Sport
Share this on:

Pilih Lawan Horn, Laga Pacman Serasa Sparring

  • Pilih Lawan Horn, Laga Pacman Serasa Sparring
  • Pilih Lawan Horn, Laga Pacman Serasa Sparring

Keputusan pihak Manny Pacquiao memilih lawan petinju Australia Jeff Horn mendapat kritikan pedas.

BRISBANE - Keputusan pihak Manny Pacquiao memilih lawan petinju Australia Jeff Horn mendapat kritikan pedas.

Pacman (julukan Pacquiao) yang sudah malang melintang dan punya nama besar di pentas tinju dunia disebut tak sepatutnya bertarung kontra Horn. Laga itu diyakini tak akan menarik banyak perhatian fans tinju dunia.

“Namanya (Pacquiao) sudah sejajar dengan Floyd Mayweather, Miguel Cotto, Oscar de la Hoya, Juan Manuel Marquez, Marco Antonio Barrera, maupun Erik Morales. Pilihan melawan Horn ini sungguh membingungkan,” tulis Steven Muehlhausen, kolumnis tinju dilansir sportingnews.

Muehlhausen menambahkan, duel ini dia prediksi hanya akan terasa sebagai latihan untuk Pacman. “Ini akan seperti dosen yang mengajari muridnya,” tambah Muehlhausen.

Horn memang petinju yang belum punya nama. Dia belum sekalipun pernah merengkuh sabuk juara dunia. Sepanjang 17 penampilannya di level profesional, hanya sekali dia tercatat bertarung kontra mantan juara dunia yakni kontra Randall Bailey (mantan juara dunia welter ringan WBO) pada 2016.

Duel Pacman kontra Horn sendiri sudah pasti akan digelar pada 2 Juli mendatang di Brisbane, Australia. Pacman di laga tersebut bakal berusaha mempertahankan sabuk juara dunia kelas welter WBO miliknya. (irr/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lawan India, Merah Putih Harus Menang

Lawan India, Merah Putih Harus Menang

India memang kalah 1-4 melawan Denmark dalam pertandingan pertama babak penyisihan grup 1D Piala Sudirman 2017.


Lawan Denmark, Ganda dan Tunggal Putra Optimis

Lawan Denmark, Ganda dan Tunggal Putra Optimis

Tim Indonesia jelas berharap banyak pada duet Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya pada Piala Sudirman 2017.


Marquez Tak Mau Salah Pilih Lagi

Marquez Tak Mau Salah Pilih Lagi

Marc Marquez kesulitan bertarung merebut podium di seri pembuka MotoGP Qatar, tak heran karena trek tersebut memang tak terlalu ramah kepadanya.


Serena Kalah, Williams Bersaudara Habis Bis

Serena Kalah, Williams Bersaudara Habis Bis

Permainan apik Serena Williams di laga pertama ajang Auckland Open Selasa lalu tak berlanjut.


Djokovic-Becker Pilih Pisah

Djokovic-Becker Pilih Pisah

Performa buruk Novak Djokovic di paruh kedua musim 2016 memakan korban. Petenis 29 tahun tersebut resmi merombak jajaran pelatih.


Ogah Bermain Kotor, Hamilton Pilih Menang Terhormat

Ogah Bermain Kotor, Hamilton Pilih Menang Terhormat

Kemenangan di GP Abu Dhabi tidak cukup bagi Lewis Hamilton untuk mempertahankan gelar juara dunia Formula 1.


Nishikori Tak Mudah Ditaklukkan

Nishikori Tak Mudah Ditaklukkan

Petenis Jepang Kei Nishikori menunjukkan dirinya bukan lawan yang mudah ditaklukkan.


Rebutan Juara Dunia F1, Rosberg-Hamilton Pilih Ban Agresif

Rebutan Juara Dunia F1, Rosberg-Hamilton Pilih Ban Agresif

Gelar juara dunia Formula 1 musim 2016 bakal ditentukan pada seri pamungkas di GP Abu Dhabi dua pekan dari sekarang.


Menang Lagi, Pacman Dianugerahi Medali Kehormatan

Menang Lagi, Pacman Dianugerahi Medali Kehormatan

Manny Pacquiao benar-benar menjadi kebanggaan Filipina. Bukan hanya untuk rakyat, tapi juga institusi militer mereka.


Menang Angka Mutlak, Bukti Pacman Belum Habis

Menang Angka Mutlak, Bukti Pacman Belum Habis

Di usia 37 tahun, Manny Pacquiao belum kehilangan insting, kecepatan, maupun ketajaman di atas ring.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!