Sport
Share this on:

Lima Lolos ke Semifinal, Tunggal Putri tanpa Wakil Lagi

  • Lima Lolos ke Semifinal, Tunggal Putri tanpa Wakil Lagi
  • Lima Lolos ke Semifinal, Tunggal Putri tanpa Wakil Lagi

Tugas baru para pelatih tunggal putri pelatnas Cipayung dalam sebulan awal di 2017 belum menunjukkan perkembangan besar.

SARAWAK - Tugas baru para pelatih tunggal putri pelatnas Cipayung dalam sebulan awal di 2017 belum menunjukkan perkembangan besar. Pekerjaan besar untuk membuat pebulu tangkis tunggal putri menjadi tangguh dan lebih kuat secara fisik masih butuh waktu.

Salah satu bukti nyata terlihat jelas pada babak 8 besar Malaysia Masters Grand Prix 2017 di Sibu Indoor Stadium, Sarawak kemarin (20/1). Dua wakil tersisa, Dinar Dyah Ayustine dan Fitriani harus tersisih menghadapi lawan masing-masing.

Dinar yang sebelumnya diharapkan Minarti Timur, pelatih tunggal putri Cipayung bisa all out malah tampil di luar perkiraannya. Dinar kalah dua game langsung dari wakil Thailand Pornpawee Chochuwong, 10-21, 17-21.

Dinar memang terlihat menurun dibandingkan dua laga sebelumnya. Itu terjadi setelah dia menjalani rubber game di laga sebelumnya menghadapi Beatriz Corrales. “Jadi, fokus, power dan footwork-nya melambat,” ungkap Minarti dalam pesan singkat kepada Jawa Pos tadi malam (20/1). Alhasil, dalam permainan dia malah masuk dalam ritme permainan Pornpawee.

Padahal, kemarin Dinar juga sempat unggul di game kedua 17-15. ”Tetapi, begitu mendapatkan rally, dia langsung gak tahan,” urai Minarti.

Sedangkan, Fitriani harus merasakan kekalahan seperti yang dialami Hanna Ramadini. Adalah Saina Nehwal, pebulu tangkis India yang kembali menjadi tembok tebal tunggal putri Cipayung. Kemarin, Fitriani tumbang 15-21, 14-21.

Dalam pengamatan Minarti, permainan Fitriani kemarin berbeda dengan sebelumnya. Menurutnya, Fitriani bermain kurang sabar dan banyak mati sendiri. ”Padahal kalau dilihat Saina sebenarnya sudah lelah,” katanya.

Selanjutnya, mereka akan mencoba membalas kekalahan tersebut dengan bermain hebat di turnamen berikutnya di India pekan depan.

Sementara itu, total masih ada lima wakil Indonesia yang akan berjuang di semifinal hari ini. Di tunggal putra, masih ada Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto yang akan memperebutkan tiket ke final. Anthony akan menghadapi unggulan pertama, Ng Ka Long Angus (Hongkong), sedangkan Tommy bakal bersua veteran asal Korea Selatan, Lee Hyun-il.

”Saya ingin menaikkan ranking saya lagi, karena akhir tahun lalu main kurang bagus,” kata Anthony.

Meski Angus merupakan unggulan pertama, kemenangan di pertemuan terakhir kala tampil di Asia Badminton Team Championship 2016 lalu menjadi modal besar buat Anthony. “Jadi, tahu sedikit gaya main dia,” lanjutnya

Angus merupakan pebulu tangkis yang bisa menyingkirkan andalan pelatnas lainnya Jonatan Christie dalam rubber game, 13-21, 21-15, 21-16. Adapun Lee Hyun-il menang dari M. Bayu Pangisthu, 21-10, 21-15.

Ganda putra juga menempatkan dua wakilnya di semifinal hari ini. Wakil pelatnas, Berry Angriawan/Hardianto dan pasangan non pelatnas, Hendra Aprida Gunawan/Markis Kido akan membuktikan diri.

Berry/Hardianto akan bersua wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Sedangkan Hendra/Kido akan berjumpa Goh Sze Fei/Nur Izzudin. Wakil terakhir Indonesia adalah Tontowi Ahmad/Gloria Emmanuelle Widjaja yang turun di ganda campuran.

Prestasi hingga menembus semifinal menjadi capaian perdana buat mereka. Bakal menjadi klimaks dengan raihan gelar yang bisa mereka upayakan nantinya. (nap/ady/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Vinales Memang Sangat-sangat Cepat

Vinales Memang Sangat-sangat Cepat

Bintang anyar Movistar Yamaha Maverick Vinales lagi-lagi membuktikan kecepatannya di sesi latihan pertama GP Qatar.


Dua Hari Lagi Balapan, Ducati Masih Jadi Penantang Terkuat

Dua Hari Lagi Balapan, Ducati Masih Jadi Penantang Terkuat

Seperti kalimat pertama yang diucapkan Marc Marquez dalam konferensi pers jelang GP Qatar “Musim dingin ini berjalan begitu lama.”


Jadi Pembalap Uji Scuderia Toro Rosso, Sean Ikuti Jejak Rio

Jadi Pembalap Uji Scuderia Toro Rosso, Sean Ikuti Jejak Rio

Jejak Indonesia di Formula 1 tak sepenuhnya terhapus setelah Rio Haryanto tak lagi membalap sejak pertengahan musim lalu.


Petenis Nomor Sati Dua Absen, Miami Open Kurang Greget

Petenis Nomor Sati Dua Absen, Miami Open Kurang Greget

Hambar. Persaingan sektor tunggal putra ATP Masters 1000 Miami Open yang mulai berlangsung kemarin terasa hambar.


Telat Panas, Praveen/Debby Kalah Lagi

Telat Panas, Praveen/Debby Kalah Lagi

Harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar dari Swiss Open pun kandas.


Pelatnas Koreksi Ganda Putri

Pelatnas Koreksi Ganda Putri

Ganda putri pelatnas Cipayung masih kesulitan untuk bersaing dengan pasangan luar negeri lainnya.


Petenis Jelita Ini Segera Kayuh Raket Kembali

Petenis Jelita Ini Segera Kayuh Raket Kembali

Tak lama lagi, petenis ayu asal Rusia Maria Sharapova akan kembali bertanding.


Kalahkan Unggulan Kedua, Anthony Lolos ke Delapan Besar

Kalahkan Unggulan Kedua, Anthony Lolos ke Delapan Besar

Bangkit dan belajar dari kesalahan. Itulah kunci Anthony Sinisuka Ginting hingga melaju ke babak delapan besar Grand Prix Gold Thailand Masters.


McLaren Bedol Desa Lagi

McLaren Bedol Desa Lagi

Setelah pemecatan Ron Dennis akhir tahun lalu, kemarin (8/2) CEO Jost Capito juga memilih undur diri dari McLaren.


Menang Sebelas Kali Beruntun, Selangkah Lagi Heat Samai Warriors

Menang Sebelas Kali Beruntun, Selangkah Lagi Heat Samai Warriors

Cerita hebat Miami Heat berlanjut. Tim asuhan Erik Spoelstra meraih kemenangan kesebelas beruntun musim ini.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!