Sport
Share this on:

Soal Doping Atlet PON, KONI Segera Panggil PP dan PB

  • Soal Doping Atlet PON, KONI Segera Panggil PP dan PB
  • Soal Doping Atlet PON, KONI Segera Panggil PP dan PB

JAKARTA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat segera memanggil pengurus besar dan pusat (PB/PP) induk organisasai cabang olahraga yang atletnya dinyatakan positif doping pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat. Terutama cabor binaraga yang terbanyak atletnya terbukti menggunakan obat terlarang itu sesuai dengan pengumuman Panitia Besar PON XIX.

?Kami akan memanggil induk organisasi cabang olahraga binaraga yang atletnya terbanyak dinyatakan positif doping. PB/PP yang lainnya yang atletnya positif doping juga akan dipanggil. KONI Pusat akan melakukan evaluasi menyeluruh soal ini sehingga dalam pelaksanaan multi event lainnya tidak terulang lagi,? ujar Wakil IV Ketua Umum KONI Pusat, K Inugroho di lantai 12 Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut Inugroho menyatakan, KONI Pusat menyesalkan terjadinya pemakaian doping itu. Kasus ini menjadi tanggungjawab KONI Pusat bersama PB/PP induk organisasi cabor. Karena itulah KONI segera akan memanggil PB/PP yang atletnya terkena doping untuk mengetahui kenapa kasus itu bisa terjadi.

?Ke depan untuk menjaga hal ini tidak terulang maka KONI Pusat meminta panitia pelaksana multi event di dalam negeri aktif melakukan sosialisasi masalah doping ini bersama LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia). Selain itu KONI Pusat akan mengaktifkan bidang sport sciene kesehatan memberikan pembekalan tentang doping ini,? ucap pria yang Marsda TNI (Purn) itu.

Menyinggung masalah sanksi yang akan dijatuhkan selain pencabutan medali yang dilakukan PB PON, Inugroho menerangkan, KONI Pusat masih menunggu hasil pemeriksaan dari Dewan Displin yang dibentuk oleh Kementrian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora) bersama LADI.

Dewan Disiplin yang anggotanya terdiri dari pakar hukum olahraga, pakar kesehatan, pengurus olahraga dan mantan atlet yang lima tahun aktif menekuni olahraga ini akan melakukan hearing dengan para atlet yang positif doping. Dewan Disiplin akan menengklarifikasi kenapa hal itu terjadi dan menangani bila ada atlet yang keberatan.

?Dewan Disiplin itulah yang akan menentukan sejauh mana kualifikasi pelanggaran yang dilakukan. Bisa saja atlet itu tidak tahu atau memang tahu, atau juga atlet itu menjadi korban dari pihak lain. Dari sinilah akan ditentukan sanksi berikutnya,? tuturnya.

Sanksi berat bisa dijatuhkan kepada atlet yang positif doping. Mereka bisa dilarang tampil dalam segala kejuaraan selama empat tahun.

?Bagaimana sanksi yang akan diberikan nanti KONI Pusat masih menunggu hasil dari Dewan Disiplin dan juga upaya banding dari atlet. Namun yang jelas, sanksi berat akan diterapkan untuk efek jera,? katanya.

Seperti diketahui Ketua Umum PB PON PON dan Peparnas 2016 Ahmad Heryawan (Aher) mengumumkan ada 14 atlet yang positif menggunakan doping, Senin (9/1/2017). Sebanyak 12 pada PON dan 2 di Peparnas.

Dia menuturkan ke-12 atlet PON yang positif doping tersebut ialah delapan atlet dari cabang olahraga binaraga, satu atlet berkuda, satu atlet angkat berat, dan dua atlet dari cabang menembak.

"Jika diurutkan dari asal provinsi, rinciannya Jabar empat atlet, Jateng tiga atlet, Bengkulu satu atlet, DIY satu atlet, Bangka Belitung satu atlet, Kalimantan Timur satu atlet dan Kepulauan Riau satu atlet," katanya. (bam/jpg)


Berita Sebelumnya

Butler Flu, Bulls Keok
Butler Flu, Bulls Keok

Berita Berikutnya

Lorenzo Pergi, Monster Hilang?
Lorenzo Pergi, Monster Hilang?

Berita Sejenis

Williams Hampir Pasti Pilih Sirotkin

Williams Hampir Pasti Pilih Sirotkin

Persaingan Sergey Sirotkin dan Robert Kubica memperebutkan satu kursi kemudi tersisa di tim Williams-Mercedes tampaknya sudah berakhir.


Sisakan Catatan Menuju Test Event

Sisakan Catatan Menuju Test Event

PB PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) merampungkan ujian pertama nomor loncat indah dan renang artistik di Stadion Akuatik Senayan, Jakarta.


Rusia Tak Boikot Olimpiade

Rusia Tak Boikot Olimpiade

Moscow melabeli mereka penghianat. Vitaly Stepanov dan istrinya Yulia Stepanova, terpaksa tinggal di sebuah tempat yang dirahasiakan di Amerika Serikat.


Blusukan, Imam Nahrawi Tantang Greysia/Apriyani

Blusukan, Imam Nahrawi Tantang Greysia/Apriyani

Para atlet pelatnas bulu tangkis PBSI proyeksi Asian Games 2018 yang sedang menjalani pemusatan latihan di Cipayung, Jakarta Timur mendapat kejutan.


Rossi Pilih Reli, Marquez Jajal F3

Rossi Pilih Reli, Marquez Jajal F3

Bagi Valentino Rossi dan Marc Marquez di setiap musim balap berakhir ada dua event balap besar yang biasa mereka ikuti di kampung halamannya masing-masing.


Melihat Kemegahan Wisma Atlet Asian Games di Kemayoran

Melihat Kemegahan Wisma Atlet Asian Games di Kemayoran

Indonesia sejak awal mendapatkan tantangan besar menjadi tuan rumah Asian Games 2018.


Terlibat Doping, 14 Atlet Rusia Disanksi Seumur Hidup

Terlibat Doping, 14 Atlet Rusia Disanksi Seumur Hidup

Komite Olimpiade Internasional (IOC) kembali memberikan sanksi tegas kepada para atlet yang terindikasi doping.


Iran Izinkan Atlet Putri Angkat Besi

Iran Izinkan Atlet Putri Angkat Besi

Iran punya kultur angkat besi yang hebat. Atlet putranya sudah menyumbangkan tujuh medali emas Olimpiade sampai saat ini.


Minions dan Greysia/Apriani Potensi Amankan Final

Minions dan Greysia/Apriani Potensi Amankan Final

Hongkong Open Super Series (SS) 2017 menjadi ajang pertaruhan buat pebulu tangkis dunia.


Menkeu Garansi Anggaran INAPGOC dan INASGOC

Menkeu Garansi Anggaran INAPGOC dan INASGOC

Ujian pemerintah dalam mempersiapkan infratsruktur Asian Games (AG) 2018 terlihat jelas saat ini.



Berita Hari Ini

Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!