Sport
Share this on:

Rossi Fit, Siap Menang di Mugello

  • Rossi Fit, Siap Menang di Mugello
  • Rossi Fit, Siap Menang di Mugello

MUGELLO - Jika ada kesempatan emas bagi Maverick Vinales untuk ?melarikan diri? dari kejaran para pesaingnya di klasemen pembalap MotoGP, maka akhir pekan inilah waktunya. Rekan setimnya di Movistar Yamaha (juga rival utamanya dalam perebutan gelar juara dunia dunia tahun ini), belum fit betul dari cedera.

Sementara Marc Marquez tetap mengeluhkan akselerasi motornya yang tidak konsisten, setelah jatuh untuk kali kedua musim ini di Le Mans, dua pekan silam. Vinales mengudeta posisi puncak klasemen pembalap dari tangan Rossi setelah menjuarai GP Prancis, di Le Mans.

Dia memenangi duel sengit di bagian akhir balapan karena Rossi terjungkal di Tikungan 11 di lap pamungkas. Kini Vinales memuncaki klasemen dengan keunggulan 17 poin di atas rider Repsol Honda Dani Pedrosa dan 23 poin dari Rossi.

Lalu di posisi keempat ada Marquez yang harus mengejar defisit 27 poin. Meski unggul dengan jarak cukup lebar, posisi Vinales masih jauh dari aman. Apalagi GP Mugello barulah seri keenam dari 18 balapan musim ini.

Masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Tapi jika bisa menang di GP Italia Minggu nanti (4/6), Vinales bisa bermain lebih aman di sisa musim. Karena biasanya, jarak aman untuk menjadi juara dunia adalah minimal 50 poin atau setara dua kali kemenangan.

Makanya, tidak heran jika Vinales menyebut balapan akhir pekan ini adalah krusial. ''Dengan persaingan di klasemen yang sangat ketat seperti saat ini, seri berikutnya (Mugello) akan sangat menentukan, dan akan krusial bagiku untuk meraih kemenangan. Aku akan bertarung 100 persen dan melakukan yang terbaik seperti biasanya,'' ucap Vinales dilansir Crash.

Vinales mengatakan, YZR-M1 adalah motor yang punya potensi besar memenangi balapan di Mugello. Memiliki stabilitas yang mumpuni di tikungan dan cengkeraman ban kuat hingga mampu bertahan sampai bagian akhir lomba. '' Aku rasa kami bisa mengoptimalkannya lagi akhir pekan ini,'' tandasnya.

Vinales sudah pernah juara di Mugello saat berlaga di Moto3 pada 2012. Kemudian dua kali finis di podium di kelas 125cc pada 2011 dan sekali lagi di Moto3 musim 2013. Tahun lalu, saat masih membela Suzuki Ecstar, Vinales finis di posisi keenam.

Jelang sesi latihan pertama hari ini (2/6) rekan setim Vinales, Rossi dikabarkan masih merasakan sakit yang cukup parah pada bagian dada dan perutnya. Itu merupakan dampak trauma yang dideritanya akibat jatuh saat latihan motocross pekan lalu.

Bahkan, pembalap 38 tahun tersebut memutuskan tidak hadir dalam jumpa pers resmi MotoGP yang sedianya digelar kemarin sore. Menurut tim, Rossi ingin memanfaatkan waktu sebanyak-banyaknya untuk beristirahat dan memulihkan kondisinya sebelum bisa turun dalam latihan hari ini.

Namun kabar baik sore kemarin. Tim dokter MotoGP menyatakan bahwa Rossi dinyatakn fit untuk membalap akhir pekan ini. Keputusan itu diumumkan setelah juara dunia kelas premium tujuh kali tersebut menjalani beberapa tes kesehatan.

''Fans VR46 di penjuru dunia bisa bernapas lega, setelah tahu bahwa Direktur Medis FIM Dr Giancarlo Di Filippo, kepada petugas medis Siruit Mugello Dr Remo Babagli, dan Direkur Medis MotoGP Dr Angel Charte memastikan bahwa Rossi berada dalam kondisi stabil untuk bisa turun di balapan kandangnya yang akan dimulai besok (hari ini),'' tulis pernyataan resmi Movistar Yamaha.

