23 Saksi Diperiksa Polisi untuk Ungkap Pembunuh Editor Metro TV, Ini Hasilnya

JAKARTA - Penyelidikan polisi atas kasus kematian Editor Metro TV Yodi Prabowo terus berlanjut.

Pemeriksaan dilakukan pada para saksi yang tak lain merupakan orang dekat korban dan juga rekan kerjanya.

"Polisi telah memeriksa 23 saksi untuk mengungkap siapa di balik pelaku pembunuhan korban," ungkap Kabid Humas Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (13/7) dikutip dari Pojoksatu.

Menurutnya, sementara sudah 23 saksi yang diperiksa. Mereka orang terdekat dan yang terakhir berteman dengan korban.

Dari hasil pemeriksaan puluhan saksi itu, kata Yusri, belum ada temuan signifikan yang mengarah kapada ciri-ciri pelaku pembunuhan.

Namun, bisa dipastikan luka di bagian badan korban merupakan tusukan benda tajam.

“Luka tusukan di bagian dada dan leher korban, hasil autopsi RS Polri, penyebab utama meninggal itu tusukan di leher,” ungkap Yusri.

Diketahui, Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Pesanggrahan Jalan Ulujami Raya, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).

Kasat Reskrim Polsek Pesanggrahan Fajhrul Choir mengatakan, jasad Yodi ditemukan pada pukul 11.45 WIB.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, jasad Yodi ditemukan oleh tiga anak kecil yang bermain layangan di pinggir Tol JORR.

Di tempat penemuan mayat, polisi menemukan dompet berisi KTP, NPWP, kartu ATM, sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor B 6750 WHC, tiga STNK, uang sebesar Rp40.000, helm, jaket, dan tas milik korban. (fir/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Bupati Pemalang Dicibir Netizen Pura-pura Positif Covid-19: Saya Biasa Dibully.
  • Penahanan Djoko Tjandra Dianggap Tidak Sah, Kejagung: Kejaksaan Hanya Menjalani Eksekusi Bukan Penahanan.

Berita Terkait

Berita Terbaru