Sport
Share this on:

Seru, Duel Mercedes di Kualifikasi

  • Seru, Duel Mercedes di Kualifikasi
  • Seru, Duel Mercedes di Kualifikasi

SILVERSTONE - Saat dimintai prediksinya tentang GP Inggris akhir pekan ini, juara tahun lalu Lewis Hamilton mengatakan tak ada satupun pembalap yang siap dengan kecepatan mobil baru di Sirkuit Silverstone.

Prediksi itu benar. Sejak dari sesi latihan pertama kemarin (14/7) catatan waktu terbaik untuk pole position tahun lalu langsung terlampaui.

''Aku rasa (tikungan 1) Copse akan lebih flat tahun ini. Jadi akan sangat cepat,'' ucap Hamilton.

Balapan akan lebih menguras energi karena trek ini hampir semuanya diisi tikungan medium dan high speed. Dengan paket aerodinamika dan ban baru, maka G Force yang dihasilkan jauh lebih besar dari tahun lalu.

Bos Red Bull Chirstian Horner mengamini pendapat tersebut. Di Silverstone tahun ini, dengan mobil yang lebih stabil pembalap bisa menekan gas lebih panjang. Bahkan menurutnya lebih lama dari sirkuit Baku yang memiliki trek lurus panjang 2,2 kilometer.

''Saat memasuki (tikungan 2) Maggots, mereka (pembalap) tidak akan mengangkat kakinya dari pedal gas dan lamanya menekan gas hingga penuh lebih lama dari Azerbaijan,'' yakinnya.

Pembalap yang baru menjuarai GP Austria, Valtteri Bottas menjadi yang tercepat di sesi latihan pagi (FP1) setelah membukukan waktu 1 menit 29,106 detik. Lebih cepat dari rekan setimnya di Mercedes, Hamilton dengan selisih waktu tipis 0,078 detik.

Tahun lalu, catatan waktu yang diraih Hamilton saat meraih pole position adalah 1 menit 29, 287 detik. Tapi itu bukan catatan waktunya yang terbaik. Karena di sesi kualifikasi kedua (Q2), pembalap Inggris itu mampu membukukan waktu 1 menit 29,243 detik. Artinya, Bottas sudah lebih cepat 0,053 detik dari catatn waktu terbaik tahun lalu.

Pada Q1 Mercedes juga menunjukkan potensi besarnya mendominasi podium pada balapan besok. Selain finis 1-2, dengan menempatkan Bottas dan Hamilton sebagai pembalap tercepat, Red Bull yang menjadi penantang terdekat berjarak setengah detik dari Bottas. Verstappen mencatat waktu terbaik 1 menit 29,604 detik. Lalu disusul rekan setimnya Daniel Ricciardo 0,3 detik lebih lambat.

Ferrari baru tampak di posisi kelima dengan Kimi Raikkonen sebaga yang tercepat. Catatan waktunya 1 menit 30,037 detik. Sedangkan rekan setimnya, yang juga pimpinan klasemen pembalap saat ini Sebastian Vettel finis di posisi ketujuh, dengan selisih 1,4 detik di belakang Bottas.

Pada sesi pagi Vettel menjadi pembalap pertama yang menjajal penutup pengaman kokpit rancangan FIA. Vettel menghabiskan tiga lap instalasi sebelum dicopot kembali untuk melanjutkan sesi latihan.

Dalam komentarnya pembalap Jerman itu menyatakan pandangan matanya sedikit “kabur” saat melihat permukaan trek di balik penutup kokpit tersebut. ''Aku merasa agak pusing saat menjajalnya. Pandangan ke depan juga tidak bagus,'' akunya.

Pada sesi latihan kedua (Q2) semua pembalap lebih mengeksplorasi pemilihan ban dengan melakukan long run. Bottas tercatat menggunakan lebih banyak pilihan seperti medium, supersoft, dan supersoft bekas.

Sedangkan Hamiltom, sama sekali tak menjajal medium. Pembalap Inggris itu banyak menjajal kompon yang lebih cepat seperti soft dan supersoft. Bottas tidak mencoba ban soft.

Menggunakan ban soft Hamilton mengalahkan catatan waktu terbaik Bottas pada sesi pagi. Waktunya 1 menit 28,780 detik menggunakan soft. Lalu dengan cepat mengeprasnya lagi menjadi 1 menit 28,543 detik.

Bottas kembali mencatatkan waktu tercepat 1 menit 28,496 detik setelah mengganti bannya dari medium ke supersoft. Lebih cepat 0,047 detik dari Hamilton. Ini menjadi rekor baru lap tercepat di Silverstone.

