Sport
Share this on:

Owi/Butet Bidik Juara di SS Finals

  • Owi/Butet Bidik Juara di SS Finals
  • Owi/Butet Bidik Juara di SS Finals

JAKARTA - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir masih punya kesempatan melanjutkan kejayaannya pasca Olimpiade Rio 2016. Kali ini pasangan yang karib disapa Owi/Butet itu akan membidik Superseries Finals di Dubai, 14 ? 18 Desember 2016.

Mereka punya kesempatan untuk menambah poin yang mereka miliki pada Tiongkok Superseries 2016 dua pekan nanti. "Tentu kami ingin menambah catatan prestasi," kata Owi. Alasan jelas cukup menjanjikan karena tahun lalu pasangan ini mentok sejak babak penyisihan.

Saat ini, Owi/Butet berada di posisi sembilan ganda campuran untuk klasemen menuju SS Finals. Tetapi posisi mereka belum aman. Untuk itu, turnamen di Tiongkok akan menjadi ajang menambah poin mereka di tabel klasemen.

"Saatnya kami kembali lebih serius, karena kemarin cukup lelah dengan jadwal di luar bulu tangkis," lanjut Owi. Sebagai pasangan ganda campuran peraih emas, keduanya memang masih menjadi salah satu tumpuan buat bulu tangkis Indonesia. Setidaknya, hingga Asian Games 2018.

Terlebih mereka juga sudah mendapatkan bonus juara Olimpiade 2016. Keduanya masing-masing mendapatkan apresiasi bonus sebesar Rp.5 Miliar atas prestasi mereka. "Tentu itu juga menjadi penyemangat kami untuk terus berprestasi," sebutnya.

Sepakat dengan Owi, Butet juga masih melihat ajang SS Finals di Dubai juga menjadi tantangan besar buat mereka di akhir tahun. Menurutnya, peta persaingan ganda campuran dunia memang sudah berubah pasca Olimpiade lalu.

Zhang Nan/Zhao Yunlei juga sudah dipastikan mundur dari persaingan ganda campuran dunia. Situasi ini seharusnya bisa dimaksimalkan keduanya. Tetapi, regenerasi di Tiongkok juga tidak bisa ditepiskan begitu saja.

Meski Zhang/Zhao sudah tidak berada di jalur persaingan, masih ada Lu Kai/Huang Yaqiong dan Zheng Siwei/Chen Qingchen yang siap menghadang pebulu tangkis Indonesia. Selain Owi/Butet, Indonesia juga berharap banyak kepada Praveen Jordan/Debby Susanto yang berada di posisi 6 klasemen menuju SS Finals. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Williams Pilih Remaja 18 Tahun
Williams Pilih Remaja 18 Tahun

Berita Sejenis

Roger Federer Kejar Gelar ke-100

Roger Federer Kejar Gelar ke-100

Roger Federer melengkapi predikat petenis nomor satu dunia dengan menjadi juara Rotterdam Open kemarin dini hari.


Red Bull Kembali Menyerang

Red Bull Kembali Menyerang

Setelah mendominasi Formula 1 di musim 2010-2013, Red Bull selalu kesulitan menghadang laju Mercedes sebagai tim juara.


Golovkin Terima Tantangan Saunders

Golovkin Terima Tantangan Saunders

Duel penyatuan gelar juara dunia kelas menengah segera terwujud.


Hattrick di India Open, Minions Luar Biasa

Hattrick di India Open, Minions Luar Biasa

Harapan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo untuk hat-trick gelar juara Dr Akhilesh Das Gupta India Open akhirnya terwujud.


Froome Dikabarkan “Menyerah”

Froome Dikabarkan “Menyerah”

Media Italia Corriere della Sera mengungkap kisah di balik perkembangan kasus dugaan doping yang menimpa juara empat kali Tour de France Chris Froome.


Gagal di Daytona, Alonso Bidik Nascar

Gagal di Daytona, Alonso Bidik Nascar

Dua kali membalap di ajang balapan di luar Formula 1, dua kali pula Fernando Alonso tak beruntung.


Ginting Konsisten, Marcus/Kevin Luar biasa

Ginting Konsisten, Marcus/Kevin Luar biasa

Dua gelar juara Indonesia Masters 2018 berhasil direngkuh pebulu tangkis tanah air yang berlaga di Istora kemarin.


Stoner Masih Cepat

Stoner Masih Cepat

Begitu duduk di atas Desmosedici (motor Ducati yang pernah membawanya meraih satu gelar juara dunia MotoGP) Casey Stoner langsung setel.


Ganda Malaysia Mundur, Owi/Butet Ditantang Juniornya

Ganda Malaysia Mundur, Owi/Butet Ditantang Juniornya

Pasangan ganda campuran terbaik Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir menempati unggulan pertama Indonesia Masters 2018.


Juara Reli Dakar Lagi, Sainz Cetak Sejarah

Juara Reli Dakar Lagi, Sainz Cetak Sejarah

Carlos Sainz 55 tahun membuat catatan sensasional dengan menahbiskan diri sebagai pembalap tertua sepanjang sejarah yang mampu menjuarai ajang reli dakar.



Berita Hari Ini

hari pers

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!