7.300 TKI Pulang dari Malaysia, DPR: Pastikan Mereka Bebas dari Virus Covid-19

JAKARTA - Rencana pemerintah yang akan memulangkan 7.300 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia Juni-Juli harus dikawal ketat. Hal ini, mengingat Malaysia tengah alami lonjakan kasus Covid-19.

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani mengatakan saat ini Malaysia sedang lockdown total, karena lonjakan kasus Covid-19. Pemulangan 7.300 pekerja migran harus dikawal ketat untuk memastikan mereka sudah bebas Covid, sehingga tidak menimbulkan masalah baru di Tanah Air.

"Pemerintah harus memberikan perlindungan maksimal pada semua pekerja kita melalui koordinasi dengan lembaga maupun institusi terkait. Screening harus dilakukan sesuai SOP, terutama di pintu-pintu masuk kedatangan PMI,” kata Netty dalam keterangan medianya, Selasa (8/6).

Netty berharap pemulangan PMI ini tidak menjadi importasi kasus Covid di Tanah Air.

“Kita juga sedang mengalami kondisi COVID-19 yang mengkhawatirkan karena beberapa wilayah sudah terjadi lonjakan kasus, seperti di Kudus, Bangkalan, Garut dan Bandung. Jika sampai terjadi importasi kasus dari Malaysia lagi, maka ini akan memperparah kondisi di Tanah Air. Pemerintah harus mengawal secara ketat pemulangan PMI tersebut,” tambahnya.

Netty mengingatkan pemerintah agar memastikan kesiapan SDM dan infrastruktur kesehatan dalam proses pemulangan PMI tersebut.

“Bukan hanya aspek teknis, tapi yang lebih penting adalah aspek moral dan mental para petugas di lapangan. Jangan sampai terulang kasus penggunaan alat test bekas atau mafia karantina yang mencoreng nama baik Indonesia,” kata Netty. (khf/zul/fin)

Baca Juga:

  • 18 Orang Terjaring Razia Kos-kosan, Ada yang Sedang Asik Bertiga di Kamar.
  • Bantai Satu Keluarga dengan Sadis, Sembilan Anggota Teroris MIT terus Diburu.

Berita Terbaru