Di posisi ketiga ada Raikkonen dengan selisih cukup jauh 0,333 detik. Disusul Vettel di tempat keempat dengan selisih 0,460 detik. Dengan catatan waktu yang sangat ketat antara Bottas dan Hamilton, sesi kualifikasi nanti malam diperkirakan akan menjadi duel ketat antara duo Mercedes.

Di kubu Ferrari, pilihannya juga nyaris sama dengan Hamilton. Tanpa eksplorasi medium. Pada long stint kedua, Kimi Raikkonen keluar memakai soft dan Vettel memasang supersoft.

Dari hasil penghitungan kecepatan mereka selama long run atau simulasi balapan, Mercedes masih unggul dengan membukukan rata-rata kecepatan 1 menit 32 detik. Sedangkan Ferrari 1 menit 33,2 detik.

Red Bull mengalami penurunan di FP2. Ricciardo yang menjajal 11 lap tanpa henti memakai supesoft hanya mampu mencatat rata-rata kecepatan per lap 1 menit 34 detik. Hasil FP2 kembali menunjukkan dominasi Mercedes di Silverstone.

Jika tetap sama hari ini, hampir dipastikan jika Mercedes akan merebut pole position di sesi kualifikasi. Posisi Hamilton akan semakin tertekan di kandangnya sendiri lantaran Bottas, sekali lagi, tampil cepat.

Bottas kembali mencatatkan waktu tercepat 1 menit 28,496 detik lebih cepat 0,047 detik dari Hamilton. Di posisi ketiga ada Raikkonen dengan selisih cukup jauh 0,333 detik. Disusul Vettel di tempat keempat dengan selisih 0,460 detik.

Dengan catatan waktu yang sangat ketat antara Bottas dan Hamilton, sesi kualifikasi nanti malam diperkirakan akan menjadi duel ketat antara duo Mercedes. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Maaf Venus, Ini Giliran Muguruza
Maaf Venus, Ini Giliran Muguruza

Berita Sejenis

Hamilton Gagal Podium, Vettel Tinggal Main Aman

Hamilton Gagal Podium, Vettel Tinggal Main Aman

Tak banyak yang bisa dilakukan bintang Mercedes Lewis Hamilton untuk mengepras defisit poinnya dari Sebastian Vettel di GP Austria tadi malam.


Hamilton Tercepat, Mercedes Fantastis

Hamilton Tercepat, Mercedes Fantastis

Gagal juara di GP Azerbaijan membuat Mercedes sangat berambisi untuk menjadi kampiun di GP Austria.


Duel Mayweather vs McGregor Memang Konyol

Duel Mayweather vs McGregor Memang Konyol

Laga Floyd Mayweather Jr kontra Conor McGregor 26 Agustus mendatang memang berlangsung dengan format peraturan tinju.


Mercedes Ungguli Ferrari, tapi Tipis

Mercedes Ungguli Ferrari, tapi Tipis

Pertarungan ketat Mercedes dan Ferrari di Formula 1 musim ini membuat banyak orang penasaran, mesin tim mana yang paling hebat.


Kecewa Performa Mesin, McLaren Ganti Mercedes

Kecewa Performa Mesin, McLaren Ganti Mercedes

Gagal finisnya Fernando Alonso di GP Kanada Minggu lalu (11/6) membuat McLaren semakin kehilangan kesabaran dengan kinerja mesin Honda.


Perez Ngotot Tak Ada Team Order

Perez Ngotot Tak Ada Team Order

Teriakan kesal pembalap Force India-Mercedes Esteban Ocon di akhir balapan GP Kanada memicu kontroversi di dalam tim.


Ihsan Takluk di Babak Kualifikasi

Ihsan Takluk di Babak Kualifikasi

Pencapaian apik Ihsan Maulana Mustofa di BCA Indonesia Open Super Series 2016 gagal terulang di edisi kali ini.


Tak Ada Anak Emas di Mercedes

Tak Ada Anak Emas di Mercedes

Mercedes menegaskan akan tetap memberik kebebasan kepada kedua pembalapnya untuk bertarung satu sama lain.


Rating Final Tertinggi Sejak Era Jordan

Rating Final Tertinggi Sejak Era Jordan

Duel jilid tiga Golden State Warriors kontra Cleveland Cavaliers di final NBA musim ini menyita begitu besar perhatian pecinta basket seluruh dunia.


Ganda Putra Ditarget Juara

Ganda Putra Ditarget Juara

Thailand Open Grand Prix Gold (GPG) 2017 mulai berlangsung kemarin (30/5). Sebagian besar mempertandingkan babak kualifikasi.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!