Sebelumnya, Rossi mengaku masih merasakan sakit yang parah pada dada dan perutnya. Meski begitu dia sangat berharap bisa turun membalap di kandangnya sendiri. ''Aku benar-benar ingin balapan di Mugello dan akan bekerja keras agar kondisiku fit sesegera mungkin,'' terusnya.

Di kubu lawan Marquez mengakui jika akselerasi motornya di tikungan sudah mengalami kemajuan. Meski begitu kemajuan itu tidak dirasakannya secara konsisten. Sehingga setiap menjelang akhir pekan timnya harus belajar memahami perilaku motornya, terutama ketika masuk dan keluar tikungan.

''Ada beberapa tikungan dimana motor kami lumayan, tapi di tikungan lainnya kami kehilangan banyak waktu, tergantung gir yang kita pakai saat itu,'' terangnya,

Pembalap Cervera itu menjajal knalpot pada uji coba resmi di Barcelona. Dia kemudian menggunakannya lagi di GP Le Mans dua pekan lalu. Knalpot tersebut membuat torsi mesinnya menjadi lebih bisa dikendalikan.

''Dengan knalpot baru ini aku merasa motor bisa dikendarai lebih nyaman seperti aku inginkan dibandingkan sebelumnya,'' jelasnya. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Penghormatan untuk Hayden
Penghormatan untuk Hayden

Berita Berikutnya

Sekali DNF atau Habis
Sekali DNF atau Habis

Berita Sejenis

Makin Cepat, tapi Belum Saatnya Berpikir Juara

Makin Cepat, tapi Belum Saatnya Berpikir Juara

Finis di podium ketiga di GP Italia, Minggu (3/6) mendongkrak posisi bintang Movistar Yamaha Valentino Rossi ke posisi kedua klasemen sementara.


Jojo Belum Benar-benar Fit

Jojo Belum Benar-benar Fit

Penampilan perdana Jonatan Christie saat melawan Korea Selatan kemarin tidak mulus.


Makin Siap Tatap Prancis Terbuka

Makin Siap Tatap Prancis Terbuka

Rafael Nadal kembali mengambil alih ranking satu dunia pekan ini.


Rossi Ogah Bertemu Marquez

Rossi Ogah Bertemu Marquez

Pembahasan soal Termas Clash sama sekali tak reda meski nyaris dua pekan berlalu.


Marquez Sempurna di Austin

Marquez Sempurna di Austin

Kalau saja tidak terjadi insiden Marc Marquez menabrak Valentino Rossi di GP Argentina, seri ketiga balapan MotoGP pekan ini tidak akan terlalu menarik.


Ducati Belum Sempurna, Suzuki Percaya Diri

Ducati Belum Sempurna, Suzuki Percaya Diri

Insiden antara Valentino Rossi (Yamaha) dan Marc Marquez (Honda) di GP Argentina (8/4) menjadi berkah bagi Andrea Dovizioso.


Pedrosa Terancam Absen Di Austin

Pedrosa Terancam Absen Di Austin

Ada insiden serius di GP Argentina yang pamornya tertutupi oleh perseteruan Valentino Rossi dan Marc Marquez.


Dorna Turun Gunung Selesaikan Masalah Rossi-Marquez

Dorna Turun Gunung Selesaikan Masalah Rossi-Marquez

Perseteruan pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi dan Repsol Honda Marc Marquez membuat CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta merasa harus turun gunung.


Yamaha Desak Hukuman Lebih Keras

Yamaha Desak Hukuman Lebih Keras

Sudah lama padam, api pertikaian antara Valentino Rossi dan Marc Marquez kembali dipantik. Kali ini, Marquez yang menyulutnya.


Usai Balapan, Rossi dan Marquez Panas Lagi

Usai Balapan, Rossi dan Marquez Panas Lagi

Cal Crutchlow berhasil memenang seri kedua MotoGP di Argentina, Senin (9/4) dinihari WIB.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!