Sport
Share this on:

Tiga Rider Yamaha Kuasai Uji Coba Pra Musim MotoGP

  • Tiga Rider Yamaha Kuasai Uji Coba Pra Musim MotoGP
  • Tiga Rider Yamaha Kuasai Uji Coba Pra Musim MotoGP

Yamaha menguasai hari kedua uji coba pra musim MotoGP di Qatar. Tiga rider bermesin Yamaha menduduki posisi teratas daftar rider tercepat.

LUSAIL - Yamaha menguasai hari kedua uji coba pra musim MotoGP di Qatar. Tiga rider bermesin Yamaha menduduki posisi teratas daftar rider tercepat. Ducati menjadi tim paling anyar yang memamerkan fairing baru sebagai pengganti winglet yang dilarang musim ini.

Tiga rider Yamaha tersebut adalah Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan Jonas Folger. Ketiganya secara berurutan menempati posisi 1, 2, dan 3. Pembalap tim lain yang paling dekat dengan dominasi mereka adalah rider LCR Honda Cal Crutchlow di posisi keempat.

Hasil hari kedua tes di Sirkuit Losail ini semakin meyakinkan bahwa Vinales adalah kandidat kuat juara dunia 2017. Terbukti rider 22 tahun tersebut selalu mampu menjadi yang tercepat di trek berbeda. Mulai Valencia, Sepang, Phillip Island, dan kini Losail.

Vinales mencatatkan waktu tercepat 1 menit 54,455 detik setelah mengitari Losail 49 laps. Raihan itu lebih cepat 0,277 detik dari rekan setimnya sendiri Rossi. Vinales sudah langsung cepat di Qatar setelah di hari pertama catatan waktunya hanya dikalahkan pembalap Ducati Andrea Dovizioso.

“Besok (tadi malam) kami tinggal mencoba long run dan mari kita lihat seberapa besar tingkat keausan banku. Saat ini kami memiliki tingkat cengkeraman ban yang bagus fapi belum 100 persen puas,”ucap Vinales.

Di hari kedua timnya mampu memperbaiki performa motor ketika masuk tikungan. Itu pula yang menurutnya membuat kecepatannya lebih kontsan. Vinales mengaku sudah tidak melebar lagi sesering dulu saat memasuki tikungan.

Vinales bahkan sudah berani berkoar jika dia sudah siap bertarung andai balapan dilakukan pekan ini. “Setiap kali aku berpindah trek aku merasa lebih baik dan kami terus membaik. Hari ini aku merasa laptime-ku sangat bagus,”tandasnya.

Dari garasi sebelah Rossi mengaku mendapatkan banyak kemajuan di hari kedua uji setelah fokus memperbaiki performa motornya khususnya pada roda depan ketika memasuki tikungan. Meski demikian Rossi harus melewati insiden kecelakaan sebelum menemukan setingan motor yang nyaman. Juara dunia kelas premium tujuh kali itu mengaku baru merasakan motornya bisa ditunggangi dengan nyaman di hari kedua tes Qatar.

“Kami sudah menjajal beberapa perubahan besar pada distribusi beban motor selama ini. Namun tidak ada perubahan,” ungkapnya dikutip situs resmi MotoGP (Jawa Pos Grup).

Sejak kali pertama mengendarai motor baru 2017, Rossi mengaku tidak pernah mendapatkan feeling yang bagus pada roda depan. ''Di Valencia, Sepang, aku kesulitan. Di Phillip Island lebih parah lagi,'' tandasnya. Bahkan pulang dari Australia timnya seperti tak mendapatkan kemajuan.

Jadi laptime di hari kedua kemarin menjadi penting bagi Rossi karena itu membuktikan feeling yang hilang sudah ditemukan lagi. “Jadi terima kasih kepada Yamaha karena mereka datang ke sini dengan banyak ide berbeda untuk dicoba dan pada akhirnya aku merasa lebih baik,” akunya.

Ada yang menarik untuk dinanti di musim baru 2017. Yaitu persaingan dua rider tim satelit Yamaha dan Honda untuk sesekali berdiri di podium atau bahkan di posisi kampiun. Sepanjang uji coba pra musim Jonas Folger dan Cal Cruthclow selalu tampil impresif di antara rider-rider tim utama.

Pada hari kedua tes Folger melakukan separo simulasi balapan, yaitu 12 lap. Dalam simulasi tersebut timnya sengaja memenuhi tangi bahan bakar untuk mengetahui konsistensi Folger. Hasilnya positif.

