Sport
Share this on:

Vinales Paling Cepat, Iannone Akan Tiru Gaya Balapnya

  • Vinales Paling Cepat, Iannone Akan Tiru Gaya Balapnya
  • Vinales Paling Cepat, Iannone Akan Tiru Gaya Balapnya

LUSAIL - Bintang baru Yamaha Maverick Vinales sudah menjadi bintang baru MotoGP bahkan sebelum musim balap 2017 dimulai. Pembalap Spanyol tersebut menyapu bersih empat uji coba pra musim sebagai yang tercepat.

Penggntinya di Suzuki, Andrea Iannone tanpa malu-malu menyatakan sedang mempelajari gaya balap Vinales untuk ditiru supaya bisa mendapatkan kecepatan maksimal dengan tunggangan barunya.

Setelah empat musim membalap dengan motor Ducati, Iannone pindah ke Suzuki musim ini sebagai pengganti Vinales yang hengkang ke Yamaha. Namun transisi tersebut tidak berlangsung mulus bagi pembalap Italia tersebut.

Dia sempat tampil impresif di uji coba Sepang, tapi kesulitan ketika datang ke Australia dan Qatar. Iannone mengaku harus bekerja keras untuk beradaptasi dengan gaya membalap yang smooth agar bisa lebih agresif seperti Vinales.

Meski gaya balap tersebut sama sekali bukan miliknya secara alamiah. ''Aku sudah berusaha beradaptasi cepat dengan motor Suzuki, tapi untuk bisa cepat membutuhkan gaya membalap yang sama dengan Vinales,'' ulas kampiun GP Austria musim lalu tersebut.

Bagaimana gaya balap Vinales? Iannone menejelaskan bahwa rider 22 tahun itu tidak pernah mengerem ketika tubuhnya merebah di tikungan, tapi langsung menggunakan beban motornya. Dia menunggu sampai motor akan berbelok, lalu berakselerasi.

Sementara sebagian besar pembalap lain, mereka menggunakan rem untuk membawa motor masuk tikungan, melepasnya, baru berakselerasi. ''Sekarang aku berusaha meniru gaya tersebut untuk mengompensai defisit waktu yang hilang di tikungan,'' tandasnya.

Iannone mengakhiri uji coba pra musim terakhir di Qatar di posisi 12 daftar rider tercepat, nyaris satu detik di belakang Vinales. Padahal di Sepang, dia sempat mencatat waktu tercepat kedua.

Tapi pada 30 menit terakhir jelang sesi kelar timnya menjajal set up yang dinilai ekstrim. Setingan itulah yang meningkatkan kepercayaan dirinya, karena menemukan konsistensi di atas motor.

''Kami memahami sesuatu yang sangat penting pada akhirnya. Tiga lap terakhir aku selalu berada pada kisaran 1 menit 55 detik yang tidak pernah terjadi selama tiga hari (uji coba Qatar kedua). Masih ada getaran, khususnya di Tikungan 6 dimana aku tidak bisa mengerem seperti yang aku inginkan. Tapi aku bisa memperbaiki konsistensiku,'' tandasnya. (cak/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Telat Panas, Praveen/Debby Kalah Lagi
Telat Panas, Praveen/Debby Kalah Lagi

Berita Sejenis

Mercedes Ungguli Ferrari, tapi Tipis

Mercedes Ungguli Ferrari, tapi Tipis

Pertarungan ketat Mercedes dan Ferrari di Formula 1 musim ini membuat banyak orang penasaran, mesin tim mana yang paling hebat.


Peluang di Musim Abnormal

Peluang di Musim Abnormal

Pertanyaan yang akan terus diulang sampai Valentino Rossi pensiun adalah apakah peluangnya menjadi juara dunia kesepuluh masih terbuka?


Menang di Catalunya, Dovizioso Dekati Vinales

Menang di Catalunya, Dovizioso Dekati Vinales

Butuh enam tahun bagi Ducati untuk merasakan kemenangan di MotoGP setelah Andrea Iannone menjadi kampiun di GP Austria tahun lalu.


Ducati Mengancam Honda di Montmelo

Ducati Mengancam Honda di Montmelo

Dugaan bahwa lay out baru Sirkuit Montmelo, Barcelona akan cocok dengan Honda mendapat konfirmasi.


Rossi Belum Fit, Vinales Kian Pede di Barcelona

Rossi Belum Fit, Vinales Kian Pede di Barcelona

Kondisi fisik Valentino Rossi yang belum pulih betul dari cedera, bakal menghadapi tantangan besar ketika balapan dalam dua pekan beruntun.


Di Indonesia Open, Merah Putih Berharap dari Tiga Sektor

Di Indonesia Open, Merah Putih Berharap dari Tiga Sektor

BCA Indonesia Open Superseries Premier (BIOSSP) 2017 akan menjadi ajang pembuktian buat pebulu tangkis Indonesia.


Tak Ada Anak Emas di Mercedes

Tak Ada Anak Emas di Mercedes

Mercedes menegaskan akan tetap memberik kebebasan kepada kedua pembalapnya untuk bertarung satu sama lain.


Vinales Nyaman, Perebutan Posisi Kedua Lebih Seru

Vinales Nyaman, Perebutan Posisi Kedua Lebih Seru

Sesuatu yang sama sekali tidak diharapkan terjadi di saat krusial. Itulah yang dialami Valentino Rossi dua tahun belakangan.


Rossi Fit, Siap Menang di Mugello

Rossi Fit, Siap Menang di Mugello

Jika ada kesempatan emas bagi Maverick Vinales untuk “melarikan diri” dari kejaran para pesaingnya, aka akhir pekan inilah waktunya.


Vettel Pertama, Raikkonen Kedua

Vettel Pertama, Raikkonen Kedua

Usai meraih pole position di GP Monaco, Kimi Raikkonen mengatakan bahwa start dari posisi terdepan tidak akan menjaminnya menang saat balapan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!