Sport
Share this on:

Lawan Denmark, Ganda dan Tunggal Putra Optimis

  • Lawan Denmark, Ganda dan Tunggal Putra Optimis
  • Lawan Denmark, Ganda dan Tunggal Putra Optimis

JAKARTA - Tim Indonesia jelas berharap banyak pada duet Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya pada Piala Sudirman 2017. Sebagai ganda nomor satu dunia, di atas kertas, satu poin kemenangan seharusnya sudah digenggam. Tapi hal tersebut bukan berarti tanpa masalah.

Jalan Indonesia di babak penyisihan Grup 1D dijamin bakal terjal. Denmark dan India turut bercokol di sana. Khusus ganda putra, Denmark bakal jadi batu sandungan. Mereka juga punya ganda putra yang bisa menyulitkan Marcus/Kevin.

Ganda putra yang dimaksud adalah pasangan Mathias Boe/Carsten Mogensen. Berada satu strip di bawah Marcus/Kevin di ranking BWF, mereka menumbangkan juara All-England 2017 itu pada ajang Singapore Open 2017.

Beban berat tersebut diungkapkan oleh pelatih ganda putra Indonesia di Piala Sudirman 2017 Herry Iman Pierngadi. Menurutnya, lawan Denmark adalah salah satu kunci untuk bisa lolos dari persaingan grup 1D.

Kami memang fokus ke Denmark, kalau lawan India kemungkinan bakal mudah, ucapnya.

Meski mengakui kesulitan saat bersua Denmark nanti, Herry menjelaskan bahwa kekuatan sektor ganda putra di Piala Sudirman 2017 lebih baik dari tahun sebelumnya. Para pemain sedang dalam top performance, utamanya Marcus/Kevin.

Hal tersebut jadi modal berharga. Motivasi untuk mempertanggung jawabkan puncak peringkat yang mereka huni serta harapan bisa mencapai prestasi terbaik dari dua tahun sebelumnya bisa sangat membantu.

Tiap pertandingan, segala sesuatu bisa terjadi. Tidak ada hal yang pasti dalam olahraga bulutangkis. Jadi saya harap anak-anak sadar hal tersebut, tuturnya.

Sementara itu, Kevin mengatakan sudah siap tempur menuju Piala Sudirman. Kondisinya dan Marcus sudah sangat baik. Mereka memang menyatakan sempat mengalami kelelahan di April lalu.

Itu setelah mereka meraih hat-trick gelar di All-England, India Open dan Malaysia Open. Bahkan, Marcus sempat mengalami masalah pada otot punggungnya saat menjalani Singapore open April lalu.

Hanya perlu sedikit latihan fisik lagi. Saya yakin bisa ambil poin saat lawan India atau Denmark, ujar Kevin.

Hal senada juga dikatakan oleh Jojo (panggilan Jonathan Cristie), tunggal putra Indonesia di Piala Sudirman. Dia mengatakan Denmark memang salah satu calon lawan terkuat di grup 1D. Bukan berarti lantas pasrah, Jojo malah berharap bisa berjumpa tunggal putra andalan Denmark Viktor Axelsen.

Dua kali saya gagal ketemu Exelsen. Kali ini harus, saya ingin jajal kemampuannya, tegasnya.

Jojo bahkan sudah melakukan persiapan khusus untuk melawan pebulutangkis peringkat tiga dunia itu. Semua video pertandingan Exelsen sudah ditontonnya. Pebulutangkis 19 tahun itu sudah mengerti bagaimana cara Axelsen bermain.

Sama seperti pemain muda lainnya, konsistensi jadi masalah. Saya bakal manfaatkan itu. Saya ingin unjuk gigi ke dia (Axelsen), ungkapnya lantas tersenyum. (rid/ady/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Tunggal Putri Tersisa Satu
Tunggal Putri Tersisa Satu

Berita Sejenis

Ujian Berat Jojo dan Anthony di Denmark Open

Ujian Berat Jojo dan Anthony di Denmark Open

Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie kembali menjadi tumpuan Indonesia di ajang Super Series Premier.


Kuncinya Satu: Santai dan Tenang

Kuncinya Satu: Santai dan Tenang

Satu kunci ketangguhan jagoan Ducati Andrea Dovizioso menjadi lawan berat Marc Marquez dalam perebutan gelar juara MotoGP tahun ini adalah mentalitasnya.


Dovi Langsung Cepat, Marquez Jatuh Lagi

Dovi Langsung Cepat, Marquez Jatuh Lagi

Dua rider yang sedang bersaing berebut gelar juara dunia MotoGP 2017, Marc Marquez dan Andrea Dovizioso saling menunjukkan potensinya sebagai jawara di Motegi.


Cedera, Pebulu Tangkis cantik Ini Gagal Curi Poin

Cedera, Pebulu Tangkis cantik Ini Gagal Curi Poin

Sara Penalver Pereira sebenarnya menjadi tumpuan Spanyol kala menghadapi Indonesia. Pemain tunggal putri itu digadang bisa membuat Spanyol mencuri poin.


Di Mata Atlet, Satlak Prima Tak Begitu Membantu

Di Mata Atlet, Satlak Prima Tak Begitu Membantu

Atlet dan mantan atlet nasional ternyata tidak semuanya kompak untuk menolak keputusan pemerintah untuk membubarkan Satlak Prima.


Bos Ferrari Optimis Timnya Bangkit di Empat Balapan Terakhir

Bos Ferrari Optimis Timnya Bangkit di Empat Balapan Terakhir

Presiden Ferrari Sergio Marchionne tidak bisa menahan kegeraman terkait hasil buruk yang diraih timnya di tiga balapan terakhir.


El Pistolero Fit Tanpa Operasi

El Pistolero Fit Tanpa Operasi

Antara manajemen Barcelona dan timnas Uruguay ternyata ada beda pendapat mengenai kondisi Luis Suarez.


Tetap Batasi Ajang untuk Owi/Butet

Tetap Batasi Ajang untuk Owi/Butet

Prestasi bulu tangkis Indonesia masih bertumpu pada kekuatan ganda campuran. Utamanya pada pasangan senior Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.


Jonatan-Anthony Bisa Gagal ke Dubai

Jonatan-Anthony Bisa Gagal ke Dubai

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengincar turnamen bulutangkis berlevel Superseries Premier Denmark Terbuka 17-22 Oktober 2017.


Muguruza dan Pliskova Belum Tertahan

Muguruza dan Pliskova Belum Tertahan

Ranking satu dunia Garbine Muguruza dan ranking empat dunia Karolina Pliskova menjaga marwah petenis unggulan di ajang WTA Premier 5 Wuhan Open.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!