“Ini penting untuk meningkatkan kepercayaan diriku setelah mengalami kecelakaan di (uji coba) Phillip Island. Semua mengatakan simulasi itu berjalan baik dan aku bisa konsisten cepat. Jadi aku puas,” tandasnya.

Folger mencatat waktu terbaik 1 menit 54,917 detik. Dia menjadi pembalap terakhir yang mampu menembus area di bawah 1 menit 55 detik. “Aku menikmati momen ini,” tandasnya.

Crutchlow di hari pertama juga menjadi rider Honda tercepat dengan menduduki posisi ketiga dengan selisih 0,6 dari Dovizioso. Sedangkan dini kemarin, pembalap Inggris tersebut juga menjadi pembalap Honda tercepat di posisi keempat dengan selisih 0,577 di belakang Vinales. Meski begitu, sama dengan rider utama Honda Marc Marquez, Crutchlow merasa motornya belum maksimal sampai saat ini.

“Jujur saja aku tidak mencari catatan waktu lap cepat. Itu terjadi begitu saja ketika aku mengganti ban. Aku tidak merasa nyaman dengan motorku, kami memiliki banyak masalah sebenarnya,” ungkapnya.

Masih di hari kedua, Ducati akhirnya mengeluarkan senjata terbarunya. Fairing dengan desain untuk menggantikan hilangnya winglet yang dilarang musim ini.

Kepala motor dengan dua lubang besar di kiri-kanan. Bentuknya memang sedikit aneh. Setelah MotoGP meminta saran kepada para penggemar ditemukanlah nama “hammerhead” atau “kepala palu”.(cak)

Berita Sebelumnya

Pelatnas Koreksi Ganda Putri
Pelatnas Koreksi Ganda Putri

Berita Berikutnya

Vinales Asapi Rossi dan Marquez
Vinales Asapi Rossi dan Marquez

Berita Sejenis

Tiga Wakilnya Kalah, Tunggal Putri Kritis

Tiga Wakilnya Kalah, Tunggal Putri Kritis

Babak pertama Badminton Asia Championship (BAC) 2017 berlangsung, kemarin.


MotoGP ‘Hanya’ Milik Tiga Pebalap

MotoGP ‘Hanya’ Milik Tiga Pebalap

Setelah melewati tiga seri balapan peta persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP semakin mengerucut.


Turunkan Standar Dari Kitas ke Imta

Turunkan Standar Dari Kitas ke Imta

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) akhirnya melunak soal administrasi pemain asing yang berkompetisi di Liga-1 musim ini.


Dua Pembalapnya Terjatuh di Argentina, Honda Tetap Tenang

Dua Pembalapnya Terjatuh di Argentina, Honda Tetap Tenang

Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP tidak diawali dengan kisah menyenangkan.


Lorenzo dan Marquez Jatuh, Vinales Juara Lagi

Lorenzo dan Marquez Jatuh, Vinales Juara Lagi

Dua kali. Ya, setelah balapan pembuka di Sirkuit Lusail Qatar, Maverick Vinales kembali menjuarai MotoGP Argentina, Senin (10/4) dini hari WIB.


Marquez-Rossi Bisa Jegal Vinales

Marquez-Rossi Bisa Jegal Vinales

Setelah membuka musim MotoGP dengan penampilan sempurna di Qatar, Maverick Vinales akan menghadapi ujian berikutnya di Argentina.


Marquez Tak Mau Salah Pilih Lagi

Marquez Tak Mau Salah Pilih Lagi

Marc Marquez kesulitan bertarung merebut podium di seri pembuka MotoGP Qatar, tak heran karena trek tersebut memang tak terlalu ramah kepadanya.


Duo Yamaha Siap ‘Keroyok’ Marquez

Duo Yamaha Siap ‘Keroyok’ Marquez

Dua podium sekaligus pada seri pembuka MotoGP di Qatar mendorong Yamaha memulai musim 2017 dengan percaya diri.


Yes! Poin Penalti MotoGP Dihapus

Yes! Poin Penalti MotoGP Dihapus

Sistem poin penalti yang pernah mengubur harapan Valentino Rossi menjuarai MotoGP 2015 bakal dihapus musim ini.


Kapan Nyetel dengan Desmosedici, Lorenzo?

Kapan Nyetel dengan Desmosedici, Lorenzo?

Ketika memperhatikan hasil uji coba pra musim MotoGP 2017, mudah untuk memperediksi bahwa Lorenzo akan kesulitan di Qatar.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!