• Home
  • Berita Sport
  • Menang Sebelas Kali Beruntun, Selangkah Lagi Heat Samai Warriors

Sport
Share this on:

Menang Sebelas Kali Beruntun, Selangkah Lagi Heat Samai Warriors

  • Menang Sebelas Kali Beruntun, Selangkah Lagi Heat Samai Warriors
  • Menang Sebelas Kali Beruntun, Selangkah Lagi Heat Samai Warriors

MINNEAPOLIS - Cerita hebat Miami Heat berlanjut. Tim asuhan Erik Spoelstra meraih kemenangan kesebelas beruntun musim ini. Catatan itu mereka raih pasca kemarin menumbangkan Minnesota Timberwolves 115-113 di Target Center-markas Timberwolves.

Hasil tersebut membuat Heat kini hanya terpaut satu kemenangan dari rekor winning streak terpanjang musim ini yang dimiliki Golden State Warriors (12 kali). Houston Rockets yang sebelumnya berada di urutan kedua dengan sepuluh kemenangan beruntun pun sudah mereka lewati.

“Kami semakin kompak. Terus membagi bola. Setiap pemain tahu apa yang harus dilakukan. Sungguh menyenangkan,” ucap point guard Heat Goran Dragic dilansir Miami Herald kemarin.

Dari hari ke hari permainan Heat memang makin meyakinkan. Sembilan dari sebelas kemenagan beruntun yang mereka raih ini didapat dengan margin kemenangan double digit.

Mereka juga begitu produktif dengan mengemas rata-rata poin mencapai 110 angka di sebelas laga terakhir. Bukan hanya itu, di tiga game terakhir poin kemenangan mereka mencapai 116, 123, dan 115 angka.

Bandingkan dengan rata-rata poin yang mereka cetak pada 41 laga sebelumnya. Saat itu Dion Waiters dkk hanya mengemas 98,3 poin per game.

“Kami bisa bermain dengan berbagai cara. Lambat ataupun cepat. Setiap malam salah seorang dari kami mengambil peran besar,” tambah Dragic.

Kebetulan di laga kemarin point guard asal Slovenia itulah yang menjadi motor utama kemenangan Heat. Dia membukukan tujuh tembakan tiga angka. Itu adalah jumlah tembakan tiga angka terbanyak yang mampu dia cetak dalam satu laga sepanjang karir.

Total pemain 30 tahun tesebut juga begitu produktif. Dia punya raihan 33 poin plus sembilan assist. “Ring tampak begitu besar malam ini,” ucap Dragic.

“Empat tembakan tiga angka pertama begitu mudah. Penghormatan untuk timku yang mampu menemukan posisi open shot untukku,” tambah mantan pemain Phoenix Suns tersebut.

Bukan hanya Dragic, center Hassan Whiteside juga berperan besar. Whiteside mengemas 19 poin dan 13 rebound.

Kini dalam 21 hari terakhir heat sudah mengumpulkan 11 kemenangan. Padahal, sebelumnya sebelas kemenangan lain baru bisa mereka kumpulkan dalam 83 hari.

Heat pun kini punya rekor menang-kalah 22-30 dan berada di peringkat sebelas wilayah timur. Itu hanya terpaut dua kemenangan dari Detroit Pistons (24-28) yang kini berada di peringkat delapan yang merupakan posisi terakhir tim yang menembus playoff.

Di lain sisi kekalahan kemarin membuat Timberwolves meraih kekalahan ke-19 mereka musim ini (19-33). Head coach mereka Tom Thibodeau mengaku sampai saat ini masih mencari cara untuk meningkatkan kinerja anak asuhnya.

“Aku harus memastikan mereka tahu bagaimana cara membuat semuanya menjadi lebih baik,” ucap mantan pelatih Chicago Bulls tersebut dilansir ESPN.

Sementar itu, jika Kamis besok Heat mampu kembali mencuri kemenangan di kandang Milwaukee Bucks, Heat bakal mendapatkan kemenangan ke-12 beruntun mereka musim ini. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Suzuki Bergetar di Tikungan Pelan
Suzuki Bergetar di Tikungan Pelan

Berita Berikutnya

McLaren Bedol Desa Lagi
McLaren Bedol Desa Lagi

Berita Sejenis

Menang, Diskualifikasi, Menang Lagi

Menang, Diskualifikasi, Menang Lagi

Di ulang tahunnya yang ke 25, juara dunia lari 200 meter putri Dafne Schippers mendapatkan pengalaman tidak terlupakan.


Melo Makin Dekat ke Cavaliers

Melo Makin Dekat ke Cavaliers

Sehari pasca Golden State Warriors keluar sebagai juara NBA 2017, peta perburuan pemain untuk musim depan mulai menghangat.


Ihsan Takluk di Babak Kualifikasi

Ihsan Takluk di Babak Kualifikasi

Pencapaian apik Ihsan Maulana Mustofa di BCA Indonesia Open Super Series 2016 gagal terulang di edisi kali ini.


Menang di Catalunya, Dovizioso Dekati Vinales

Menang di Catalunya, Dovizioso Dekati Vinales

Butuh enam tahun bagi Ducati untuk merasakan kemenangan di MotoGP setelah Andrea Iannone menjadi kampiun di GP Austria tahun lalu.


Rating Final Tertinggi Sejak Era Jordan

Rating Final Tertinggi Sejak Era Jordan

Duel jilid tiga Golden State Warriors kontra Cleveland Cavaliers di final NBA musim ini menyita begitu besar perhatian pecinta basket seluruh dunia.


Rossi Fit, Siap Menang di Mugello

Rossi Fit, Siap Menang di Mugello

Jika ada kesempatan emas bagi Maverick Vinales untuk “melarikan diri” dari kejaran para pesaingnya, aka akhir pekan inilah waktunya.


Vettel Pertama, Raikkonen Kedua

Vettel Pertama, Raikkonen Kedua

Usai meraih pole position di GP Monaco, Kimi Raikkonen mengatakan bahwa start dari posisi terdepan tidak akan menjaminnya menang saat balapan.


Lawan India, Merah Putih Harus Menang

Lawan India, Merah Putih Harus Menang

India memang kalah 1-4 melawan Denmark dalam pertandingan pertama babak penyisihan grup 1D Piala Sudirman 2017.


Juara Dunia MotoGP? Vinales Hanya Perlu Main Aman

Juara Dunia MotoGP? Vinales Hanya Perlu Main Aman

Sudah dua kali Yamaha menunda pesta untuk merayakan kemenangan ke-500 di ajang MotoGP.


Di Jerez, Vinales dan Marquez Ingin Kalahkan Rossi

Di Jerez, Vinales dan Marquez Ingin Kalahkan Rossi

Sama-sama berbagi satu do not finish (DNF) di tiga seri pembuka MotoGP Vinales dan Marquez akan memulai lagi rivalitasnya akhir pekan ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!