14 Jenazah Bus Maut Langsung Dimakamkan, Korban Berasal dari Tiga Gang Dalam Satu RT

MOJOKERTO - 14 jenazah korban tewas akibat kecelakaan maut Bus Pariwisata PO Ardiansyah S 7322 UW di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto langsung dimakamkan, Senin (16/5) sore.

7 ambulans tampak mulai terlihat berdatangan di Makam Umum Islam Benowo pukul 17.00 sore. Saat ambulans datang, puluhan warga terlihat memadati sepanjang jalan menuju makam.

Petugas kepolisian yang sudah bersiaga, langsung mengamankan jalur jalan agar proses pemakaman berjalan lancar. “Awas, Awas, warga tolong minggir. Biar ambulansya bisa lewat. Ayo Ayo minggir dulu,” kata salah seorang petugas.

Sejumlah ambulans tersebut berhenti di masjid yang berada di sebelah makam. Kemudian, para warga menurunkan satu per satu jenazah untuk disalatkan terlebih dahulu.

Sementara itu, Ketua RW setempat, Didik Karyono mengatakan, total ada 14 korban tragedi tersebut, yang masih termasuk warganya. Seluruh korban akan langsung dimakamkan pada hari ini.

"Warga saya 14 orang dari gang 2, gang 3, dan gang Embong," kata Didik sebagaimana yang dikutip dari Ngopibareng.id.

Di sisi lain, salah satu keluarga korban, Laili (22), mengatakan bahwa budenya ikut dalam rombongan dan meninggal. Namun, dua saudaranya yang lain masih selamat dan menjalani perawatan.

“Bude ku yang meninggal, ini dua saudaraku Jerry dan Wawan masih dirawat. Doakan yang terbaik ya,” kata Laili.

Sebelumnya, aparat kepolisian terus melakukan proses penyelidikan atas insiden kecelakaan tunggal bus pariwisata PO Ardiansyah dengan nomor polisi S 7322 UW di KM 712+400 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto, Senin (16/5) pagi.

Berdasar keterangan sementara yang ada, bus tersebut dikendarai sopir cadangan. "Benar bukan sopir inti. Cuma kapan switch-nya masih dalam pendalaman," ungkap Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Dirmanto.

Ia menyebut, dugaan sementara kecelakaan tersebut akibat human error bahwa sopir cadangan ini kelelahan atau mengantuk saat berkendara. "Sehingga saat melintasi KM 712.200 bus itu oleng dan pas di KM 712.400 menabrak papan reklame," jelasnya. (zul/nb)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru