Sport
Share this on:

Merah Putih Kunci Juara Umum Lebih Cepat

  • Merah Putih Kunci Juara Umum Lebih Cepat
  • Merah Putih Kunci Juara Umum Lebih Cepat

dok. jawapos

KUALA LUMPUR - Atlet difabel Indonesia memperlihatkan perjuangan luar biasa di multievent olahraga se Asia Tenggara, Asean Paragames (APG) 2017.

Setelah hanya meraih dua medali perunggu pada hari pertama (17/9), Indonesia konsisten melesat di puncak klasemen perolehan medali hingga kemarin (22/9). Meskipun masih menyisakan sehari perebutan medali, Indonesia dipastikan sudah mengunci gelar juara umum.

Total hingga kemarin Indonesia mendulang 117 emas, 69 perak, 46 perunggu. Dengan demikian Indonesia sudah tidak terkejar lagi dari Malaysia di posisi kedua.

?Secara matematika sudah tidak terkejar,? kata Chied de Mission Indonesia, Bayu Rahardian saat dikonfirmasi Jawa Pos tadi malam

Dengan selisih 24 medali emas dengan Malaysia, Indonesia dipastikan kembali menjadi juara umum setelah edisi 2014 di Myamnar. Sebab, pada hari ini, sekaligus hari terakhir APG, hanya ada 16 perebutan medali dari dua cabor tenis meja dan goalball

Tetapi, Indonesia dipastikan menambah tiga emas dari tenis meja setelah atlet difabel tanah air menciptakan all Indonesian finals. Perjuangan atlet difabel Indonesia seakan menjadi pelepas dahaga setelah tim SEA Games Indonesia babak belur di tempat yang sama belum lama ini.

Kemarin, bulu tangkis yang juga menjadi andalan Indonesia sukses menyabet 8 medali emas dari 14 medali yang diperebutkan. Ini sekaligus menahbiskan Ukun Rukaendi dkk menjadi juara umum di bulu tangkis.

Demikian pula dengan tim sepak bola cerebral palsy (CP) yang menciptakan sejarah tersendiri. Tim Indonesia menang tiga gol tanpa balas atas Thailand di Field C National Sports Council, Bukit Jalil, Malaysia.

Kemenangan turut mewarnai juara umum yang diciptakan Indonesia di pentas APG tahun ini. Menpora Imam Nahrawi menyatakan bahwa usaha keras membuahkan hasil yang membanggakan dari kontingen APH Indonesia.

?Semangat mereka sungguh luar biasa untuk memberi yang terbaik bagi Merah Putih,? urai Imam.

Dengan soliditas, tekad, kesungguhan dan kerja keras maksimal membawa atlet difabel Indonesia menuju gerbang juara umum. ?Masih ada satu hari lagi untuk membuktikan kita sebagai yang terbaik,? lanjutnya.

Dengan catatan, capaian yang diraih kontingen Merah Putih diperoleh dengan hasil yang fair dan sportif. Khusus untuk bonus, Imam menegaskan, bahwa seperti edisi 2015 lalu, timnya tidak akan menyerahkan bersama peraih medali dari SEA Games 2017.

?Skemanya tetap sama, baik bonus dana maupun rencana PNS bagi peraih emas,? bebernya. (nap/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Akhirnya, Wozniacki Pecah Telur
Akhirnya, Wozniacki Pecah Telur

Berita Sejenis

Usai Juara, Sharapova Langsung Terhenti di Kandang

Usai Juara, Sharapova Langsung Terhenti di Kandang

Sharapova langsung takluk di babak pertama usai tumbang dari petenis Slovakia Magdalena Rybarikova dua set langsung 6-7(3), 4-6.


Kemenpora Akhirnya Bisa Mencairkan Rp375 Miliar

Kemenpora Akhirnya Bisa Mencairkan Rp375 Miliar

Aktivitas olahraga nasional di tahun depan, sudah seharusnya bergerak lebih cepat dari biasanya.


Hamilton Bisa Tentukan Juara Dunia di Austin

Hamilton Bisa Tentukan Juara Dunia di Austin

Di GP Amerika Serikat akhir pekan ini, pertarungan perebutan gelar juara dunia Formula 1 bisa berakhir lebih cepat.


Kuncinya Satu: Santai dan Tenang

Kuncinya Satu: Santai dan Tenang

Satu kunci ketangguhan jagoan Ducati Andrea Dovizioso menjadi lawan berat Marc Marquez dalam perebutan gelar juara MotoGP tahun ini adalah mentalitasnya.


Juara di Jepang, Dovizioso Pepet Marquez

Juara di Jepang, Dovizioso Pepet Marquez

Saat merayakan kemenangan megahnya di GP Jepang bersama segenap tim Ducati di parc ferme, Andrea Dovizioso didatangi rivalnya Marc Marquez.


Dovi Langsung Cepat, Marquez Jatuh Lagi

Dovi Langsung Cepat, Marquez Jatuh Lagi

Dua rider yang sedang bersaing berebut gelar juara dunia MotoGP 2017, Marc Marquez dan Andrea Dovizioso saling menunjukkan potensinya sebagai jawara di Motegi.


Ditekuk Tiongkok 1-3, Indonesia Gagal ke Semifinal

Ditekuk Tiongkok 1-3, Indonesia Gagal ke Semifinal

Gregoria Mariska Tunjung dkk harus mengubur impiannya menjadi juara dunia beregu.


Gara-gara Anthem, Vettel Terancam Penalti Grid

Gara-gara Anthem, Vettel Terancam Penalti Grid

Ferrari tahu bahwa peluang Sebastian Vettel dalam persaingan perebutan gelar juara dunia sedang dalam kondisi kritis.


Marquez Unggul 16 Poin, tapi Dovi Kuan Cepat

Marquez Unggul 16 Poin, tapi Dovi Kuan Cepat

Tiga pekan mendatang bakal menjadi pekan-pekan krusial bagi perebutan gelar juara MotoGP musim 2017.


Clippers Butuh Kerja Lebih Keras

Clippers Butuh Kerja Lebih Keras

Ditinggal salah satu bintang utamanya di enam musim terakhir yakni Chris Paul, Los Angeles Clippers memang harus lebih bekerja keras.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!