3.147 Petugas Coklit KPU Pemalang Dirapid Test, Reaktif Langsung Diganti

PEMALANG - 3.147 orang Petugas pemutahiran data pemilih (PPDP) KPU Pemalang menjalani tes cepat atau rapid test. Pemeriksaan antibodi ini dilakukan di puskesmas tingkat kecamatan selama dua hari untuk mendeteksi virus corona, sebelum para petugas diterjunkan ke lapangan.

Ketua KPU Pemalang Mustagfirin melalui Divisi SDM Agus Setiyanto mengatakan, rapid test dilakukan untuk memastikan bahwa petugas yang akan mendata nanti seluruhnya sehat. Dalam rapid test ini, petugas dengan hasil reaktif akan langsung diganti.

"Kalau hasil tesnya reaktif langsung diganti," kata Agus, Jumat (10/7), melalui aplikasi pesan.

Namun demikian soal hasil rapid test, pihaknya tidak berkenan mempublikasikan. Sebab menurutnya itu sesuai hasil instruksi KPU provinsi.

"Soal hasil rapid sesuai instruksi KPU provinsi tidak akan dipublikasikan. Intinya KPU sudah memastikan PPDP sehat ketika mencoklit," tambahnya.

Para petugas ini akan mendatangi rumah-rumah waga untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih selama satu bulan, pada 15 Juli hingga 13 Agustus 2020.

Dalam menjalankan tugasnya nanti, para petugas menurutnya juga tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Mereka dibekali masker, pelindung wajah, sarung tangan maupun hand sanitizer.

Diketahui sebelumnya, Pilkada 2020 akan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Untuk keperluan ini, KPU mengajukan tambahan anggaran senilai Rp7 miliar. (sul/ima)

Baca Juga:

  • Terus Merebak, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Brebes Capai 64 Kasus.
  • Valid! 26 Kasus Positif Covid-19 Baru Ditemukan di Kota Tegal, Ganjar Minta Pemkot Intensifkan PCR Test Massal.

Berita Terkait

Berita Terbaru