Sport
Share this on:

Terjatuh Cukup Keras, Marquez Dislokasi Bahu Kanan

  • Terjatuh Cukup Keras, Marquez Dislokasi Bahu Kanan
  • Terjatuh Cukup Keras, Marquez Dislokasi Bahu Kanan

Bisa jadi pernyataan Marc Maequez yang menyebut motornya belum sesempurna yang dia inginkan benar.

JEREZ - Bisa jadi pernyataan Marc Maequez yang menyebut motornya belum sesempurna yang dia inginkan benar. Pada uji coba privat Honda di Jerez juara bertahan MotoGP itu mengalami kecelakaan cukup hebat ketika ingin menemukan limit motornya. Akibat insiden tersebut rider Spanyol tersebut mengalami dislokasi atau tulang bergeser pada lengan kanannya.

Kecelakaan tersebut terjadi di tikungan tujuh. Marquez dilarikan ke klinik medis sirkuit dan dokter memastikan tidak ada cedera parah yang mengharuskan rider 24 tahun tersebut harus menjalani penananganan lebih lanjut. Bahkan Marquez masih bisa menyelesaikan hampir seluruh program uji coba yang direncanakan.

Honda awalnya berencana melakukan uji coba dua hari di Jerez. Namun gangguan hujan pada hari Jumat membuat mereka membatalkan jadwal hari pertama. Pada hari kedua Sabtu (25/2) waktu setempat awan gelap terus menaungi Jerez tapi kondisi sirkuit membaik. Bersama rekan setimnya Dani Pedrosa, Marquez terus mempelajari mesin baru Honda dengan konfigurasi pengapian "big bang".

'' Hari ini kami sangat produktif dengan menyelesaikan banyak lap. Sekarang aku harus beristirahat di rumah dan menyiapkan diri untuk uji coba (resmi) berikutnya di Qatar (10 Maret) ,'' terang Marquez dilansir Crash. Juara dunia lima kali di seluruh kelas itu sebelumnya juga mengalami dislokasi pada bahu kirinya di GP Austria Agustus lalu dan kembali mengalaminya di titik yang sama di Silverstone pada 2013.

Kecelakaan tersebut seperti mengonfirmasi bahwa Marquez sama sekali tidak “berpura-pura” ketika pada uji coba sebelumnya, di Phillip Island mengatakan motornya masih sulit dipahami, meski catatan waktu dan konsistensi lap-nya sangat bagus, konsisten. Menurutnya “ada yang hilang” ketika Honda mengganti konfigurasi mesin dari “screamer” menjadi “big bang” tahun ini. (cak)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Superliga Sisakan Catatan Ganda Putra
Superliga Sisakan Catatan Ganda Putra

Berita Sejenis

Dua Hari Lagi Balapan, Ducati Masih Jadi Penantang Terkuat

Dua Hari Lagi Balapan, Ducati Masih Jadi Penantang Terkuat

Seperti kalimat pertama yang diucapkan Marc Marquez dalam konferensi pers jelang GP Qatar “Musim dingin ini berjalan begitu lama.”


Vinales Asapi Rossi dan Marquez

Vinales Asapi Rossi dan Marquez

Berakhir sudah uji coba pra musim MotoGP 2017 dinihari kemarin. Hanya tersisa dua pekan untuk bersiap menghadapi seri pertama di Qatar.


Marques Takut Belum Fit di Qatar

Marques Takut Belum Fit di Qatar

Jelang uji coba pramusim terakhir MotoGP di Qatar 10 sampai 12 Maret mendatang, Marc Marquez mengaku bahwa kondisinya belum fit 100 persen.


Marquez vs Vinales, Siapa Lebih Cepat

Marquez vs Vinales, Siapa Lebih Cepat

Uji coba pramusim di Sirkuit Phillip Island, Australia, semakin memperjelas peta persaingan perebutan gelar juara dunia 2017.


Wusssss... Marquez Makin Cepat

Wusssss... Marquez Makin Cepat

Uji coba pra musim kedua MotoGP 2017 bergulir mulai kemarin (15/2) di Phillip Island, Australia.


Marquez Optimis Bisa Lebih Kencang Lagi

Marquez Optimis Bisa Lebih Kencang Lagi

Januari terasa terlalu lama hanya untuk menanti dimulainya uji coba pra musim pertama MotoGP 2017 di Sepang, Malaysia akhir bulan ini.


Marquez Sempurnakan Gelar Dengan Superprestigio

Marquez Sempurnakan Gelar Dengan Superprestigio

Juara dunia MotoGP Marc Marquez mengakhiri musim 2016 dengan sempurna.


Pensiun, Rosberg Kehilangan Rp841 Miliar

Pensiun, Rosberg Kehilangan Rp841 Miliar

Keputusan pensiun Rosberg membawa kerugian finansial cukup besar bagi pembalap Jerman itu.


Lutut Kanan Butet Sakit, Owi/Butet Juara Lagi

Lutut Kanan Butet Sakit, Owi/Butet Juara Lagi

Prestasi pasangan medali emas Olimpiade Rio 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kembali ke jalur juara.


Ogah Bermain Kotor, Hamilton Pilih Menang Terhormat

Ogah Bermain Kotor, Hamilton Pilih Menang Terhormat

Kemenangan di GP Abu Dhabi tidak cukup bagi Lewis Hamilton untuk mempertahankan gelar juara dunia Formula 1.



Kolom

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!