1.197 Hoaks Covid-19 Beredar di Sosial Media, di Empat Platform Digital

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny Gerrard Plate menyampaikan data terkait temuan informasi hoaks di sosial media mengenai Covid-19.

“Dari sisi Covid terdapat 1.197 temuan isu hoaks Covid-19 yang tersebar di 4 platform digital, di sejumlah 2.020 sebaran. Di Facebook 1.497, di Instagram 20, di Twitter 482, YouTube 21,” ungkapnya, Minggu (18/10).

Adapun yang sudah ditindak pemerintah dengan menghapus konten mengenai informasi hoaks itu sebanyak 1.759 dari empat platform media sosial.

“Instagram ada 54, Twitter 424, tersisa yang proses 261 (di antaranya) Facebook 197, Instagram 5, Twitter 58, YouTube 1. Hampir semua pimpinan pemilik atau eksekutif platform media sosial ini, saya sudah hubungi yang di Amerika Serikat,” katanya.

Tidak hanya itu, ia juga mengaku telah berbicara dengan CEO YouTube untuk ikut mengawasi informasi hoaks sosial media di Indonesia.

“Terakhir, saya bicara dengan Susan, CEO YouTube yang memberikan komitmen yang kuat untuk bersama sama mengatasi Covid-19 di dalam ruang digital soal hoaks di Indonesia,” tandasnya dalam rilis hasil survei Indikator Politik Indonesia dengan topik Mitigasi Dampak Covid-19, Tarik Menarik antara Kepentingan Ekonomi dan Kesehatan secara virtual dikutip dari RMOL.

Selain menkominfo, acara tersebut dihadiri politisi Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno, Dokter Spesialis Paru Erlina Burhan, Ketum Kadin Indonesia Roeslan Roeslani, Peneliti Senior Indikator Indonesia Rizka Halida, dan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.

“Saya yakin masyarakat adaptif, mengikuti arahan tokohnya, termasuk tokoh pemerintah. Tokoh harus jadi panutan,” ujar Johnny Plate. (rmol.id/ima)

Baca Juga:

  • NU Bukan Padanan Gus Nur, Andi Arief: Jika Maafkan, Nahdlatul Ulama Akan Catatkan Sejarah.
  • Sindir Kebakaran Kejagung, Tengku Zulkarnain: yang Ngerokok Dipecat Aja, Takutnya Istana Negara Ikutan Terbakar.

Berita Terkait

Berita Terbaru