Sport
Share this on:

Renang Kian Solid Menuju Kejuaraan Dunia

  • Renang Kian Solid Menuju Kejuaraan Dunia
  • Renang Kian Solid Menuju Kejuaraan Dunia

JAKARTA - Tim renang Indonesia kian mantap jelang unjuk gigi di Kejuaraan Dunia, 23 Juli nanti. Kejuaraan yang dihelat di Budapest itu merupakan ajang uji coba terakhir bagi skuad Merah Putih sebelum turun di SEA Games.

Bermodal rekam jejak mereka di ajang try out sebelumnya, tim renang Indonesia memang menunjukkan performa menawan. Di Singapura saja, skuad Merah Putih berhasil menelurkan 10 rekornas baru.

Salah satu pelatih renang Indonesia Albert C. Sutanto mengatakan, saat ini persiapan Indra Gunawan dkk sudah mencapai 98 persen. Hanya butuh sedikit polesan sampai mereka mencapai peak performance mereka di SEA Games nanti.

“Bisa dibilang, anak-anak sudah matang dari segi fisik dan tekniknya. Program latihan kami sejak masuk pelatnas, Oktober lalu berjalan sesuai program. Beberapa kelemahan kami yang terlihat di uji coba Singapura beberapa waktu lalu juga sudah diperbaiki,” ungkap Albert kepada Jawa Pos (induk radartegal.com), kemarin.

Hanya saja, melihat peta kekuatan Indonesia di Kejuaraan Dunia nanti, PB PRSI pun bersikap realistis. Sembilan perenang yang tampil, tidak dibebani target khusus. Indra Gunawan dkk hanya diberi tugas untuk memperbaiki catatan pribadi mereka.

“Fokus kami memang di SEA Games. Kejuaraan Dunia hanyalah batu loncatan saja. Meski begitu, saya harap anak-anak bisa tampil maksimal biar ada pemecahan rekornas-rekornas baru. Selain itu, mental mereka juga bisa semakin tajam,” bebernya.

Albert mengatakan, kans Merah Putih untuk lolos ke fase semifinal memang cukup berat. Dari 21 nomor yang dipertandingkan, sembilan perenang Merah Putih harus bersaing dengan perenang-perenang terbaik di dunia, salah satunya adalah rival Indonesia di SEA Games nanti, Joseph Schooling (Singapura).

Salah satu perenang Indonesia Siman Sudartawa mengungkapkan, meski tidak diberi target, ia berupaya untuk mengejar target pribadinya. Saat try out di Singapura lalu, ia berhasil mencatatkan rekornas di nomor 100 meter gaya punggung dengan catatan 55,07 detik. Lebih cepat 0,03 detik dari waktu lamanya saat PON XIX.

“Tentu saja, atmosfer di Kejuaraan Dunia dan SEA Games pasti berbeda. Nah, di Kejuaraan Dunia itu saya hanya ingin tampil sebaik mungkin dan melihat kekuatan lawan-lawan di SEA Games nanti. Kalau fokus, hasil baik juga pasti akan mengikuti,” katanya.

Indonesia memang hanya mengirimkan sembilan perenang saja di Kejuaraan Dunia 2017. Sebelumnya, ada 10 perenang yang akan dibawa ke Budapest. Hanya saja, Gagarin Nataniel Yus urung tampil, karena permasalahan teknis. Rencananya, tim renang Indonesia akan bertolak ke Budapest pada 18 Juli mendatang. (tif/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tenis Eropa Melawan Dunia

Tenis Eropa Melawan Dunia

Rafael Nadal dan Roger Federer harus melupakan sejenak persaingan klasik mereka untuk bisa tampil kompak di ajang Laver Cup.


Renang Tetap Dua Pelatnas

Renang Tetap Dua Pelatnas

Skuad renang Indonesia masih belum aktif kembali untuk menjalani persiapan menuju Asian Games 2018.


WADA-McLaren Terima Gugatan

WADA-McLaren Terima Gugatan

Tiga pembalap sepeda Rusia resmi mengajukan tuntutan hukum kepada Badan Anti Doping Dunia (WADA) dan ketua tim investigasi WADA, Richard McLaren.


Absen di Aragon, Peluang Rossi Juara Dunia MotoGP Pupus

Absen di Aragon, Peluang Rossi Juara Dunia MotoGP Pupus

Akhirnya Yamaha mengumumkan bahwa Valentino Rossi tidak akan tampil di GP Aragon, 24 September nanti.


Federer Kalah, Skenario Semifinal Ideal Gagal

Federer Kalah, Skenario Semifinal Ideal Gagal

Mundurnya sejumlah petenis tunggal putra top dunia di Amerika Serikat (AS) Terbuka sudah sejak awal diprediksi akan menurunkan level persaingan.


Rossi Absen di Misano, Vinales Berjuang Sendirian

Rossi Absen di Misano, Vinales Berjuang Sendirian

Absennya pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi pada MotoGP San marino mengubah peta persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2017.


Perenang Singapura Kian Mendominasi

Perenang Singapura Kian Mendominasi

Enam medali dari enam nomor final yang berlangsung di Aquatic Center, Bukit Jalil, Malaysia, kemarin (23/8) menjadi milik perenang Singapura.


Problem Hak Asuh, Vika Mundur dari US Open

Problem Hak Asuh, Vika Mundur dari US Open

Masalah domestik menjegal langkah juara dua kali grand slam Victoria Azarenka menuju Amerika Serikat (AS) Terbuka alias US Open.


Bolt: Aku Tidak Pernah Bohong

Bolt: Aku Tidak Pernah Bohong

Sprinter terbaik dunia Usain Bolt terpaksa mengklarifikasi penyebab cedera hamstring yang didapatnya pada final Kejuaraan Dunia Atletik nomor 400 meter estafet.


Dovizioso Semakin Cepat, Marques dan Vinales Terancam

Dovizioso Semakin Cepat, Marques dan Vinales Terancam

Dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP, motor kencang plus pembalap hebat saja tidak cukup.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!