Traveling
Share this on:

Melihat dari Dekat Batu Kuangang dan Batu Buaya

  • Melihat dari Dekat Batu Kuangang dan Batu Buaya
  • Melihat dari Dekat Batu Kuangang dan Batu Buaya
  • Melihat dari Dekat Batu Kuangang dan Batu Buaya
  • Melihat dari Dekat Batu Kuangang dan Batu Buaya

MALALAYANG - Ada beberapa situs sejarah di Manado. Dua di antaranya Batu Kuangang dan Batu Buaya. Objek wisata ini terletak di Kelurahan Malalayang Timur dan Kelurahan Sea Kecamatan Malalayang.

Untuk ke dua lokasi wisata ini cukup sulit. Jalannya rusak. Pun sekitar objek wisata milik Kota Manado ini, sudah menyerupai hutan. Dipenuhi dengan rumput dan semak liar. Terkesan tak terurus. Objek wisata ini terletak di sekitar perbatasan Kota Manado dan Kabupaten Minahasa.

Ketika masuk di lokasi, tidak terlihat kalau itu ada objek wisata. Penandanya hanyalah sebuah gapura kecil, bertuliskan nama kedua lokasi wisata. Ada 20 anak tangga mengantar ke pintu masuk Objek Wisata Batu Kuangang itu. Coret-coretan dari tangan jahil terlihat mewarnai gapura. Tampak juga botol-botol minuman keras berserakan.

Saat masuk, terlihat sebuah batu. Namanya sesuai dengan nama objek wisata ini. Batu Kuangang. Sayangnya banyak sampah di sana. Bahkan lebih parahnya lagi, papan identitas sejarah batu itu dicabut.

Senasib dengan Objek Wisata Batu Buaya. Tak banyak yang tahu kalau di Malalayang Timur memiliki objek wisata bersejarah. Warga sekitar Malalayang ketika ditanyakan pun kebingungan. Untuk masuk ke sana seperti halnya harus ke kebun.

Papan namanya sebagai identitas sudah ditutupi rumput tinggi. Lebih parahnya lagi, sapi milik warga sekitar diikat di situ. Dindingnya penuh coretan. Tapi bersyukur untuk wisata Objek Batu Buaya identitas sejarahnya yang dituliskan di papan masih ada.

?Objek wisata yang tersembunyi ini sebenarnya dapat membawa daya tarik wisatawan untuk lebih mengenal peninggalan-peninggalan bersejarah di Manado. Karena kurangnya perhatian warga maupun pemerintah serta publikasi sehingga kedua tempat ini mungkin hanya akan jadi tempat yang tidak mempunyai nilai dan arti,? ujar Margo Mamahit, salah satu warga yang ditemui berada di sekitar objek wisata ini. (chintya rantung/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Menikmati Nuansa Hutan Cagar Alam di Moga, Pemalang

Menikmati Nuansa Hutan Cagar Alam di Moga, Pemalang

Cempaka Wulung dan Hutan Gondang Kinasih (CWGK) mulai digagas sebagai embrio di Desa Wisata Banyumudal Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang.


Body Rafting di Keindahan Alam nan Asri, ke Ranto Canyon Saja...

Body Rafting di Keindahan Alam nan Asri, ke Ranto Canyon Saja...

Eksotisme alam dan tantangan adrenalin yang ditawarkan kawasan wisata Ranto Canyon masih menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan.


Cerita Mistis Keindahan Pulau Mintin, Dijaga Dua anak Raja, Naga, dan Buaya

Cerita Mistis Keindahan Pulau Mintin, Dijaga Dua anak Raja, Naga, dan Buaya

Pulau Mintin merupakan pulau yang terletak di tengah Sungai Kahayan, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis).


Menelusuri Eksotika Goa Laren di Kecamatan Bantarbolang, Pemalang

Menelusuri Eksotika Goa Laren di Kecamatan Bantarbolang, Pemalang

Desa Kuta, Kecamatan Bantarbolang memiliki potensi sebagai wisata alam dan religi yang dapat berkembang.


Saatnya Berburu Budaya dan Kuliner Asia

Saatnya Berburu Budaya dan Kuliner Asia

Negara-begara di Asia memiliki beragam budaya yang menarik. Entah itu budaya maupun kulinernya.


Berlayar dengan Kapal Pesiar Sekelas Hotel Bintang Lima (2)

Berlayar dengan Kapal Pesiar Sekelas Hotel Bintang Lima (2)

Kebesaran kapal pesiar Ovation of the Seas, selain dari tingginya yang mencapai 18 lantai.


Eksotika Alami Dua Aliran Curug Bengkawah Pemalang

Eksotika Alami Dua Aliran Curug Bengkawah Pemalang

Curug Bengkawah di Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang semakin ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah.


Melihat Rangkaian Upacara Tawur Agung Kesanga

Melihat Rangkaian Upacara Tawur Agung Kesanga

Upacara Tawur Agung Kesanga merupakan rangkaian dari kegiatan perayaan Nyepi yang dilaksanakan satu hari sebelum Catur Bhrata Penyepian.


Melihat Mercusuar Pulau Serutu yang Berusia Satu Abad Lebih

Melihat Mercusuar Pulau Serutu yang Berusia Satu Abad Lebih

Bukan hanya di Pulau Belitung, di Pulau Karimata, Kabupaten Kayong Utara juga terdapat mercusuar peninggalan Belanda.


Melihat Eksotika Danau Dendam di Bengkulu

Melihat Eksotika Danau Dendam di Bengkulu

Danau Dendam Tak Sudah merupakan salah satu potensi wisata unggulan di Kota Bengkulu. Panorama alamnya masih alami.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!