Sport
Share this on:

Lorenzo Akan Berbahaya di Le Mans

  • Lorenzo Akan Berbahaya di Le Mans
  • Lorenzo Akan Berbahaya di Le Mans

LE MANS - Sejak 2012, GP Prancis selalu didominasi oleh pembalap Spanyol. Tak berlebihan jika menyebut bahwa akhir pekan ini Valentino Rossi akan melakoni ?mission impossible? dalam mempertahankan posisi puncak klasemen pembalap.

Apalagi tahun lalu, Rossi kalah atas rekan setimnya sendiri Jorge Lorenzo dengan jarak 10,654 detik, selisih terbesar yang pernah dicapai rider Majorca tersebut di balapan kering. Honda dan Yamaha berbagi rekor kemenangan di Le Mans.

Sejak pertama kali menggelar balapan kelas premium pada 2000, kedua pabrikan tersebut sama-sama mengantongi tujuh kemenangan. Dengan dua kemenangan terakhir menjadi milik Lorenzo, ini menunjukkan bahwa potensi motor Yamaha bertarung di Le Mans besar.

''Setelah kesulitan di Jerez, Le Mans akan menjadi sangat penting,'' ucap Rossi dikutip Crash.

Tes resmi di Jerez dua pekan lalu, lanjutnya, begitu penting karena timnya menemukan solusi atas masalah yang dialaminya bersama Vinales saat lomba. Terutama pada sisi manajemen ban depan.

Meski begitu Rossi menyebut masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sejak sesi pertama latihan hari ini dan berusaha untuk langsung kompetitif sejak awal.

Rossi dan Vinales adalah rider yang sudah mencicipi aspal baru Le Mans dalam sesi uji privat Yamaha. Karena itu, dibandingkan dengan Honda mereka bakal lebih diuntungkan. Tentu dengan catatan jika cuaca pada akhir pekan ini akan baik-baik saja, tanpa terganggu hujan.

Saat ini, Rossi memimpin klasemen pembalap dengan 62 poin. Ini adalah raihan terendah setelah empat seri sejak sistem poin baru diberlakukan pada 1993. The Doctor juga menjadi rider pertama yang memimpin klasemen setelah empat balapan tanpa satupun kemenangan sejak Nicky Hayden 2006. Sebagai catatan, Hayden menjadi juara dunia pada saat itu.

Datang ke Le Mans akhir pekan ini, Yamaha adalah favorit. Tahun lalu, selain Yamaha finis 1-2, Vinales yang masih berbendera Suzuki meraih podium pertamanya di MotoGP. ''Le Mans adalah trek yang bagus untuk kami, cocok dengan gaya balapku,'' sumbar rider 22 tahun tersebut.

Yang juga menarik dinanti adalah kebangkitan Lorenzo. Setelah meraih podium pertamanya bersama Ducati di Jerez, Le Mans adalah tes berikutnya bagi keputusannya menyeberang ke skuat Bologna itu. Lorenzo mengklaim telah menemukan cara menundukkan Desmosedici.

''Aku merasa motor ini semakin mejadi ?milikku?,'' ucapnya dikutip GP Update.

Lorenzo adalah rider tersukses di Le Mans dengan mengoleksi enam kemenangan di semua kelas. Satu di kelas 250 cc dan sisanya di MotoGP. Setelah melewati masa sulit di awal musim dan menjadi bulan-bulanan media karena dianggap tak mampu menaklukkan Desmosedici seperti kebanyakan rider top lainnya, Lorenzo mulai membuktikan potensinya di Jerez dengan merebut podium pertamanya bersama Ducati.

''Jerez adalah trek yang selalu menyulitkan bagi kami (Ducati). Tapi feeling-ku bagus di sana dan semoga di Le Mans aku bisa mempertahankannya,'' ucap juara dunia lima kali di semua kelas tersebut. Seperti Vinales, Lorenzo mengaku punya memori hebat di trek klasik Prancis ini sepanjang karirnya.

