64 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tegal Meninggal Dunia

SLAWI - Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tegal hampir mencapai 1000 kasus. Tepatnya sebanyak 944 orang. Dari jumlah tersebut, 64 di antaranya meninggal dunia.

Bupati Tegal Umi Azizah, Sabtu (13/11) mengatakan, pasien terkonfirmasi Covid-19
sudah dimakamkan dengan protokol kesehatan oleh Tim Pemakaman Kabupaten Tegal. Dengan kondisi ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan selalu mentaati protokol kesehatan.

"Saat ini yang meninggal dunia 64 orang. Sedangkan yang sudah sembuh, lebih dari 817 orang," katanya.

Dari 64 pasien yang meninggal dunia, tambah Umi Azizah, tiga orang di antaranya tenaga kesehatan. Mereka merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dua orang dan satu orang tenaga harian lepas (THL) di puskesmas. Dirinya tak menampik, saat ini juga masih ada tenaga kesehatan yang terpapar virus corona. Namun, ada beberapa orang yang sudah sembuh dan beraktivitas kembali.

"Tenaga kesehatan yang sudah sembuh sekitar 20 orang," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal Hendadi Setiaji membenarkan jika jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Tegal yang sudah sembuh lebih dari 944 orang.

Sedangkan yang masih dirawat di rumah sakit 46 orang dan pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing 15 orang.

Prinsipnya untuk mencegah penyebaran Covid-19, masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Bilang Sakit Tanpa Surat Keterangan Dokter, Polisi Tak Terima Alasan Habib Rizieq Mangkir.
  • Dikenal Rajin Beribadah dan Jarang Sakit, Seorang Perawat di Pemalang Meninggal Dunia Terinfeksi Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru