Sport
Share this on:

Menpora: Kitas Nggak Beres, Pemain-Pelatih Jangan Main Dulu

  • Menpora: Kitas Nggak Beres, Pemain-Pelatih Jangan Main Dulu
  • Menpora: Kitas Nggak Beres, Pemain-Pelatih Jangan Main Dulu

JAKARTA - Masalah tertib administrasi yang kembali terjadi di Torabika Soccer Championship (TSC) 201 dianggap sebagai situasi yang mengkhawatirkan. Untuk itu, Menpora, Imam Nahrawi akan berkirim surat kepada PT. GTS, selaku operator TSC untuk bersikap tegas. Yakni, dengan memarkir para pemain, dan pelatih asing yang tidak tertib administrasi.

"Pak Gatot (S. Dewabroto), besok segera surati GTS, kalau pemain-pelatih asing gak ada Kitas, tolong jangan boleh main dulu," ujar Imam kepada Gatot didepan awak media kemarin (4/9). Konsen Kemenpora terhadap perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia memang terus dinanti.

Terlebih TSC 2016 merupakan proyek percontohan setelah PSSI di suspend FIFA setahun terakhir. Artinya, kalau kompetisi percontohan ini meremehkan hal-hal fundamental, seperti administrasi pemain asing, tentu akan berat jikalau kompetisi sesungguhnya bergulir. Dalam hal ini, peran pemerintah sebagai pengawas tentu harus bisa lebih tegas.

Terlebih, isu terkait Kitas, izin kerja dan juga hal-hal teknis lainnya menjadi isu utama sepanjang sepekan terakhir. "Tentunya operator harus bisa lebih mendisiplinkan klub dan pemainnya," lanjut Imam,

Secara teknis, Gatot S Dewa Broto, Deputi IV Bidang Peningkatakan Prestasi Olahraga Kemenpora menerangkan bahwa dirinya akan menawarkan dua opsi surat kepada Menpora. "Yang jelas dari dua bentuk surat itu Pak Imam akan memilih yang terbaik," ujarnya.

Maksud dua jenis surat itu adalah berkaitan dengan teknis keputusan pemain asing bermasalah harus diparkir sejak surat ditandatangani. "Atau surat kedua akan berbunyi ada tempo buat klub selesaikan masalah itu," lanjut Gatot.

Tetapi, klub, pemain dan pelatih asing yang bermasalah seharusnya sudah bisa merampungkan sejak awal masalah tersebut. Tidak lantas harus menunggu whitleblower dan kompetisi sudah berjalan hingga akhir putaran pertama. Situasi yang terjadi saat ini menjadi nokta merah dalam euforia kompetisi yang bergulir kembali.

"Peraturan tetaplah peraturan, masalah pemain asing ini juga merupakan temuan yang sempat kami sounding bersama Tim 9 Kemenpora tahun lalu," ujar Gatot. (nap/zul/jpg)

Berita Sebelumnya

Motivasi Bikin Kualitas Meningkat
Motivasi Bikin Kualitas Meningkat

Berita Berikutnya

Pembangunan Hambalang Tetap Berjalan
Pembangunan Hambalang Tetap Berjalan

Berita Sejenis

Pacman Gantung Status Roach

Pacman Gantung Status Roach

Manny Pacquiao meralat kabar pemecatan sepihak pelatih Freddie Roach.


Jangan Kendur, Tetap Waspada

Jangan Kendur, Tetap Waspada

Sekali lagi Ferrari sukses mencuri kemenangan di balapan dimana tim rival Mercedes terlihat begitu kuat, GP Bahrain.


Ansori Tukangi Timnas Voli Putri Asian Games

Ansori Tukangi Timnas Voli Putri Asian Games

Badan Tim Nasional Pengurus Pusat Persatuab Bola Voli Seluruh Indonesia memilih Muhammad Ansori sebagai pelatih tim nasional voli putri Asian Games 2018.


Susy Masih Timang Kerangka Thomas-Uber Cup

Susy Masih Timang Kerangka Thomas-Uber Cup

Susy Susanti, Kabidbinpres PP PBSI menyatakan masih menimbang siapa saja pemain yang masuk dalam kerangka tim Thomas-Uber Cup 2018.


Prestasi Dinar Diharapkan Lecut Tunggal Puteri

Prestasi Dinar Diharapkan Lecut Tunggal Puteri

Torehan manis Dinar Dyah Ayustine di ajang Ciputra Hanoi-Yonez Sunrise Vietnam IC 2018 menjadi semangat bagi para pemain tunggal putri.


Pemain Bakal Lebih Capek

Pemain Bakal Lebih Capek

Ciputra Hanoi-Yonex Sunrise Vietnam International Challenge 2018 harus ditunda.


Sambut Marcus/Kevin, Menpora Beri Bonus Rp250 Juta

Sambut Marcus/Kevin, Menpora Beri Bonus Rp250 Juta

Kampiun back to back All England 2018 Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta kemari petang.


Soal Aturan Servis, Marcus/Kevin Aman

Soal Aturan Servis, Marcus/Kevin Aman

Servis baru pasangan ganda putra nasional Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, disebut aman oleh sang pelatih, Herry Iman Pierngadi.


Jangan Berharap Banyak, Yamaha!

Jangan Berharap Banyak, Yamaha!

Sembilan hari tes pra musim MotoGP sudah dilalui, namun Yamaha tak kunjung puas dengan hasilnya.


Kejutan Keren sebelum Pulang

Kejutan Keren sebelum Pulang

Perjalanan tim Honda DBL Indonesia All-Star hampir berakhir. Selama enam hari di Los Angeles, California, para pemain dan pelatih telah menunjukkan kerja keras.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!