Sport
Share this on:

McLaren Bedol Desa Lagi

  • McLaren Bedol Desa Lagi
  • McLaren Bedol Desa Lagi

**** - Tampaknya benar tengara penulis Formula 1 dan mantan koordinator McLaren era 198-an Joaquim ?Jo? Rodriguez bahwa di internal mantan timnya itu kini terlalu banyak politik, juga kehilangan passion balap.

Setelah pemecatan Ron Dennis akhir tahun lalu, kemarin (8/2) CEO Jost Capito juga memilih undur diri dari McLaren. Manajer Tim Dave Redding juga memilih menyeberang ke tim rival Williams.

Capito hanya bertahan lima bulan di McLaren. Pria Jerman itu meninggalkan posisinya sebagai Direktur Motorsport Volkswagen untuk bergabung bersama Eric Boullier dan Jonathan Neale. Balapan resmi pertamnya bersama McLaren adalah GP Italia tahun lalu. Dia juga seringkali terlihat di garasi McLaren sejak saat itu.

Tapi masa depan Capito menjadi tak menentu setelah Dennis didepak dari kursi CEO karena terlibat konflik internal dengan pemegang saham lainnya. Karena Dennis-lah yang merekhurtnya Januari lalu.

Direktur Eksekutif McLaren yang baru Zak Brown menyatakan, evaluasi seluruh strategi tim berujung pada pemutusan hubungan kerjasama dengan Capito. ''Kami menyesal, kami belum menemukan kecocokan dengan Jost. Khususnya dalam kaitannya dengan apa yang dibutuhkan untuk membuat tim ini sukses lagi,'' terang juru bicara McLaren dilansir Autosport.

Mundurnya Capito juga diikuti Manajer Tim McLaren Dave Redding. Bedanya Capito belum menentukan kemana langkahnya akan dilabuhkan, Redding telah memilih Williams sebagai tim yang bakal dibelanya musim ini. Posisi Redding akan diisi mantan kepala mekani Paul James. Meski peran untuk berhubungan dengan FIA akan diserahkan kepada Andrea Stella, kepala operasional balapan.

''Kami bisa memastikan bahwa David Redding telah meninggalkan McLaren Racing,'' dikutip Motorsport.

Peran Paul James akan digantikan Kari Lammenranta sebagai kepala mekanik balapan. Musim ini McLaren diprediksi akan mendapat mesin Honda dengan perubahan besar-besaran. Bahkan Zak Brown menyatakan, timnya akan sangat kecewa jika pada akhir musim hanya finis keempat di klasemen konstruktor. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Akhirnya, Ricciardo “Shoey” Lagi

Akhirnya, Ricciardo “Shoey” Lagi

Tidak ada yang memprediksi hasil balapan GP Tiongkok akan seperti kemarin. Bahkan, bagi sang jawara Daniel Ricciardo sekalipun.


Jangan Kendur, Tetap Waspada

Jangan Kendur, Tetap Waspada

Sekali lagi Ferrari sukses mencuri kemenangan di balapan dimana tim rival Mercedes terlihat begitu kuat, GP Bahrain.


Kalau Begini, Yamaha Sulit Juara

Kalau Begini, Yamaha Sulit Juara

MotoGP 2018 baru memasuki seri kedua. Tapi pilot Movistar Yamaha Maverick Vinales tak mampu lagi menahan frustasi.


Usai Balapan, Rossi dan Marquez Panas Lagi

Usai Balapan, Rossi dan Marquez Panas Lagi

Cal Crutchlow berhasil memenang seri kedua MotoGP di Argentina, Senin (9/4) dinihari WIB.


Kesempatan Vettel Ungguli hamilton Lagi

Kesempatan Vettel Ungguli hamilton Lagi

Genderang perang sudah ditabuh dua rival terpanas di balapan Formula 1 saat ini Lewis Hamilton dan Ferrari Sebastian Vettel sejak mengawali musim balap 2018.


Juara All England Lagi, Marcus/Kevin samai Ricky/Rexi

Juara All England Lagi, Marcus/Kevin samai Ricky/Rexi

Luar biasa Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamulyo.


Chung Bertemu Federer Lagi

Chung Bertemu Federer Lagi

Petenis Korea Selatan yang sedang naik daun Chung Hyeon bakal kembali bentrok melawan petenis nomor satu dunia Roger Federer.


Gagal Jadi Nomor 1 Lagi

Gagal Jadi Nomor 1 Lagi

Keinginan petenis nomor dua dunia Caroline Wozniacki merampas mahkota ranking satu dunia milik Simona Halep melalui Indian Wells Masters gagal terwujud.


Toro Rosso Bikin Honda Tersenyum

Toro Rosso Bikin Honda Tersenyum

Susah payah Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne menutupi buruknya performa McLaren selama uji coba pra musim 2018. Namun data dan statistik tidak berbohong.


Ambisi Petrucci demi Satu Kursi Ducati

Ambisi Petrucci demi Satu Kursi Ducati

Danilo Petrucci sudah dipastikan tak lagi membela tim Pramac MotoGP mulai tahun depan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!