Lorenzo mengungkap kunci suksesnya menaklukkan Desmosedici, yakni mengoptimalkan fungsi rem belakang. Selama di Yamaha, rider 30 tahun tak pernah menggunakan rem belakang untuk mengendarai YZR-M1. Karakter chassis M1 yang sangat stabil saat memasuki tikungan memungkinkan Lorenzo untuk tidak mengggunakan rem belakang.

Desmosedici yang lebih liar harus ditaklukkan dengan pendekatan berbeda. Di Qatar, Lorenzo mulai menggunakan rem belakang. Rem ini dioperasikan dengan ibu jari atau jempol tangan kiri. Biasanya tuas rem ini digunakan saat tikungan ke kanan, karena tidak memungkinkan untuk menginjak pedal rem ketika menikung.

''Cara ini sedikit membantuku untuk menghentikan motor saat memasuki tikungan, menciptakan sedikit sliding, dan efeknya aku tidak terlalu lelah. Sejauh ini masih belum terbiasa tapi aku terus berusaha,'' ucapnya.

Saat ini Lorenzo berada di posisi sembilan klasemen pembalap dengan raihan 28 poin, 13 poin di belakang rekan setimnya Andrea Dovizoso yang bercokol di urutan lima.(cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Bosan Dibohongi Bintang Arsenal
Bosan Dibohongi Bintang Arsenal

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Juara Lagi, Marquez Kin9 of the Ring

Juara Lagi, Marquez Kin9 of the Ring

''Saya akan menikmati balapan akhir pekan ini.'' Itulah janji Marc Marquez sebelum rangkaian GP Jerman dimulai akhir pekan lalu.


Ducati-Yamaha Tak Gentar di Sachsenring

Ducati-Yamaha Tak Gentar di Sachsenring

Balapan GP Jerman di sirkuit Sachsenring akhir pekan ini (15/7) bakal menjadi pembuktian sebenarnya untuk Ducati dan pembalap mereka Jorge Lorenzo.


Siapa Mampu Tumbangkan Marquez

Siapa Mampu Tumbangkan Marquez

Menyebut raja di MotoGP, di sana akan ada Jorge Lorenzo dengan Barcelona-nya, Valentino Rossi dengan Assen-nya, dan Marc Marquez dengan Sachsenring-nya.


Mercedes Masih Menyimpan Kengerian

Mercedes Masih Menyimpan Kengerian

Mercedes akan datang ke Silverstone akhir pekan ini dengan kekhawatiran berlebih.


Digantikan Lorenzo, Pedrosa Kehilangan Motivasi

Digantikan Lorenzo, Pedrosa Kehilangan Motivasi

Konon, bukan cuma pembalap yang bakal bangga jika sukses memenangi balapan di sirkuit klasik Assen, Belanda.


Assen Lebih Berpihak pada Marquez

Assen Lebih Berpihak pada Marquez

Loyalis Valentino Rossi, penggemar Andrea Dovizioso, atau pendukung Maverick Vinales pasti akan memaafkan jagoan mereka kalah dalam GP Assen tadi malam.


Tantangan Pertama Melawan Malaysia

Tantangan Pertama Melawan Malaysia

Tim basket Indonesia akan menjalani persiapan terakhir di SEABA 2018 yang berlangsung di Nonthaburi, Thailand 26-30 Juni 2018.


Tak Menguntungkan, Ganda Putera Potensi Bentrok di Babak Awal

Tak Menguntungkan, Ganda Putera Potensi Bentrok di Babak Awal

Duel sesama ganda putra Indonesia akan mewarnai babak pertama Indonesia Open 2018, 3-8 Juli mendatang di Istora Senayan.


Ubah Bentuk Tangki, Yamaha Ikuti Jejak Lorenzo

Ubah Bentuk Tangki, Yamaha Ikuti Jejak Lorenzo

Sukses Jorge Lorenzo memenangi dua balapan MotoGP secara beruntun bersama Ducati tak lepas dari perubahan bentuk tangki bahan bakar.


Marquez Tak Perhitungkan Lorenzo

Marquez Tak Perhitungkan Lorenzo

Kemenangan bintang Ducati Jorge Lorenzo di dua balapan terakhir membuat namanya kini masuk dalam bursa calon juara dunia 2018.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!