pasangan yang satu gagal, yang lain saya harapkan bisa mengcover,” lanjutnya. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Ini Bocoran dari Pelatih Bottas
Ini Bocoran dari Pelatih Bottas

Berita Sejenis

Takluk di Babak Pertama, Murray Benar-benar Amburadul

Takluk di Babak Pertama, Murray Benar-benar Amburadul

Persiapan Andy Murray mempertahankan trofi grand slam Wimbledon (mulai 3 Juli) kacau balau.


Melo Makin Dekat ke Cavaliers

Melo Makin Dekat ke Cavaliers

Sehari pasca Golden State Warriors keluar sebagai juara NBA 2017, peta perburuan pemain untuk musim depan mulai menghangat.


Sekali DNF atau Habis

Sekali DNF atau Habis

Kemenangan Sebastian Vettel di GP Monaco langsung membawa bintang Ferrari itu memuncaki klasemen Formula 1 dengan keunggulan 25 poin.


Ganda Putra Ditarget Juara

Ganda Putra Ditarget Juara

Thailand Open Grand Prix Gold (GPG) 2017 mulai berlangsung kemarin (30/5). Sebagian besar mempertandingkan babak kualifikasi.


Tuah Tangan Dingin Agassi Mulai Tampak

Tuah Tangan Dingin Agassi Mulai Tampak

Dua juara bertahan Prancis Terbuka belum menemui jalan terjal di partai pembuka kemarin.


Malam Ini Tiba, Besok Langsung Latihan

Malam Ini Tiba, Besok Langsung Latihan

Tim Indonesia akan kembali menginjak tanah air hari ini. Tadi malam waktu Gold Coast, tim mulai mengemasi semua barang.


Yes! Poin Penalti MotoGP Dihapus

Yes! Poin Penalti MotoGP Dihapus

Sistem poin penalti yang pernah mengubur harapan Valentino Rossi menjuarai MotoGP 2015 bakal dihapus musim ini.


Petenis Nomor Sati Dua Absen, Miami Open Kurang Greget

Petenis Nomor Sati Dua Absen, Miami Open Kurang Greget

Hambar. Persaingan sektor tunggal putra ATP Masters 1000 Miami Open yang mulai berlangsung kemarin terasa hambar.


Rossi Mulai Tidak Bisa Membohongi Umurnya

Rossi Mulai Tidak Bisa Membohongi Umurnya

Valentino Rossi boleh mengatakan jika umur 38 tidak akan ada bedanya dengan 37 tahun.


Tim MotoGP Kompak Pakai Sayap Internal

Tim MotoGP Kompak Pakai Sayap Internal

Tim-tim pabrikan mulai pamer fairing baru. Pada hari kedua uji coba pra musim MotoGP di Sirkuit Phillip Island kemarin (16/2).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!